Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google

Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google

Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google

Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google
Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google

Mau tahu kapan matahari terbit atau terbenam di suatu wilayah? Google memiliki sebuah cara sederhana untuk melakukan itu.

Saat mengunjungi suatu wilayah, ada kalanya kita perlu tahu kapan waktu matahari terbit dan terbenam di tempat itu. Kegunaannya cukup banyak, misalnya untuk memperkirakan kapan waktu Subuh berakhir dan Maghrib dimulai bagi pemeluk agama Islam.

Fungsi lainnya, ini akan berguna sekali bagi mereka yang mau melakukan sesi pemotretan. Mengetahui kapan waktu matahari tenggelam untuk dijadikan latar akan sangat membantu dalam membuat rencana pergi ke lokasi.

Nah, lewat Google, hal itu bisa dilakukan dengan langkah mudah berikut ini:

  1. Buka Google.com
  2. Ketikkan “sunrise [nama kota]” (tanpa tanda kutip, ganti [nama kota] dengan kota yang diinginkan). Contohnya: “Sunrise Jakarta” akan memunculkan informasi waktu 5:49 pm ditambah keterangan ‘6 hours 58 minutes from now‘ di bawahnya
  3. Untuk waktu matahari terbenam, ganti “sunrise” dengan “sunset”

Baca Juga :

Distribusi pendapatan provinsi sumatera barat

Distribusi pendapatan provinsi sumatera barat

Distribusi pendapatan provinsi sumatera barat

Distribusi pendapatan provinsi sumatera barat
Distribusi pendapatan provinsi sumatera barat

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan distribusi pendapatan dan tingkat kesejahteraan masyarakat di Propinsi Sumatera Barat. Penelitian ini juga untuk mengetahui pengaruh pendapatan per kapita terhadap distribusi pendapatan dan tingkat kesejahteraan di daerah Propinsi Sumatera Barat.

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data PDRB per kapita, pengeluaran rumah tangga, angka harapan hidup, angka kematian bayi dan angka melek huruf. Data bersumber dari BPS dan Bappeda Sumatera Barat serta dari BPS Jakarta (data susenas) dari tahun 1996-2000.

Dari hasil analisis diketahui bahwa tingkat distribusi pendapatan yang menggunakan analisis indeks Gini di Propinsi Sumatera Barat adalah 0,30 yang menunjukkan bahwa pembagian pendapatan yang relatif merata sedangkan indeks Gini terendah adalah Kabupaten Pesisir Selatan yaitu 0,23 dan indeks Gini tertinggi berada pada Kabupaten Padang Pariaman 0,31. Tingkat Kesejahteraan diukur dengan indeks mutu hidup atau indeks PQLI Physical Quality Life Index. Hasil analisis menunjukkan tingkat kesejahteraan di Propinsi Sumatera Barat mempunyai kecenderungan yang meningkat dari tahun ke tahun, yang berarti perkembangan tingkat kesejahteraan yang bertambah tinggi dan terjadinya peningkatan mutu hidup masyarakat. Peningkatan pendapatan per kapita mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap angka harapan hidup, peningkatan pendapatan per kapita akan menurunkan angka kematian bayi dan terhadap distribusi pendapatan pengaruhnya adalah negatif dan signifikan sedangkan pendapatan per kapita tidak perpengaruh pada angka melek huruf.

Sumber : https://merkbagus.id/

KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENGATASI KRISIS

KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENGATASI KRISIS

KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENGATASI KRISIS

KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENGATASI KRISIS
KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENGATASI KRISIS

Dampak krisis keuangan global kini telah menghantui hampir semua negara. Semula mungkin tidak terbayang, bagaimana mungkin masalah kredit macet di negara Amerika Serikat bisa berdampak pada negara-negara lain yang tidak berdosa. Tapi itulah yang terjadi. Sebagai dampak dari ekonomi liberal yang dianut kebanyakan negara, termasuk Indonesia, kini krisis ekonomi yang bermula datang dari Amerika Serikat, telah merembet ke negara-negara di Eropah, Asia, Afrika, dan lain-lain.

