Pengaruh internet bagi remaja

Pengaruh internet bagi remaja

Pengaruh internet bagi remaja

Pengaruh internet bagi remaja
Pengaruh internet bagi remaja

 

Keberadaan internet memberi dampak positif

bagi seluruh masyarakat pengguna internet termasuk remaja. Disana mereka bisa dengan cepat mendapatkan informasi, bisa mencarinya dengan menggunakan google atau dengan cara yang lain. Tetapi kebanyakan remaja menggunakan internet untuk mencari teman, chatting, kirim e-mail dan mencari tugas-tugas kuliah atau tugas sekolah. Dikalangan remaja masa kini yang lagi marak-maraknya adalah Facebook, twitter dan lain-lain. Mereka mencari teman melalui jejaring pertemanan dan bisa juga kirim-kirim foto atau lain sebagainya. bahkan saat ini, siapa pun bisa memiliki situs pribadi dengan adanya weblog yang bisa berisi tentang informasi pribadi seseorang, apakah itu tokoh, artis,selebrits, dan sebagainya.

Semakin banyaknya komunitas yang menggunakan forum online

yang mewadahi pengguna untuk bertukar informasi atau bahkan berdiskusi, pengunjung yang bergabung diminta untuk dafatar terlebih dahulu sebelum menggunakan fasilitas yang disediakan oleh pengelola website, salah satunya adalah kaskus.us. forum ini selain tempat berdiskusi berbagai topik juga memiliki fasilitas sebagai tempat jual beli barang.

Selain dampak positif, internet juga bisa memberi dampak negatif bagi kalangan masyarakat

khususnya remaja. Misalnya para remaja membuka situs-situs porno di internet. Itu merupakan salah satu perilaku menyimpang yang dilakukan remaja. Disana mereka bisa melihat gambar-gambar porno, adegan-adegan yang bisa menggoyahkan iman manusia, dan itu semua dapat merusak moral para remaja yang merupaka generasi penerus bangsa.

 

Pengaruh internet bagi anak-anak

sangat penting bagi orang tua untuk memproteksi anak-anak mereka dari pengaruh buruk internet. “Tapi juga bukan berarti mereka dilarang sama sekali untuk mengetahui dan menggunakannya. Yang paling penting bagi orang tua adalah mengetahui bagaimana memproteksi anak-anak mereka dari situs-situs yang belum pantas mereka konsumsi,”

Hal paling utama yang dapat Anda lakukan adalah dengan memastikan “keamanan” si kecil dari situs-situs tertentu. Tetaplah waspada saat mereka menggunakan teknologi ini. Jangan biarkan si kecil menggunakan internet di dalam kamar mereka atau di ruangan terpisah dari keluarga. Apabila memang tidak dapat dihindari, pastikan terus mengawasi dan mengamati apa yang tengah mereka lakukan.

Terapkan peraturan yang tegas dan konsisten tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan si kecil. Tetapkan tak ada fasilitas e-mail, “chat room”, atau berikan “chat room” tertentu yang Anda pilihkan untuknya. Lakukan kesepakatan dengan anak-anak tentang situs apa saja yang boleh dan yang tidak boleh dibuka. Bila perlu, lakukan proteksi agar mereka hanya bisa membuka situs-situs tertentu saja

Sumber : https://icanhasmotivation.com/contoh-makalah-kalimat-dasar-bahasa-indonesia/

Pengaruh Internet di kehidupan

Pengaruh Internet di kehidupan

Pengaruh Internet di kehidupan

Pengaruh Internet di kehidupan
Pengaruh Internet di kehidupan

Internet merupakan hubungan antar berbagai jenis komputer

dan jaringan di dunia yang berbeda sistem operasi maupun aplikasinya di mana hubungan tersebut memanfaatkan kemajuan media komunikasi (telepon dan satelit) yang menggunakan protokol standar dalam berkomunikasi

Adapun fasilitas dalam internet yaitu :

E-mail (surat elektronik), Bulletin Board System(BBS), File transfer Protocol(FTP), Information Browsing(gopher), Remote Login(Telnet), Advanced Browsing(www), Automated Title search(archie, veronica), Automated content search, dan komunikasi audio dan visual.

Internet telah membuat revolusi baru dalam dunia komputer dan dunia komunikasi

yang tidak pernah diduga sebelumnya. Beberapa Penemuan telegram, telepon, radio, dan komputer merupakan rangkaian kerja ilmiah yang menuntun menuju terciptanya Internet yang lebih terintegrasi dan lebih berkemampuan dari pada alat-alat tersebut. Internet memiliki kemampuan penyiaran ke seluruh dunia, memiliki mekanisme diseminasi informasi, dan sebagai media untuk berkolaborasi dan berinteraksi antara individu dengan komputernya tanpa dibatasi oleh kondisi geografis.

Internet merupakan sebuah contoh paling sukses dari usaha investasi

yang tak pernah henti dan komitmen untuk melakukan riset berikut pengembangan infrastruktur teknologi informasi. Dimulai dengan penelitian packet switching (paket pensaklaran), pemerintah, industri dan para civitas academica telah bekerjasama berupaya mengubah dan menciptakan teknologi baru yang menarik ini.

