Tokoh Politik Hingga Pejabat Pemerintah Hadiri Launching TYI

Tokoh Politik Hingga Pejabat Pemerintah Hadiri Launching TYI

Tokoh Politik Hingga Pejabat Pemerintah Hadiri Launching TYI

 

Tokoh Politik Hingga Pejabat Pemerintah Hadiri Launching TYI

Bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-39

Kamis (10/08/2017), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi melaunching The Yudhoyono Institute (TYI) di XXI Ballroom Djakarta Theater, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat.

Susilo Bambang Yudhoyono

Selain founder TYI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beserta isteri Ani Yudhoyono dan isteri AHY, Annisa Pohan bersama anak-anak mereka, acara itu pun turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, tokoh politik, hingga kalangan pejabat pemerintahan. Diantaranya ada mantan Menteri Perhubungan Hatta Radjasa, mantan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Wali Kota Bogor Bima Arya, juga Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Selain nama-nama di atas

hadir pula putera-puteri mantan Presiden RI, duta besar dan perwakilan negara sahabat, perwakilan lembaga internasional, lembaga think thank, perwakilan universitas dan akademi serta pimpinan media massa.

Seni tradisional

Acara yang diawali dengan santap makan malam bersama, lalu dimulai dengan beragam atraksi seni tradisional yang dibawakan mulai kalangan anak-anak hingga remaja. Lantas acara diakhiri dengan sebuah lagu yang berjudul “Aku Harus Yakin”.

Pada kesempatan itu

AHY pun secara khusus menyampaikan terima kasihnya kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). “Saya ingin ucapkan terima kasih khusus ke Bapak Presiden Jokowi. Saya memohon doa restu dan beliau juga menyampaikan harapan baik untuk institusi ini, tentunya untuk menyiapkan pemimpin masa depan,” kata AHY.

 

Artikel terkait :

Lantik 187 Pejabat Struktural Di Lingkungan

Lantik 187 Pejabat Struktural Di Lingkungan

Lantik 187 Pejabat Struktural Di Lingkungan

 

Lantik 187 Pejabat Struktural Di Lingkungan

Wali Kota Bogor Bima Arya

Wali Kota Bogor Bima Arya kembali melantik sejumlah pejabat struktural eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di ruang Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Jumat (11/08/2017). Pejabat yang dilantik tersebut selain dirotasi ada juga yang dipromosikan.

Bima mengatakan

menjelang pelantikan ini ia mengaku banyak menerima aspirasi, harapan dan keinginan. Baik itu dari perorangan, kedinasan maupun kelembagaan atas posisi yang diharapkan.

“Wajar saja jika ada harapan dari pribadi, perorangan ataupun dari kedinasan, yang penting untuk kita camkan dan kita yakini, bahwa harapan itu karena warga Kota Bogor ingin dilayani sebaik-baiknya,” tuturnya.

Menurut Bima

semua itu dikembalikan kepada dua hal yakni proses dan aturan. Baperjakat memastikan bahwa proses itu berjalan dan Kepegawaian memastikan bahwa segala sesuatu sesuai aturan. Kepangkatan, jabatan, golongan, kepatutan dan kelayakan.

Bima menegaskan

Tidak ada jalan singkat menuju puncak. Tidak ada jalan pintas menuju pentas. Tidak ada jalan yang mudah untuk mengubah. “Kami minta kepada semua bekerjalah dengan ikhlas untuk kepentingan masyarakat banyak, mudah-mudahan semua akan indah pada waktunya,” tegasnya.

IV A dan IV B

Sebagai informasi pejabat struktural eselon IV A dan IV B yang di rotasi sebanyak 130 orang sedangkan yang mendapat promosi 54 orang. Sementara untuk golongan III B, promosi 1 orang dan rotasi 2 orang. Jumlah keseluruhan pejabat yang dilantik 187 orang.

 

Sumber : https://dogetek.co/

Penegak & Pandega Asal Jabar Ikuti Raimuna Nasional XI

Penegak & Pandega Asal Jabar Ikuti Raimuna Nasional XI

Penegak & Pandega Asal Jabar Ikuti Raimuna Nasional XI

 

Penegak & Pandega Asal Jabar Ikuti Raimuna Nasional XI

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (Demiz) melepas peserta Raimuna Nasional XI Tahun 2017 asal Jawa Barat di Aula Barat Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Jumat pagi (11/8/17). Raimuna Nasional merupakan kegiatan pertemuan besar Pramuka anggota Penegak yang berusia antara 16-20 tahun dan anggota Pandega usia 21-25 tahun.