Kerjasama internasional tentunya tidak akan berhenti dalam pembahasan di Washington saja. Setelah itu Presiden Yudhoyono akan menghadiri pertemuan APEC di Peru, pada tanggal 23-24 November 2008. Selain masalah kerjasama antar negara dan bilateral sesama anggota negara APEC, juga akan dibahas kelanjutan upaya kerjasama internasional dalam mengatasi krisis keuangan global, yang sebelumnya telah disepakati di Beijing dan Washington.

Kehadiran Presiden Yudhoyono, baik di Washington maupun di Peru, tentunya diharapkan dapat memberikan kontribusi, tidak hanya kepada dunia internasional, tapi juga penguatan daya tahan bangsa Indonesia menghadapi krisis keuangan global tersebut. Langkah dan kebijakan pemerintah dalam mengatasi krisis keuangan global banyak diapresiasi negara lain. Kegesitan Presiden Yudhoyono dalam memimpin Rapat Kabinet Paripurna  pada tanggal 6 Oktober 2008 dengan melibatkan para Menteri, KADIN, pengamat ekonomi, dan pemangku kepetingan lainnya, berhasil meredam dampak yang lebih luas dari krisis keuangan global tersebut di dalam negeri.

Sumber : https://www.anythingbutipod.com/

126 Mahasiswa Paud STKIP Ruteng Segera Menjalankan Pemagangan

126 Mahasiswa Paud STKIP Ruteng Segera Menjalankan Pemagangan

126 Mahasiswa Paud STKIP Ruteng Segera Menjalankan Pemagangan

126 Mahasiswa Paud STKIP Ruteng Segera Menjalankan Pemagangan
126 Mahasiswa Paud STKIP Ruteng Segera Menjalankan Pemagangan

Sebanyak 126 mahasiswa/i program studi (Prodi) Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Santo Paulus Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan melaksanakan kegiatan magang.

Kegiatan dalam rentang waktu pada 29 oktober 2018 – 24 November 2018 itu dilaksanakan di tiga kabupaten yakni Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai Timur.

Sebelum mahasiswa/i itu turun ke lapangan, terlebih dahulu mereka mengikuti acara pembekalan

. Karena itulah, pada Jumat (19/10), bertempat Aula Missio STKIP Santo Paulus Ruteng, para mahasiswa itu mengikuti kegiatan pembekalan.

Ketua STKIP Santu Paulus Ruteng, Yohanes Servatius Lon, dalam sambutannya, mengatakan, pendidikan adalah sebuah usaha sadar, terencana dan sistimatis menciptakan lingkungan belajar yang mendorong peserta didik mewujudkan segala potensi, bakat dan minatnya sehingga mampu hidup di era persaingan akibat masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) dan globalisasi.

Dunia pendidikan, kata dia, selalu mengalami perubahan, pembaharuan, dan perkembangan untuk mencapai tujuan pendidikan yang maksimal, sehingga diperlukan peningkatan mutu dan kualitas tenaga calon pendidik. “Guru harus mampu menjawabi perkembangan ilmu dan teknologi,” kata dia.

Perguruan tinggi sebagai generator ilmu dan budaya sangat penting dalam menghasilkan ilmu

secara utuh untuk penemuan baru dan menciptakan manusia berbudaya dan berprofesi.

John, demikian Ketua STKIP itu dipanggil, mengatakan, kegiatan magang mahasiswa juga dapat menjadi bukti nyata jalinan kerja sama antara STKIP Santo Paulus Ruteng sebagai LPTK dengan lembaga pendidikan sebagai pengguna lulusan kelak.

Menurut John, magang adalah kesempatan untuk bekerja secara terencana, sistimatis, terukur, efektif dan ankutabel dan penerapan konsep learning by doing.