Sumber : https://icanhasmotivation.com/contoh-makalah-kerangka-karangan/

TEORI MOTIVASI VROOM

TEORI MOTIVASI VROOM

TEORI MOTIVASI VROOM

TEORI MOTIVASI VROOM
TEORI MOTIVASI VROOM

TEORI MOTIVASI VROOM (1964)

Teori dari Vroom (1964) tentang cognitive theory of motivation menjelaskan mengapa seseorang tidak akan melakukan sesuatu yang ia yakini ia tidak dapat melakukannya, sekalipun hasil dari pekerjaan itu sangat dapat ia inginkan. Menurut Vroom, tinggi rendahnya motivasi seseorang ditentukan oleh tiga komponen, yaitu:
• Ekspektasi (harapan) keberhasilan pada suatu tugas

  • Instrumentalis, yaitu penilaian tentang apa yang akan terjadi jika berhasil dalam melakukan suatu tugas (keberhasilan tugas untuk mendapatkan outcome tertentu).
    • Valensi, yaitu respon terhadap outcome seperti perasaan posistif, netral, atau negatif.Motivasi tinggi jika usaha menghasilkan sesuatu yang melebihi harapanMotivasi rendah jika usahanya menghasilkan kurang dari yang diharapkan

Achievement TheoryTeori achievement Mc Clelland (1961),

 yang dikemukakan oleh Mc Clelland (1961), menyatakan bahwa ada tiga hal penting yang menjadi kebutuhan manusia, yaitu:

  • Need for achievement (kebutuhan akan prestasi)
  • Need for afiliation (kebutuhan akan hubungan sosial/hampir sama dengan soscialneed-nya Maslow)
  • Need for Power (dorongan untuk mengatur)

Clayton Alderfer ERG

 Clayton Alderfer mengetengahkan teori motivasi ERG yang didasarkan pada kebutuhan manusia akan keberadaan (exsistence), hubungan (relatedness), dan pertumbuhan (growth). Teori ini sedikit berbeda dengan teori maslow. Disini Alfeder mngemukakan bahwa jika kebutuhan yang lebih tinggi tidak atau belum dapat dipenuhi maka manusia akan kembali pada gerakk yang fleksibel dari pemenuhan kebutuhan dari waktu kewaktu dan dari situasi ke situasi.

 

*Tulisan Kecil:

 Kalau menurut Abraham Maslow terdapat 5 tingkatan yang berbentuk piramid, orang memulai dorongan dari tingkatan terbawah. Lima tingkat kebutuhan itu dikenal dengan sebutan Hirarki Kebutuhan Maslow, dimulai dari kebutuhan biologis dasar sampai motif psikologis yang lebih kompleks; yang hanya akan penting setelah kebutuhan dasar terpenuhi. Kebutuhan pada suatu peringkat paling tidak harus terpenuhi sebagian sebelum kebutuhan pada peringkat berikutnya menjadi penentu tindakan yang penting.

kalau menurut Herzberg , ada dua jenis faktor yang mendorong seseorang untuk berusaha mencapai kepuasan dan menjauhkan diri dari ketidakpuasan. Dua faktor itu disebutnya faktorhigiene (faktor ekstrinsik) dan faktor motivator (faktor intrinsik).

Kalau menurut Douglas Mcgregor Mengemukakan dua pandangan manusia yaitu teori X (negative) dan teori y (positif), Menurut teori x empat pengandaian yag dipegang manajer.

Kalau menurut Mc Clelland menyatakan bahwa ada tiga hal penting yang menjadi kebutuhan manusia, yaitu: kebutuhan akan prestasi, kebutuhan akan hubungan sosial/hampir sama dengan soscialneed-nya Maslow,  dorongan untuk mengatur.

Clayton Alderfer mengetengahkan teori motivasi ERG yang didasarkan pada kebutuhan manusia akan keberadaan (exsistence), hubungan (relatedness), dan pertumbuhan (growth).

Sumber : http://againdonesia.co.id/trik-cepat-belajar-bahasa-asing/

TEORI TEORI MOTIVASI

TEORI TEORI MOTIVASI

TEORI TEORI MOTIVASI

TEORI TEORI MOTIVASI
TEORI TEORI MOTIVASI

 Motivasi merupakan satu penggerak dari dalam hati seseorang untuk melakukan atau mencapai sesuatu tujuan. Motivasi juga bisa dikatakan sebagai rencana atau keinginan untuk menuju kesuksesan dan menghindari kegagalan hidup. Dengan kata lain motivasi adalah sebuah proses untuk tercapainya suatu tujuan. Seseorang yang mempunyai motivasi berarti ia telah mempunyai kekuatan untuk memperoleh kesuksesan dalam kehidupan..

Motivasi dapat berupa motivasi intrinsic dan ekstrinsic. Motivasi yang bersifat intinsik adalah manakala sifat pekerjaan itu sendiri yang membuat seorang termotivasi, orang tersebut mendapat kepuasan dengan melakukan pekerjaan tersebut bukan karena rangsangan lain seperti status ataupun uang atau bisa juga dikatakan seorang melakukan hobbynya. Sedangkan motivasi ekstrinsik adalah manakala elemen elemen diluar pekerjaan yang melekat di pekerjaan tersebut menjadi faktor utama yang membuat seorang termotivasi seperti status ataupun kompensasi.

Banyak teori motivasi yang dikemukakan oleh para ahli yang dimaksudkan untuk memberikan uraian yang menuju pada apa sebenarnya manusia dan manusia akan dapat menjadi seperti apa. Landy dan Becker membuat pengelompokan pendekatan teori motivasi ini menjadi 5 kategori yaitu teori kebutuhan,teori penguatan,teori keadilan,teori harapan,teori penetapan sasaran.