Provinsi Jawa Barat

Provinsi Jawa Barat mengirim 623 orang peserta dan 55 orang pimpinan kontingen. Para peserta merupakan anggota Penegak dan Pandega dari 27 kwartir cabang kabupaten/kota di Jawa Barat. Raimuna Nasional kali ini digelar pada 13-21 Agustus 2017 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur dengan peserta lebih dari 11.000 orang dari 34 provinsi.

Pada acara pelepasan ini, Wagub melepas peserta Raimuna asal Jawa Barat dari lima kabupaten/kota di Bandung Raya, yaitu dari Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang. Sementara peserta lainnya langsung menuju Buperta Cibubur dari kabupaten/kota masing-masing.

Para anggota Pramuka

Para anggota Pramuka yang akan mengikuti Raimuna Nasional adalah anggota Penegak dan Pandega berusia muda. Untuk itu, dalam sambutannya di acara pelepasan Wagub Demiz berpesan agar mereka lebih bisa berkontribusi dalam perubahan dan pembangunan bangsa. Terlebih saat ini ada dua tantangan besar yang dihadapi bangsa ini yaitu masalah kebangsaan dan masalah sosial.

Masalah kebangsaan seperti lunturnya rasa cinta Tanah Air

semangat bela negara, serta persatuan dan kesatuan bangsa. Sedangkan masalah sosial seperti peredaran dan penyalahgunaan narkoba, radikalisme, kriminalisme, korupsi, pengangguran, kemiskinan, dan kesenjangan sosial.

Wagub Gerakan Pramuka

Oleh karena itu, menurut Wagub Gerakan Pramuka harus hadir sebagai wadah pendidikan karakter dan kebangsaan di kalangan kaum muda, agar bangsa ini tidak kehilangan generasi yang akan berujung pada runtuhnya sebuah bangsa. “Dan seiring dengan semangat revitalisasi Gerakan Pramuka, Kwarda Jawa Barat harus lebih giat dan menjadi yang terdepan di tingkat nasional, dengan terus meramu progam-program kepramukaan yang gaul, keren, dan up to date, kreatif dan inovatif, serta asyik, gembira dan menyenangkan, dan berorientasi kecakapan dalam Satuan Karya masing-masing,” pinta Wagub.

Jadi mengikuti gerakan Pramuka janga merasa tersiksa, terpaksa ya,” tambahnya.

Kontribusi lain yang bisa dilakukan anggota Pramuka adalah melalui pengembangan tagline baru Gerakan Pramuka saat ini yaitu “Setiap Pramuka adalah Kantor Berita”. Diharapkan gerakan ini bisa mendorong seluruh Anggota Pramuka untuk menjadi agen-agen pendidikan literasi media secara sehat dan produktif. Dengan cara aktif menyebarluaskan pesan-pesan yang bermanfaat, memerangi berita palsu, fitnah, dan ujaran kebencian.

Selain itu

Wagub juga berharap melalui ajang Raimuna Nasional tersebut para peserta bisa memanfaatkannya utnuk membangun jaringan komunikasi dan persaudaraan. “Manfaatkan kesempatan berharga ini (Raimuna Nasinal XI) untuk menimba ilmu dan pengalaman, serta membangun persaudaraan dengan sesama Anggota Pramuka. Jaga diri, jaga teman, dan tunjukkan potensi terbaik yang Adik-Adik miliki untuk mengharumkan nama baik Jawa Barat,” ungkap Wagub.

Sementara itu

Wakabina Wasa Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat Engkus Sutisna mengatakan bahwa pada Raimuna Nasional (Rainas) kali ini Jawa Barat mengirim kontigen dalam jumlah besar. Selain itu, 50% dari kepanitiaan Raimuna Nasional XI berasal dari Jawa Barat yang diharapkan bisa berperan aktif dalam menyukseskan Rainas XI.

Kata Engkus motto kontingen Jawa Barat pada Raimuna Nasional kali ini yaitu “Jabarkeun Raimuna Nasional”. “Sehingga dengan demikian kita harapkan kontingen Kwartir Daerah Jawa Barat bisa tampak eksis, semarak, dan tentunya menampilkan ciri khas orang Jawa Barat itu sendiri,” ucap Engkus dalam laporannya di acara pelesapan kontingen Raimuna Nasional asal Jabar.