Program magang sangat penting untuk membangun landasan jati diri pendidik dan memantapkan kompetensi akademik kependidikan melalui pengamatan langsung kultur sekolah, pengamatan untuk membangun kompetensi dasar pedagogik, kepribadian, dan sosial, pengamatan untuk memperkuat pemahaman peserta didik, pengamatan langsung proses pembelajaran di kelas dan refleksi hasil pengamatan proses pembelajaran.

Sementara Ketua Program Studi Pendidikan Guru Paud, Fransiskus De Gomes, mengatakan,

dengan magang diharapkan menjadi tempat belajar bagi para calon guru untuk dapat belajar dan mengembangkan diri dan kompetensinya agar kelak menjadi guru Paud yang handal, berkompten dan berdaya saing.

 

Baca Juga :

 

 

LSPR Resmikan Gedung Kampus Baru di Bali

LSPR Resmikan Gedung Kampus Baru di Bali

LSPR Resmikan Gedung Kampus Baru di Bali

LSPR Resmikan Gedung Kampus Baru di Bali
LSPR Resmikan Gedung Kampus Baru di Bali

Setelah lebih dari dua tahun membuka kampus cabang Bali, London School of Public Relations

(LSPR) meresmikan gedung kampus baru yang terletak di Jalan Raya Puputan (Renon), Sumerta Kelod, Denpasar, Bali, Selasa (16/10). Peresmian gedung baru ini, sekaligus menjadi bukti keseriusan LSPR dalam mengembangkan pendidikan di Bali.

Peresmian kampus baru LSPR Bali

Founder dan Director LSPR, Prita Kemal Gani, mengatakan, Bali merupakan salah satu objek pariwisata

Indonesia yang sangat terkenal di dunia. Wisatawan dari berbagai penjuru dunia datang untuk menikmati setiap aspek yang dimiliki pulau Bali, mulai dari keindahan alam, keberagaman makanan, kemudahan transportasi hingga aneka industri hotel dan restoran yang terus berkembang hingga saat ini.

“Namun satu yang terlupa, sebagai penduduk asli, kita wajib menjaga Bali sebagai salah satu harta yang berharga. Salah satu caranya adalah tentu saja dengan pendidikan. Siapapun yang ada di Bali, dapat terus menjalankan bisnisnya dan memiliki gelar sarjana sehingga mereka yang belajar pun dapat terus berkarya dan berinovasi serta berani berdiri di kaki sendiri,” ujar Prita, dalam siaran persnya, Rabu (17/10).

Bersamaan dengan peresmian kampus baru ini, akan ada dua kantor sekretariat

yang juga menempati kampus baru LSPR Bali yaitu IHGMA (Indonesia Hotel General Manager Association) dan APRN (ASEAN Public Relations Network).

“Kedua organisasi ini telah mendukung berbagai kegiatan yang dilakukan oleh LSPR Bali, termasuk diantaranya memberikan kesempatan para mahasiswa untuk menikmati program mentorship di Bali,” tambah Prita.

 

Sumber :

https://vidmate.co.id/

 

Antre Paspor Online Wujud Gerakan Indonesia Tertib

Antre Paspor Online Wujud Gerakan Indonesia Tertib

Antre Paspor Online Wujud Gerakan Indonesia Tertib

Antre Paspor Online Wujud Gerakan Indonesia Tertib
Antre Paspor Online Wujud Gerakan Indonesia Tertib

Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemko Polhukam) sebagai pelaksana Gerakan Indonesia Tertib menyelenggarakan rembuk nasional bertema “Membangun Kesadaran dan Perilaku Masyarakat untuk Menjadi Agen Perubahan dalam Mewujudkan Indonesia Tertib serta Patuh Hukum” di Hotel Novotel, Manado Sulawesi Utara, Sabtu (27/10). Acara ini dibuka secara resmi oleh Menko Polhukam Wiranto dan merupakan rangkaian acara dalam Pekan Kerja Nyata (PKN) Revolusi Mental yang diselenggarakan pada 26 hingga 28 Oktober 2018.