 

TEORI MOTIVASI ABRAHAM MASLOW (1943-1970)

Abraham Maslow (1943;1970) mengemukakan bahwa pada dasarnya semua manusia memiliki kebutuhan pokok. Ia menunjukkannya dalam 5 tingkatan yang berbentuk piramid, orang memulai dorongan dari tingkatan terbawah. Lima tingkat kebutuhan itu dikenal dengan sebutan Hirarki Kebutuhan Maslow, dimulai dari kebutuhan biologis dasar sampai motif psikologis yang lebih kompleks; yang hanya akan penting setelah kebutuhan dasar terpenuhi. Kebutuhan pada suatu peringkat paling tidak harus terpenuhi sebagian sebelum kebutuhan pada peringkat berikutnya menjadi penentu tindakan yang penting.

  • Kebutuhan fisiologis (rasa lapar, rasa haus, dan sebagainya)
  • Kebutuhan rasa aman (merasa aman dan terlindung, jauh dari bahaya)
  • Kebutuhan akan rasa cinta dan rasa memiliki (berafiliasi dengan orang lain, diterima, memiliki)
  • Kebutuhan akan penghargaan (berprestasi, berkompetensi, dan mendapatkan dukungan serta pengakuan)
  • Kebutuhan aktualisasi diri (kebutuhan kognitif: mengetahui, memahami, dan menjelajahi; kebutuhan estetik: keserasian, keteraturan, dan keindahan; kebutuhan aktualisasi diri: mendapatkan kepuasan diri dan menyadari potensinya)
    Bila makanan dan rasa aman sulit diperoleh, pemenuhan kebutuhan tersebut akan mendominasi tindakan seseorang dan motif-motif yang lebih tinggi akan menjadi kurang signifikan. Orang hanya akan mempunyai waktu dan energi untuk menekuni minat estetika dan intelektual, jika kebutuhan dasarnya sudah dapat dipenuhi dengan mudah. Karya seni dan karya ilmiah tidak akan tumbuh subur dalam masyarakat yang anggotanya masih harus bersusah payah mencari makan, perlindungan, dan rasa aman.

TEORI MOTIVASI HERZBERG (1966)

Menurut Herzberg (1966), ada dua jenis faktor yang mendorong seseorang untuk berusaha mencapai kepuasan dan menjauhkan diri dari ketidakpuasan. Dua faktor itu disebutnya faktorhigiene (faktor ekstrinsik) dan faktor motivator (faktor intrinsik). Faktor higiene memotivasi seseorang untuk keluar dari ketidakpuasan, termasuk didalamnya adalah hubungan antar manusia, imbalan, kondisi lingkungan, dan sebagainya (faktor ekstrinsik), sedangkan faktor motivator memotivasi seseorang untuk berusaha mencapai kepuasan, yang termasuk didalamnya adalah achievement, pengakuan, kemajuan tingkat kehidupan, dsb (faktor intrinsik).

 

TEORI MOTIVASI DOUGLAS McGREGOR

Mengemukakan dua pandangan manusia yaitu teori X (negative) dan teori y (positif), Menurut teori x empat pengandaian yag dipegang manajer

  1. karyawan secara inheren tertanam dalam dirinya tidak menyukai kerja
  2. karyawan tidak menyukai kerja mereka harus diawasi atau diancam dengan hukuman untuk mencapai tujuan.
  3. Karyawan akan menghindari tanggung jawab.
  4. Kebanyakan karyawan menaruh keamanan diatas semua factor yang dikaitkan dengan kerja.

Kontras dengan pandangan negative ini mengenai kodrat manusia ada empat teori Y :

  1. karyawan dapat memandang kerjasama dengan sewajarnya seperti istirahat dan bermain.
  2. Orang akan menjalankan pengarahan diri dan pengawasan diri jika mereka komit pada sasaran.
  3. Rata rata orang akan menerima tanggung jawab.
  4. Kemampuan untuk mengambil keputusan inovatif.

Sumber : http://sepatu-futsal.com/trik-jitu-mendidik-anak-agar-kreatif-dan-cerdas/

Pra Peradilan vs Hakim Komisaris

Pra Peradilan vs Hakim Komisaris

Pra Peradilan vs Hakim Komisaris

Pra Peradilan vs Hakim Komisaris

 

Setiap orang yang disangka atau diduga melakukan tindak pidana wajib

dianggap tidak bersalah sampai dibuktikan kesalahannya oleh suatu putusan pengadilan melalui sidang peradilan yang terbuka, bebas dan tidak memihak (asas praduga tidak bersalah), dengan kata lain, sebelum jatuh putusan, tersangka/terdakwa harus tetap dijunjung
dan dilindungi hak asasinya, termasuk harus dipenuhi syarat-syarat formil dan materiil seorang tersangka/terdakwa dalam proses penangkapan dan penahanan.

 

Herziene Indische Reglement (HIR)

tidak mengatur tentang pengawasan dan penilaian terhadap upaya paksa penangkapan atau penahanan. Pada jaman dulu hanya ada pengawasan oleh hakim, yakni dalam hal perpanjangan waktu penahanan sementara yang harus dimintakan persetujuan hakim. Namun pengawasan hakim ini kurang bermanfaat dan tidak efektif mengingat urusan perpanjangan penahanan oleh hakim itu bersifat tertutup dan semata-mata dianggap sebagai urusan birokrasi. Semua surat permohonan perpanjangan penahanan secara serta merta tanpa diperiksa lagi langsung saja ditandatangani oleh hakim ataupun petugas yang ditunjuk oleh hakim. Akibatnya banyak penahanan yang sampai bertahun-tahun dan tersangka hanya pasrah pada nasib, dan menunggu belas kasihan dari hakim untuk membebaskannya kelak di muka pemeriksaan persidangan pengadilan.