Selain itu, Kontingen Jabar juga akan menampilkan Festival Kentongan dalam pembukaan Raimuna Nasional XI pada Senin, 14 Agustus 2017, yang akan diikuti oleh seluruh peserta dari 34 provinsi. Presiden RI sebagai Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka, Kakak Joko Widodo dijadwalkan akan membuka secara langsung Raimuna Nasional XI Tahun 2017.

Pada kesempatan ini, hal lain Wagub menekankan terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 mendatang. Bagi para anggota Pramuka yang telah memiliki hak pilih, Wagub meminta agar mereka bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik dan aktif dalam mengawasi gelaran pesta demokrasi tersebut.

Pilkada Serentak Tahun 2018 dan Pemilu Tahun 2019

“Terkait dengan gelaran Pilkada Serentak Tahun 2018 dan Pemilu Tahun 2019 mendatang, Kakak juga mengharapkan Kwarda Jawa Barat dapat kembali terlibat dalam pengawasan partisipatif, khususnya bagi anggota Penegak dan Pandega yang telah masuk dalam kategori Pemilih Pemula,” tutur Wagub.

Sumber : https://symbiantweet.com/

Buka-bukaan Soal Mafia Hukum di PPATK

Buka-bukaan Soal Mafia Hukum di PPATK

Buka-bukaan Soal Mafia Hukum di PPATK

Buka-bukaan Soal Mafia Hukum di PPATK
Buka-bukaan Soal Mafia Hukum di PPATK

Dua hari lagi mantan Menkeu Sri Mulyani

terbang ke Washington DC. Sebelum hijrah, dia akan hadir dalam diskusi soal mafia hukum. Acara ini digelar di kantor Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK).

“Diskusi tentang mempersatukan energi dalam memberantas mafia hukum,” kata anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Mas Achmad Santosa, saat dihubungi detikcom, Senin (24/5/2010).

 

Selain Sri Mulyani, Menkum HAM Patrialis Akbar

Ketua Komisi III Benny K Harman, dan Sekjen TII Teten Masduki juga menjadi pembicara. Diskusi digelar pukul 09.30-12.30 WIB di auditorium PPATK, Jl Juanda No 36, Jakarta. Sri Mulyani dan Patrialis nanti akan akan mengupas tuntas terkait mafia hukum yang berada di lingkungan masing-masing.

“Juga akan dilaunching website Satgas dan buku modus operandi dan akar pemasalahan mafia hukum,” ujar Mas Ahmad Santosa.

Baca Juga : 

Fitur Terbaru di Edge, Ini Fiturnya

Fitur Terbaru di Edge, Ini Fiturnya

Fitur Terbaru di Edge, Ini Fiturnya

Fitur Terbaru di Edge, Ini Fiturnya
Fitur Terbaru di Edge, Ini Fiturnya

Kiprah peramban Microsoft Edge

memang tak secemerlang peramban Chrome besutan Google. Hal tersebut membuat Microsoft gencar mempromosikan Microsoft Edge.

Edge dirilis beberapa pekan setelah mengakhiri dukungan untuk browser lamanya Internet Explorer, dan untuk menjadi pramban yang diandalkan penggunanya seperti pesaingnya, Chrome, Edge terus menggulirkan fitur terbaru.

 

Dilaporkan The Verge, Edge

hadir dengan konsumsi daya baterai yang diklaim lebih irit, kinerja, dan keamanan yang lebih baik.

Selain lebih hemat dalam konsumsi daya baterai, Edge juga diklaim berkinerja lebih cepat dan aman, dirancang khusus untuk Windows 10.

Smartphone Lipat Microsoft Segera Rilis?

Browser Microsoft Edge juga menawarkan tampilan baca yang lebih baik. Membaca menjadi lebih mudah dengan menampilkan highlight atau anotasi.

Microsoft Edge membantu pengguna meningkatkan kemampuan baca dan lebih fokus. Untuk mendukung itu, Microsoft Store juga menyediakan buku-buku yang disinkronkan ke perangkat apa pun.

Peramban yang sudah dilengkapi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) itu menampilkan warna-warna khusus untuk identifikasi ucapan dengan Grammer Tools.

