Tri Sentra, Penguatan Pendidikan Berkarakter

Tri Sentra, Penguatan Pendidikan Berkarakter

Tri Sentra, Penguatan Pendidikan Berkarakter

Tri Sentra, Penguatan Pendidikan Berkarakter
Tri Sentra, Penguatan Pendidikan Berkarakter

Guna penguatan pendidikan berkarakter Tri Sentra, Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta

jalin kerjasama dengan Kantor Kementerian Agama setempat.

Kerjasama ini bertujuan untuk membentuk penyempurnaan diri individu secara terus menerus dan melatih kemampuan diri demi menuju ke arah yg lebih baik bagi siswa melalui harmonisasi olah etik (olah hati), olah estetik (olah rasa), olah literasi (olah pikir) dan olah kinestetik (olah raga) sesuai dengan falsafah Pancasila,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, Tedi Ahmad Junaedi, belum lama ini.

Menurutnya, hal ini juga menjadi pondasi bagi siswa-siswi untuk membentengi diri dari segala sikap

dan perilaku yang menyimpang dari aturan sosial (tata krama), adat istiadat (peradaban), hukum dan agama.

“Perilaku menyimpang tersebut bisa LGBT, narkoba dan lainnya. Karena kenakalan itu biasanya dikaitkan dengan remaja, yaitu mereka yang berusia di antara 13 tahun ke atas dan 21 tahun ke bawah, atau anak SMP dan SMA,” kata Tedi.

Kerjasama ini, tambah Tedi, untuk mempersiapkan para remaja khususnya siswa-siswi SMP dengan bekal ilmu, pengetahuan dan pengalaman, serta kecakapan dan keterampilan sebagai jenjang masuk ke dalam masa dewasa atau berumah tangga.

“Kami juga mendorong para remaja untuk memanfaatkan masa remajanya di dalam aktivitas dan kreativitas positif

atau terpuji. Jadi tiap SMP bisa meminta bantuan untuk mengadakan kegiatan keagamaan di sekolah dengan meminta bantuan dari DKM, Pondok Pesantren dan MUI Kabupaten Purwakarta,” tuturnya.

Karena menurut Tedi, Remaja adalah suatu masa dari umur manusia, yang paling banyak mengalami perubahan, sehingga membawanya pindah dari masa anak-anak menuju kepada masa dewasa.

“Perubahan-perubahan yang terjadi itu meliputi segala segi kehidupan manusia, yaitu jasmani, rohani, pikiran, perasaan dan sosial. Jadi kalau tidak diberikan pondasi maka tumbuhna akan menyimpang,” ujarnya.

Sementara, Kadisdik Purwakarta, Purwanto mengatakan, segala upaya untuk memaksimalkan keberhasilan program pendidikan berkarakter terus dilakukan oleh Pemkab Purwakarta.

“Peran serta semua pihak sangat diperlukan demi keberhasilan, program pendidikan di Kabupaten Purwakarta,” demikian Purwanto.

 

Sumber :

https://weareglory.com/sejarah-laut-jawa/