 

Untuk menghindari adanya kesewenang-wenangan aparat penegak hukum

dalam proses penahanan dan penangkapan tersebut, juga untuk melindungi hak tersangka dalam memperjuangkan hak-haknya sebelum proses pemeriksaan sidang dilaksanakan, maka dalam draft RUU KUHAP pada tahun 1974 dicantumkanlah Hakim Komisaris sebagai lembaga yang akan mewadahi semua masalah tersebut.

Hakim Komisaris sebenarnya pernah diberlakukan dalam Reglement op de Strafvoerdering (dengan istilah Van de regter-commissaris) yang berfungsi pada tahap pemeriksaan pendahuluan sebagai pengawas (examinating judge) untuk mengawasi apakah tindakan upaya paksa (penangkapan, penggeledahan, penyitaan dan pemeriksaan surat-surat) dilakukan dengan sah atau tidak. Diatur juga disana bahwa Hakim Komisaris memiliki wewenang untuk memanggil orang (para saksi atapun tersangka), juga memeriksa langsung para saksi/tersangka (Pasal 46-56). Hakim Komisaris ini mulai dihapus sejak HIR diberlakukan (Staatsblad No. 44 Tahun 1941).

 

Terdapat banyak pro dan kontra terhadap pencantuman Hakim Komisaris

dalam draft RUU KUHAP tahun 1974. Kejaksaan misalnya, berpendapat bahwa dalam tahap pemeriksaan pendahuluan, pengawasan mutlak adalah wewenang Kejaksaan (HIR, Undang-undang Pokok Kepolisian, dan Undang-undang Pokok Kejaksaan). Alasan penolakan lain juga karena dengan adanya Hakim Komisaris maka prosedur peradilan akan semakin rumit, karena adanya tumpang tindih kewenangan antara instansi-instansi yang terkait (Polisi dan Kejaksaan).

Mereka yang mendukung Hakim Komisaris berpendapat bahwa tahap penyelidikan, penyidikan, penangkapan, penahanan, penggeledahan, penyitaan, serta penuntutan, tidak hanya dibutuhkan pengawasan secara vertikal saja(struktural, dari atasan kepada bawahan), tetapi juga dibutuhkan pengawasan secara horizontal oleh lembaga lain. Fungsi dan kewenangan Hakim Komisaris yang terdapat dalam draft Rancangan Undang-undang Hukum Acara Pidana tahun 1974, dapat kita lihat pada Pasal 99 sampai dengan Pasal 103 dalam draftRancangan Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana tahun 1974 tersebut.

Akhirnya muncullah gagasan tentang lembaga pra-peradilan yang terinspirasi dari hak Habeas Corpus Act(memberikan hak pada seseorang, melalui suatu surat perintah pengadilan, menuntut pejabat yang melakukan penahanan atapuan penangkapan atas dirinya untuk membuktikan bahwa penahanan tersebut tidak melanggar hukum dan telah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku) dalam sistem Anglo Saxon.

Setelah melalui perdebatan panjang, akhirnya pra-peradilan disahkan sebagai lembaga pengawasan dan penilaian terhadap upaya penangkapan dan penahanan sebagaimana tercantum dalam Undang-undang No. 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana.

Dengan Pra Peradilan, tersangka/terdakwa/keluarganya/kuasanya dapat mengajukan permohonan kepada pengadilan untuk memanggil pihak penyidik atau jaksa penuntut umum yang telah melakukan upaya paksa agar mempertanggungjawabkan tindakannya di depan sidang apakah benar-benar beralasan dan berlandaskan hukum, sehingga tersangka atau terdakwa mepunyai hak untuk melawan penahanan dan penangkapan yang dianggapnya dilakukan secara sewenang-wenang oleh pihak penyidik ataupun penuntut umum.

Pada prinsipnya, tujuan utama Pra Peradilan adalah untuk melakukan �pengawasan horisontal� atas tindakan upaya paksa yang dikenakan terhadap tersangka selama ia berada di dalam pemeriksaan penyidikan atau penuntutan, agar benar-benar tindakan itu tidak bertentangan dengan ketentuan hukum dan undang-undang ( M. Yahya Harahap, 2002:4 ).

Saat ini, lembaga Hakim Komisaris kembali diwacanakan dalam RUU KUHAP yang baru untuk menggantikan lembaga pra peradilan. Kembali muncul pro dan kontra terhadap masalah ini. Sehingga ada baiknya kalau kita bisa melihat dan memperbandingkan antara Hakim Komisaris (dalam RUU KUHAP) dan pra peradilan (dalam KUHAP) secara head to head untuk mendapatkan gambaran yang obyektif dan menyeluruh.