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi disebutkan acara rembuk nasional juga menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif

yang mendapatkan penghargaan dari menko polhukam atas kontribusinya dalam mengimplementasikan Gerakan Indonesia Tertib. Salah satu penerima penghargaan ini adalah Alexander Wongkar dari Kerapatan Gereja Protestan Minahasa.

“Penghargaan ini merupakan apresiasi sekaligus bentuk tanggung jawab kepada kami untuk melaksanakan dan mewujudkan Indonesia tertib di bidang pelayanan gereja di tengah jemaat khususnya di Provinsi Sulawesi Utara” jelas Alexander.

Menurutnya, Gerakan Indonesia Tertib memiliki peran yang strategis untuk semakin menguatkan eksistensi Indonesia di dalam persaingan global dan ketertiban merupakan kunci utama yang harus dimiliki oleh bangsa Indonesia.

“Di tengah-tengah persaingan antarbangsa, Gerakan Indonesia Tertib membuat Indonesia terus hadir

dalam pergaulan berbangsa dan menjadi barometer perwujudan ketertiban,” katanya.

Acara dilanjutkan dengan paparan dari masing-masing narasumber, yaitu Direktur Jenderal Imigrasi Kemkumham Ronny F Sompie, Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh, Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri, Chryshnanda Dwilaksana, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN dan RB Diah Natalia, Direktur Prasarana Hubungan Darat Kemhub, Chandra Irawan dan Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA, Leny Nurhayati Rosalin.

Menurut Ronny F Sompie, pihaknya terus melakukan inovasi sehingga mampu memberikan

pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya para pemohon paspor. Hal ini diwujudkan dengan antrean pembuatan paspor secara online.

“Kami tidak ingin para pemohon antre cukup lama di setiap Kantor Imigrasi ketika ingin membuat paspor. Dengan adanya antrean paspor online berbasis aplikasi ini, setiap pemohon tidak perlu datang ke Kantor Imigrasi untuk membuat paspor, tetapi hanya cukup registrasi melalui aplikasi, sehingga mereka mengetahui secara tepat jadwal pembuatan paspor,” jelas Ronny.

Antrean pembuatan paspor secara online berbasis aplikasi yang sudah dilakukan Ditjen Keimigrasian merupakan bentuk terobosan dan langkah nyata dari Gerakan Indonesia Tertib. Dengan adanya antrean secara online, maka Ditjen Imigrasi dapat menjauhkan para pemohon paspor dari calo-calo yang sering kali terlihat di kantor layanan Imigrasi.

 

Sumber :

https://daftarpaket.co.id/

Disebut Radikal Dalam Buku Pelajaran, LP Ma’arif PBNU Protes Kemendikbud

Disebut Radikal Dalam Buku Pelajaran, LP Ma'arif PBNU Protes Kemendikbud

Disebut Radikal Dalam Buku Pelajaran, LP Ma’arif PBNU Protes Kemendikbud

Disebut Radikal Dalam Buku Pelajaran, LP Ma'arif PBNU Protes Kemendikbud
Disebut Radikal Dalam Buku Pelajaran, LP Ma’arif PBNU Protes Kemendikbud

Lembaga Pendidikan Ma’arif Pengurus Besar Nadlatul Ulama (LP Ma’arif PBNU)

menemui pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaaan (Kemendikbud) di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Rabu (6/2). Pertemuan tersebut membahas tentang polemik buku ajar MI/SD yang memuat materi NU termasuk dalam organisasi radikal.

“Rapat LP Ma’arif NU PBNU dengan jajaran Kemendikbud, Rabu 6 Februari, jam 14.00-16.00 membahas protes keras buku ajar yang mencatumkan NU termasuk organisasi radikal,” kata Ketua LP Ma’arif PBNU H Arifin Junaidi kepada Beritasatu.com, Rabu (6/2).