Sumber : http://www.tricastservices.com/tips-cerdas-mendidik-bayi-agar-pintar/

Upaya Hukum terhadap Putusan

Upaya Hukum terhadap Putusan

Upaya Hukum terhadap Putusan

Upaya Hukum terhadap Putusan
Upaya Hukum terhadap Putusan

 

Upaya hukum yaitu

upaya atau alat untuk mencegah atau memperbaiki keliruan dalam suatu putusan. Upaya hukum dibedakan menjadi upaya hukum biasa dan upaya hukum istimewa. Upaya hukum biasa terbuka untuk setiap putusan selama tenggat waktu yang ditentukan oleh Undang-undang. Wewenang untuk menggunakannya terhapus apabila putusan diterima. Upaya hukum bersifat menghentikan pelaksanaan putusan untuk sementara. Upaya hukum biasa adalah perlawanan (verzet), banding dan kasasi.

Upaya hukum istimewa adalah

upaya hukum yang dipergunakan apabila putusan telah memperoleh kekuatan hukum yang tetap. Upaya hukum ini hanya dibolehkan dalam hal-hal tertentu yang disebut dalam Undang-undang.

Upaya hukum istimewa adaah request civil (peninjauan kembali) dan derdenverzet (perlawanan) dari pihak ketiga.

1.  Perlawanan (verzet).
Perlawanan merupakan upaya hukum terhadap putusan yang dijatuhkan di luar hadirnya tergugat (verstek, ps. 125 ayat 3 jo. 129 HIR 149 ayat 3 jo. 153 Rbg). Pada asasnya perlawanan ini disediakan bagi pihak tergugat yang dikalahkan. Bagi penggugat yang dengan putusan verstek dikalahkan tersedia upaya hukum banding (ps. 8 ayat 1 UU 20/1947, 200 Rbg)
2.  Banding.
Apabila salah satu pihak dalam suatu perkara perdata tidak menerima suatu putusan Pengadilan karena merasa hak-haknya terserang oleh adanya putusan itu atau menganggap putusan itu kurang benar atau kurang adil, maka ia dapat mengajukan permohonan banding. Ia dapat mengajukan perkara yang telah diputuskan itu kepada pengadilan yang lebih tinggi untuk diminta pemeriksaan ulang. Yang mengajukan permohonan banding adalah yang bersangkutan (ps. 6 UU 20/1947, 199 Rbg, 19 UU 14/1970), dan banding hanya diperuntukkan bagi pihak yang dikalahkan atau merasa dirugikan.
Permohonan banding harus diajukan kepada panitera Pengadilan Negeri yang menjatuhkan putusan dalam empat belas hari terhitung mulai hari berikutnya hari pengumuman putusan kepada yang berkepentingan (ps. 7 UU 20./1947, 199 Rbg) atau diberitahukannya putusan kepada pihak yang bersangkutan. Kalau dalam batas waktu empat belas hari telah lewat dan kemudian diajukan permohonan banding oleh salah satu pihak, maka Pengadilan Negeri tidak boleh menolaknya akan tetapi wajib meneruskanya ke Pengadilan Tinggi, sebab yang berhak menolak atau menerima permohonan banding hanyalah Pengadilan Tinggi.
Dalam tingkat banding, hakim tidak boleh mengabulkan lebih daripada yang dituntut atau memutuskan hal-hal yang tidak dituntut. Jadi hakim harus membiarkan putusan dalam tingkat peradilan pertama sepanjang tidak dibantah dalam tingkat banding (tantum devolatum quantum apellatum).
3.  Prorogasi.
Prorogasi adalah mengajukan suatu sengketa berdasarkan suatu persetujuan kedua belah pihak kepada hakim yang sesungguhnya tidak berwenang memeriksa sengketa tersebut, yaitu kepada hakim dalam tingkat peradilan yang lebih tinggi (Pengadilan Tinggi). Pengadilann bandingg yang memeriksa sengketa dalam Prorogasi bertindak sebagai badan pengadilan dalam tinkat peradilan pertama. Semua ketentuan yang berlaku bagi pengadilan tingkat pertama berlaku bagi pengadilan banding yang sedang melakukan pemeriksaan dalam Prorogasi. Pengadilan banding yang memeriksa Prorogasi itu memeriksa dan memutus dalam tingkat pertama dan terakhir, sehingga putusannya hanya dapat dimintakan kasasi.
4.    Kasasi
Terhadap putusan-putusan yang diberikan dalam tingkat akhir oleh pengadilan-pengadilan lain daripada mahkamah agung demikian pula terhadap putusan pengadilan yang dimintakan banding dapat dimintakan kasasi kepada Mahkamah Agung oleh pihak-pihak yang berkepentingan (ps. 10 ayat 3, 20 UU 14/1970, 43 UU no. 14 tahun 1985). Kasasi hanya mungkin dan diijinkan terhadap putusan yang diambil dalam lingkungan peradilan umum biasa.
Permohonan kasasi dapat diajukan kepada panitera dari pengadilan yang menjatuhkan putusan yang dimohonkan (ps. 113 ayat 1 UU 1/1950) dan biasanya Pengadilan Tinggi, akan tetapi dapat juga diajukan kepada kepaniteraan pengadilan yang memutus perkara yang bersangkutan dalam peradilan tingkat pertama. Permohonan kasasi dapat diajukan baik secara lisan maupun tulisan dalam tenggat waktu 14 hari sesudah putusan atau penetapan pengadilan yang dimaksudkan diberitahukan kepada pemohon (ps. 46 UU no. 14 tahun 1985). Dalam tenggat waktu 14 hari setelah permohonan yang dimaksud dalam buku daftar pemohon kasasi wajib menyampaikan memori kasasi (ps. 47 UU no. 14 tahun 1985). permohonan kasasi yang melampaui tenggat waktu yang telah ditentukan atau penerimaan memori kasasi yang melampaui tenggat waktu yang ditentukan harus dinyatakan tidak dapat diterima. Tidak mengajukan risalah kasasi akan menyebabkan tidak diterimanya permohonan kasasi. Dalam risalah kasasi harus dimuat keberatan-keberatan atau alasan-alasan yang berhubungan dengan pokok persoalan perkara.
Dalam meninjau alasan-alassan hukum yang dipergunakan dalam permohonan kasasi, dipakai sebagai dasar pasal 30 UU no. 14 tahun 1985, yaitu karena:
a.  Tidak berwenang atau melampaui batas wewenang.
b.  Salah menerapkan atau melanggar hukum yang berlaku.
c.  Lalai memenuhi syarat-syarat yang diwajibkan oleh peraturan-perundang-undangan yang mengancam kelalaian itu dengan batalnya putusan yang bersangkutan.
Yang dianggap sebagai saat mengajukan kasasi ialah saat penerimaan permohonan kasasi (ps. 113 UU 1/1950). Pemeriksaan perkara dalam tingkat kasasi didasarkan pada waktu penerimaan permohonan kasasi, walaupun risalah kasasi telah diterima lebih dahulu. Yang dimaksud sebagai tanggal permohonan kasasi ialah tanggal pada waktu biaya perkara diterima oleh pantiera yang berangkutan. Sedang apabila biaya perkara diterima melampaui tenggat waktu, maka permohonan kasasi dianggap tidak ada.
5.  Peninjauan kembali.
Putusan yang dijatuhkan dalam tingkat terakhir dan putusan yang dijatuhkan di luar hadir tergugat (verstek) dan yang tidak lagi terbuka kemungkinan untuk mengajukan perlawanan dapat ditinjau kembali atas permohonan orang yang pernah menjadi salah satu pihak di dalam perkara yang telah diputus dan dimintakan peninjauan kembali (request civil). Permohonan peninjauan kembali dapat diajukan baik secara tertulis maupun lisan (UU no 14 tahun 1985 ps. 71) oleh para pihak sendiri (UU no 14 tahun 1985 ps. 68 ayat 1) kepada MA melalui Ketua Pengadilan Negeri yang memutus perkara dalam tingkat pertama (UU no 14 tahun 1985 ps. 70). Permohonan peninjauan kembali tidak menangguhkan atau menghentikan pelaksanaan putusan pengadilan dan dapat dicabut selama belum diputus serta hanya dapat diajukan hanya satu kali saja (UU no 14 tahun 1985 ps. 66). 14 hari setelah Ketua Pengadilan Negeri yang memutus perkara dalam tingkat pertama menerima permohonan peninjauan kembali maka panitera mengirimkan salinan permohonan kepada pihak lawan.