Menurut Arifin, penyebutan NU sebagai organisasi radikal berpotensi menimbulkan disintegrasi bangsa. Padahal, sambungnya, pelajaran sejarah seharusnya bisa menumbuhsuburkan nasionalisme.

Atas protes tersebut, LP Ma’arif PBNU melayangkan tiga tuntutan kepada Kemendikbud,

yang semuanya dipenuhi oleh Kemendikbud.

“Alhamdulillah semua (tiga) tuntutan LP Ma’arif NU dipenuhi,” ucap Arifin.

Pertama, menarik buku tersebut dari peredaran dan menghentikan pencetakannya baik buku untuk murid maupun guru. Kedua, materi buku tersebut direvisi dengan melibatkan LP Ma’arif PBNU. Ketiga, dilakukan mitigasi untuk mencegah penulisan buku yang tidak sesuai fakta dan mendiskreditkan NU, dengan melibatkan LP Ma’arif PBNU.

Selain Arifin, pertemuan diikuti Wasekjen PBNU H Masduki Baedowi dan sejumlah pengurus

LP Ma’arif PBNU. Sementara dari pihak Kemendikbud diikuti Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi dan sejumlah pejabat Kemendikbud yang lain.

 

Baca Juga :

 

 

Tips Guru Sekolah Internasional: Murid Harus Dilibatkan

Tips Guru Sekolah Internasional Murid Harus Dilibatkan

Tips Guru Sekolah Internasional: Murid Harus Dilibatkan

Tips Guru Sekolah Internasional Murid Harus Dilibatkan
Tips Guru Sekolah Internasional Murid Harus Dilibatkan

Untuk menambah kualitas guru Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berencana

untuk menggandeng sekolah internasional dalam berbagai pelatihan. Community Educational Outreach Coordinator Jakarta Intercultural School (JIS), Greg Zolkowski mengatakan, sistem pelatihan yang diberikan oleh Innovative Schools Programme (ISP) selama ini adalah menginspirasi para guru Indonesia khususnya di wilayah Jakarta untuk mengubah sistem pembelajaran di kelas.

Dengan metode modern, para pengajar Satuan Pendidikan Kerja sama (SPK) atau dikenal dengan sekolah internasional berbagi pengetahuan internasional mereka tentang cara dan praktik mengajar yang menarik sehingga dapat menciptakan suasana yang dapat membuat siswa lebih termotivasi untuk belajar.

Ia menambahkan, ISP mendorong para guru agar melibatkan para murid selama proses tersebut.

“Mereka harus melakukan pendekatan dengan berbagai pertanyaan sehingga partisipasi siswa lebih tinggi. Saat diskusi dalam kelas, murid juga bisa mendapat pengetahuan dari siswa lain. Bagi kami, pengetahuan tidak statis berada dalam kotak tertutup, karena hal itu bisa diperoleh dari banyak arah dalam kelompok,” tambahnya pada Perayaan Tahunan Pertama dan Lokakarya Komunitas ISP di Gedung Jakarta Intercultural School (JIS) Jakarta, Sabtu (9/2).

Selanjutnya, terkait dengan program ISP, Greg menyebutkan, para guru dari berbagai sekolah negeri tersebut harus mengikuti pelatihan yang dipandu oleh 60 pengajar JIS dalam 10 pertemuan. Topiknya meliputi manajemen kelas, pengembangan keterampilan berpikir yang lebih tinggi, strategi pengajaran yang inovatif, belajar lewat permainan dan metode pembelajaran lainnya.

Setelah menyelesaikan program, peserta menerima sertifikat dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta

saat upacara wisuda. Sertifikat ini memberikan poin yang dapat meningkatkan gaji guru dan mempersiapkan mereka untuk posisi yang lebih tinggi dalam pendidikan.

Untuk itu, Greg menuturkan, usai program pelatihan selesai, tim JIS juga terjun ke lapangan untuk melihat langsung implementasi program ISP. “Biasanya, sebelum guru mengikuti ISP, dinding kelas tampak sepi dan tidak merefleksikan karya-karya muridnya. Namun setelah guru mengikuti program ISP, dinding kelas akan lebih berwarna dengan karya para murid. Aturan dalam kelas juga terdapat di dinding yang dibuat bersama oleh murid dan guru. Partisipasi murid menjadi lebih tinggi dan mereka juga semakin termotivasi,” terangnya.

Selain itu, para guru ditantang untuk dapat kreatif menciptakan lingkungan belajar yang memotivasi dan berpusat pada siswa. Dijelaskan dia, ISP ini dikembangkan oleh organisasi nirlaba Yayasan Emmanuel pada 2009, dan JIS mulai berpartisipasi pada 2013. ISP memperkuat komitmen JIS dalam usaha meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Bermitra dengan Yayasan Emmanuel yang didirikan seorang lulusan JIS, dan para mitra, kami ingin meningkatkan ketrampilan pengajar di Indonesia sekaligus menginspirasi mereka agar terus belajar serta berani mencoba hal baru sehingga dapat memberi dampak lebih baik bagi para siswa,” ujar Greg.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/5V74fpaeKI7

Skuadron, Gaya Paskhas TNI AU Gembleng Milenial Tangguh

Skuadron, Gaya Paskhas TNI AU Gembleng Milenial Tangguh

Skuadron, Gaya Paskhas TNI AU Gembleng Milenial Tangguh

Afifah meniti balok kayu sepanjang empat meter di atas kolam. Sejenak kemudian,

ia harus berlari dan bersama teman-temannya harus melompati papan kayu setinggi 1,5 meter.

Lalu, di depan gadis belia ini, kini berjejer batang kayu menanjak tajam setinggi tiga meter. Ini adalah medan halang rintang yang biasa dilewati prajurit Paskhas TNI AU, khususnya di Batalyon 461 Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

“Perhatian, untuk halang rintang ini, kalian hanya boleh melihat demonstrasinya oleh pelatih karena ini

berat dan berbahaya,” ujar Sertu Adi Nugroho, memberi instruksi kepada 238 siswa-siswi SMA Labschool, Cibubur yang selama, 4-7 Februari ini mengikuti latihan Skuadron dan Pandawa di Batalyon 461 Paskhas TNI AU Halim Perdana Kusuma Jakarta.

Ya, Batalyon 461 Paskhas TNI AU ini memang kerap melatih siswa-siswi dari berbagai sekolah maupun mahasiswa dari berbagai kampus yang memiliki program pelatihan kepemimpinan remaja, SAR, dan latihan dasar kemiliteran.

“Kali ini kami melatih 238 adik-adik siswa SMA Labschool. Anak-anak milenial kita perlu dikenalkan kebiasaan disiplin, mandiri, dan tentu saja latihan fisik agar sehat bugar. Tidak mudah sakit. Tak lupa menanamkan rasa cinta tanah air. Kami juga kenalkan alutsista TNI, jadi biar tidak hanya mengenalnya di game saja,” jelas Sertu Adi.

Pelonco ala Batalyon 461 Paskhas TNI AU ini mereka namai Skuadron dan Pandawa. Maknanya,

Studi Kaderisasi Unggulan Siswa Mandiri Indonesia.

Menurut Kepala Sekolah SMA Labschool, Ali Chudori, sudah menjadi tradisi di sekolah yang dipimpinnya, semua siswa dibekali kepemimpinan, pendidikan karakter yang mandiri, disiplin, dan cinta Tanah Air.

“Kita ingin dengan melatih mereka langsung ke TNI AU ini, pemuda milenial kita kelak tumbuh menjadi generasi tangguh, eksis berorganisasi, sukses berprestasi, dan tak lupa, mencinta Tanah Airnya,” jelas Ali Chudori.