Adapun alasan-alasan peninjauan kembali adalah (UU no 14 tahun 1985 ps. 67):

a.  Apabila putusan didasarkan pada suatu kebohongan atau tipu muslihat pihak lawan yang diketahui setelah perkaranya diputus atau didasarkan pada bukti-bukti yang kemudian oleh hakim pidana dinyatakan palsu.
b.  Apabila setelah perkara diputus, ditemukan surat-surat bukti yang bersifat menentukan yang ada waktu perkara diperiksa tidak dapat ditemukan.
c.  Apabila telah dikabulkan suatu hal yang tidak dituntut atau lebih dari yang dituntut.
d. Apabila mengenai sesuatu bagian dari tuntutan yang belum diputus tanpa mempertimbangkan sebab-sebabnya.
e.  Apabila antara pihak-pihak yang sama mengenai suatu soal yang sama atas dasar yang sama oleh Pengadilan yang sama atau sama tingkatannya telah diberikan putusan yang bertentangan satu sama lain.
f.  Apabila dalam suatu putusan terdapat suatu kekhilafan hakim atau suatu kekeliruan yang nyata.

Indahnya Berbagi di Bulan Suci Bersama Len Industri

Indahnya Berbagi di Bulan Suci Bersama Len Industri

Indahnya Berbagi di Bulan Suci Bersama Len Industri

Indahnya Berbagi di Bulan Suci Bersama Len Industri
Indahnya Berbagi di Bulan Suci Bersama Len Industri

BANDUNG (29/05/19) – PT Len Industri (Persero) tidak melewatkan Bulan Ramadhan ini

untuk senantiasa berbagi kepada sesama melalui semangat kebersamaan.

Berbagai kegiatan sosial telah dilakukan oleh perusahaan pada tahun ini. Antara lain dengan mengadakan pasar murah 2.000 paket, bedah rumah 10 unit, sarana air bersih 2 unit, beasiswa pendidikan 31 siswa, serta bantuan elektrifikasi & MCK 166 unit. Rangkaian kegiatan tersebut dikemas dalam kegiatan Safari Ramadhan bersama BUMN lain (Biofarma, Jasatirta II, Jasamarga) di Cirebon, Jawa Barat (20-21/05).

Kegiatan selanjutnya berupa pembagian 1.000 Kitab Suci Al-Quran untuk daerah Provinsi Jawa Barat.