Bagi para siswa SMA Labschool, kegiatan ini disambut dengan riang gembira. Selain teori, para siswa umumnya menyenangi kegiatan praktik dan permainan yang diajarkan para pelatih prajurit Batalyon 461 Paskhas TNI AU ini. Termasuk tentu saja, flying fox, SAR, dan pengenalan alutsista yang dimiliki TNI AU.

“Bagi kalian yang belum nyobain program ini, saya sarankan coba deh. Asyik kok, kita diajarin kenapa harus disiplin, solidaritas, dan juga bertanggungjawab terhadap diri sendiri,” kata Rafli Rinaldi, salah satu peserta.

 

Sumber :

https://www.anythingbutipod.com/sejarah-g30s-pki/

Kebudayaan Suku Sawu- Budaya Lokal Indonesia

Kebudayaan Suku Sawu- Budaya Lokal Indonesia

Perlu diketahui bahwa negara Indonesia merupakan negara yang mempunyai pluralitas tinggi. Keberagaman suku, bahasa, agama, ras, maupun golongan justru mampu memperlihatkan ciri khas bangsa Indonesia. Potensi budaya yang besar tersebut merupakan sumber kekayaan budaya nasional.
Bangsa Indonesia populer bersama masyarakat yang mempunyai kebudayaan yang bermacam ragam. Pada setiap masyarakat daerah mengembangkan kebudayaan masing-masing. Kebudayaan yang dikembangkan di daerah-daerah dinamakan kebudayaan lokal. Berikut ini adalah salah satu kebudayaan lokal yang berkembang di Indonesia yaitu ‘’Kebudayaan Suku Sawu.”

Kebudayaan Suku Sawu
a. Sistem Kepercayaan/Religi
Kebudayaan Sawu berkembang di Pulau Sawu, Nusa Tenggara Timur. Bangsa yang mendiami adalah suku bangsa Sawu Median. Agama Kristen udah masuk di Pulau Sawu, tetapi penduduknya masih banyak yang memeluk agama asli.
Upacara-upacara keyakinan asli, antara lain;
1) Upacara Doe Mone Ae (Dewa Besar) terdiri atas 3 Dewa, yakni;
Pulodo Wadu; roh yang mengatur musim kemarau,
Deo Rai; roh yang mengatur musim hujan,
Deo Heleo; roh yang mengawasi hidup manusia.
2) Upacara dilakukan, agar terhindar dari penyakit.
3) Upacara kematian dipimpin oleh Ratu More Pitu.

b. Sistem Kekerabatan
Sistem kekerabatan masyarakat Sawu adalah patrilineal. Perkawinan yang ideal adalah una mohamode, yaitu laki-laki menikah bersama anak perempuan saudara laki-laki ibu.

c. Sistem Politik
Masyarakat Sawu menyebut daerahnya Rai Hawu yang berasal dari nama tokoh Hawu Ga. Pemerintahan Hawu dibagi 4 yakni; Haba, Dimu, Mahara, & Liae.

d. Sistem Ekonomi
Sebagian besar mata pencaharian utama masyarakat Sawu adalah bertanam di sawah / di ladang & peternakan yang diusahakan adalah kuda & kerbau.

e. Sistem Kesenian
Bentuk bangunan suku bangsa Sawu adalah panggung yang berderet di selama sisi sebuah lapangan yang terdapat di perkampungan, yang populer adalah padao & ledo han. ciri ciri makhluk hidup tema 1 kelas 3

Demikianlah ulasan tentang Kebudayaan Suku Sawu, yang tersedia di Indonesia. Semoga ulasan tersebut mampu menambah wawasan kamu para pengunjung maupun pembaca & untuk kurang/lebihnya mohon maaf. Cukup sekian & sampai jumpa!!!

baca juga :