Program tersebut merupakan bagian dari Safari Ramadhan Program BUMN Hadir Untuk Negeri yang total membagikan 34.000 Kitab Suci Al-Quran secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Kegiatal sosial Ramadhan lainnya yakni santunan kepada anak yatim, dhuafa, dan tunanetra, pembagian paket lebaran 700 paket untuk masyarakat sekitar perusahaan, serta akan ditutup dengan Mudik Bareng. Adapun dana yang disalurkan tidak hanya dari instansi-instansi Len Incorporated, namun juga dikumpulkan secara sukarela dari karyawan/wati Len Incorporated.

Manajer Komunikasi Korporasi, Rastina Anggraeni menjelaskan, “Sebanyak 450 anak yatim dari 23 yayasan

atau panti anak yatim dan dhuafa datang di acara buka bersama serta santunan Senin kemarin. Dana yang terkumpul sebanyak Rp. 203 juta, cukup banyak. Terima kasih kepada semua yang menitipkan sebagian rizkinya, semoga Allah SWT membalas kebaikanya. Kegiatan sosial selanjutnya tanggal 30 dan 31 Mei nanti kita juga akan memberangkatkan 645 pemudik untuk mudik gratis dari Jakarta dan Bandung ke Solo, Semarang, Yogyakarta, Cilacap, dan Lampung.”

Mudik gratis bareng BUMN tahun ini PT Len Industri tergabung dalam NDHI (National Defence and Hightech Industry, bersama PT Dirgantara Indonesia, PT INTI, PT Pindad, PT Inuki, dan PT Dahana. Dua ribu lebih pemudik akan diberangkatkan dari Jakarta di tanggal 30 Mei dan dari Bandung pada tanggal 31 Mei 2019.

“Bahkan teman-teman di lokasi proyek, seperti rekan-rekan kita di proyek LRT Jabodebek juga turut membagikan sembako gratis kepada masyarakat sekitar. Bulan Ramadhan mampu membangkitkan jiwa sosial setiap insan muslim,” pungkas Rasti.
(Pun)

 

Baca Juga :

 

 

Perpanjang Contraflow Tol Cikampek Urai Kemacetan

Perpanjang Contraflow Tol Cikampek Urai Kemacetan

Perpanjang Contraflow Tol Cikampek Urai Kemacetan

Perpanjang Contraflow Tol Cikampek Urai Kemacetan
Perpanjang Contraflow Tol Cikampek Urai Kemacetan

BANDUNG –  Jalan Tol Jakarta Cikampek arah Cikampek, Jasa Marga mengubah area

pemberlakuan contraflow yang semula di titik Km 29 s.d Km 61, sejak pukul 13.15 WIB diperpanjang dari Km 35 s.d Km 69. Hal ini dilakukan untuk semakin memperlancar kendaraan mudik.

Corporate Communications Department Head, Jasa Marga, Irra Susiyanti menjelaskan pihaknya juga menambah kapasitas lajur contraflow secara bertahap yang semula satu lajur menjadi dua lajur.

“Di awali dari Km 60 sampai Km 69 yang terintegrasi langsung dengan jalur one way

dan akan dilanjutkan hingga titik awal contra flow di Km 35,”kata Irra dalam keterangan resminya.

Menurutnya, hal ini dilakukan karena jalur arah sebaliknya (arah Jakarta) relatif kosong sehingga penambahan lajur arah Cikampek dimungkinkan untuk mencairkan kepadatan Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek terutama menjelang titik-titik  rest area Km 33, Km 39, Km 50 dan Km 57.

Adapun untuk rekayasa lalu lintas contraflow  maupun one way atas diskresi Kepolisian sangat

situasional tergantung kondisi lalu lintas.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan yang melakukan perjalanan jauh agar dapat mengantisipasi lebih dini untuk mengambil lajur contraflow. Sedangkan untuk pengguna jalan dengan jarak perjalanan yang pendek, agar tetap menggunakan lajur normal.

“Tetap hati-hati berkendara, perhatikan rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan. Pastikan kecukupan saldo uang elektronik dan BBM sebelum memasuki jalan tol agar perjalanan lebih nyaman,”jelas dia. Jo

 

Sumber :

https://birmingham.eventful.com/events/ghost-adventures-/E0-001-126827440-3

Mudik dan kemacetan di mata Pakar ITB

Mudik dan kemacetan di mata Pakar ITB

Mudik dan kemacetan di mata Pakar ITB

Mudik dan kemacetan di mata Pakar ITB
Mudik dan kemacetan di mata Pakar ITB

BANDUNG – Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Alumni,

dan Komunikasi Insititut Teknologi Bandung, Dr. Miming Miharja yang juga merupakan pakar di bidang sistem infrastruktur wilayah dan kota mengatakan Budaya mudik telah menjadi kebiasaan bangsa sehingga wajar sekali bila difasilitasi. Jika terjadi macet adalah hal yang masih wajar.

Pada dasarnya, macet adalah persoalan penawaran dan permintaan. Secara sederhana, kedua istilah tersebut dapat dianalogikan sebagai volume/kapasitas jalan dan jumlah kendaraan/pengguna jalan. Sesuai dengan yang telah diterangkan di atas, kemacetan akan berkurang jika kapasitas jalan ditambah atau pertumbuhan pengguna jalan dikurangi ataupun ditahan.

“Untuk sekarang ini, permasalahannya ada di penggunaan kendaraan pribadi, bukan hanya saat mau lebaran, di hari-hari biasa pun, kemacetan adalah hal yang sangat sering terjadi,” ujarnya seperti disiarkan Humas ITB, Senin (3/6).

Ia meyakini bahwa adanya pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan Indonesia

yang menurun tentu membuat semakin banyak masyarakat yang mampu membeli kendaraan pribadi.

“Ini makanya, ada lagi penyebab kedua, kita tahu bahwa ada banyak upaya pemerintah untuk menambah jalan-jalan agar menambah kapasitas lalu lalang kendaraan, tapi itu saja tidak cukup, harus ada perbaikan infrastruktur untuk kendaraan umum juga yang diprioritaskan, ” lanjut Miming.

Sehingga masyarakat bisa beralih menggunakan transportasi umum saat mudik maupun untuk kegiatan sehar-hari. Perbaikan tersebut termasuk di dalamnya penentuan tarif, kenyamanan, kapasitas penumpang, dan kecepatan/waktu tempuh perjalanan.

Menyoal perbaikan infrastruktur, terkhususnya pembangunan jalan baik tol

maupun bukan tol, juga harus dirancang dengan hati-hati. Adanya fasilitas jalan yang semakin mudah dan nyaman sudah pasti sangat bisa dimanfaatkan oleh industri otomotif untuk menjadikannya daya pikat baru bagi masyarakat calon pembeli.

“Karena memang dalam sistem transportasi, sesuai teori transportasi, ada hubungan antara perbaikan kapasitas jalan dan kenaikan permintaan/pengguna jalan. Oleh karena itu, pemerintah harus bisa menciptakan kebijakan yang menunjukkan kesungguhan dalam revitalisasi kendaraan umum, ” tegasnya.

Dalam periode yang sama, menurut Miming, pemerintah juga harus bisa untuk tetap menerapkan disinsentif bagi pengguna kendaraan pribadi. “Disinsentif bisa berbagai macam ya, mulai dari kebijakan lahan parkir, tarif parkir, tarif tol, dan lain sebagainya, ” tambahnya. Dengan begini, ia meyakini bahwa kedepan orang akan lebih memilih untuk menggunakan kendaraan umum, yang berarti fasilitas kendaraan umum juga harus sudah siap sebelum kebijakan disinsentif diberlakukan.

Ia mengatakan, perlu diingat juga bahwa kemacetan merupakan masalah turunan. Artinya, kemacetan merupakan masalah yang timbul karena hal-hal lebih fundamental, misalnya distribusi ekonomi yang tidak merata, pembangunan infrastruktur yang terpusat, dan sebagainya. Oleh karena itu, untuk kebijakan yang lebih strategis, urusan kemacetan harus diselesaikan dari akar-akar penyebabnya.

“Manajemen transportasi juga punya batasan, kita bisa melakukan rekayasa sistem transportasi secara efektif ketika volume to capacity ratio (VCR) nya kurang dari satu,” ungkap Miming.

Maksudnya, rekayasa sistem, seperti penggunaan jalur satu arah, penutupan jalan, dan sebagainya, hanya bisa dilakukan ketika perbandingan antara pengguna jalan terhadap kapasitas ada di nilai yang kurang dari angka satu. Jika berada di atas angka satu, maka harus digunakan pendekatan lain dalam menanggulangi masalah macet tersebut.

Miming optimis bahwa pemerintah telah berupaya semaksimal mungkin dalam menanggulangi masalah macet ini. Harus diingat, kemacetan suatu negara adalah salah satu indeks penilaian bagi investor untuk menanam modal di negara tersebut. Jadi, permasalahan kemacetan harus diselesaikan secepat mungkin.

“Kalau pun masalah macet ini masih ada, saya yakin pemerintah hanya belum berhasil sepenuhnya. Indonesia adalah negara yang kompleks sistem transportasinya, melihat pemerintah telah berupaya banyak dalam merevitalisasi infrastruktur transportasi, saya yakin kedepannya akan lebih baik. Yang penting tinggal pemerataan dan pembuatan serta implementasi kebijakan yang tepat terkait isu ini, ” jelasnya. Jo

 

Sumber :

https://yaplog.jp/ojelhtcmandiri/archive/2

 Fungsi Bisnis

 Fungsi Bisnis

 Fungsi Bisnis

 Fungsi Bisnis
Fungsi Bisnis

 

Fungsi bisnis adalah

untuk menciptakan nilai (kegunaan) suatu produk, yang semula kurang bernilai, setelah diubah atau diolah menjadi menjadi dapat memenuhi kebutuhan masyarakat / konsumen. Nilai kegunaan (Utility Value) yang diciptakan oleh kegiatan bisnis, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat adalah terangkum dalam fungsi utama bisnis.

Fungsi utama bisnis adalah

menciptakan nilai suatu produk atau jasa dengan cara :
– Bisnis berfungsi untuk mengubah bentuk bisnis(form utility), yang tidak lain dari fungsi produksi
– Bisnis berfungsi untuk memindahkan bentuk (place utility), atau fungsi distribusi
–  Bisnis mengubah pemilikan (possessive utility), yaitu fungsi penjualan
–  Bisnis berfungsi menunda waktu kegunaan. (time utility), atau fungsi pemasaran

Steinhoff menyebutkan ada tiga fungsi utama bisnis, yaitu :

– Untuk mencari bahan mentah (acquiring raw material)
– Untuk mengubah bahan mentah menjadi barang jadi(manufacturing raw materials into product)
– Untuk menyalurkan barang yang sudah jadi tersebut ketangan konsumen (distributing product 
Baca Juga :