Microsoft Akan Mudahkan Membuat Tabel Excel dari Foto

Gunakan Grammar Tools untuk mengidentifikasi bagian-bagian dengan warna berbeda –menyoroti kata benda, kata kerja, dan kata sifat.

Dalam hal penerjemahan, Microsoft Edge memudahkan pengguna mengakses kamus, menyoroti kata dan definisi muncul secara otomatis dari kamus offline. Tidak perlu klik Kanan.

Selain itu, untuk meredam peredaran hoaks, Edge menyematkan fitur yang bisa diandalkan.

Yakni NewsGuard, kehadiran fitur ini merupakan kelanjutan dari program Microsoft Defending Democracy. Seperti dilaporkan Mashable.

Windows 10 Didukung 800 Juta Perangkat?

Fitur ini tidak aktif secara otomatis. Pengguna Microsoft Edge harus mengaktifkannya lebih dulu melalui menu pengaturan.

Dijelaskan Microsoft, untuk sekarang, NewsGuard masih fokus pada situs asal Amerika Serikat, tapi nantinya situs luar negeri lain akan dimasukkan dalam daftar.

Tim NewsGuard sendiri dipimpin oleh mantan penerbit dari Wall Street Journal hingga mantan direktur CIA. Oleh sebab itu, fitur ini mengandalkan manusia untuk penyaringan berita, bukan algoritma.

Sumber : https://ngelag.com/

Penyidikan, Sanksi Administratif dan Ketentuan Pidana

Penyidikan, Sanksi Administratif dan Ketentuan Pidana

Penyidikan, Sanksi Administratif dan Ketentuan Pidana

Penyidikan, Sanksi Administratif dan Ketentuan Pidana
Penyidikan, Sanksi Administratif dan Ketentuan Pidana

Ada dua belas ketentuan dalam undang-undang

ini yang dapat dikenai sanksi administratif berupa pencabutan izin, yang dilakukan setelah diberi peringatan tertulis. Pengenaan sanksi adminsitrasi dalam ketentuan ini dimaksudkan sebagai upaya pemerintah dalam rangka pengawasan dan pengendalian penyelenggaraan telekomunikasi. Keduabelas alasan yang dapat dikenai sanksi administratif itu adalah terhadap:

  1. Setiap penyelenggara jaringan telekomunikasi dan atau penyelenggara jasa telekomunikasi yang tidak memberikan kontribusi dalam pelayanan;
  2. Penyelenggara telekomunikasi tidak memberikan catatan atau rekaman yang diperlukan pengguna;
  3. Penyelenggara jaringan telekomunikasi yang tidak menjamin kebebasan penggunanya memilih jaringan telekomunikasi lain untuk pemenuhan kebutuhan telekomunkasi;
  4. Penyelenggara telekomunikasi yang melakukan kegiatan usaha penyelenggaraan telekomunikasi yang bertentangan dengan kepentingan umum, kesusilaan, keamanan, atau ketertiban umum;
  5. Penyelenggara jaringan telekomunikasi yang tidak menyediakan interkoneksi apabila diminta oleh penyelenggara jaringan telekomunikasi lainnya;
  6. Penyelenggara jaringan telekomunikasi dan atau penyelenggara jasa telekomunikasi yang tidak membayar biaya hak penyelenggaraan telekomunikasi yang diambil dari prosesntase pendapatan;
  7. Penyelenggara telekomunikasi khusus untuk keperluan sendiri dan keperluan pertahanan keamanan negara yang menyambungkan telekomunikasinya ke jaringan penyelenggara telekomunikasi lainnya;
  8. Penyelenggara telekomunikasi khusus untuk keperluan penyiaran yang menyambungkan telekomunikasinya ke penyelenggara telekomunikasi lainnya tetapi tidak digunakan untuk keperluan penyiaran;
  9. Pengguna spektrum frekuensi radio dan orbit satelit yang tidak mendapat izin dari Pemerintah;
  10. Pengguna spektrum frekuensi radio dan orbit satelit yang tidak sesuai dengan peruntukannya dan yang saling menggaggu.
  11. Pengguna spektrum frekuensi radio yang tidak membayar biaya penggunaan frekuensi, yang besarannya didasarkan atas penggunaan jenis dan lebar pita frekuensi;

Pengguna orbit satelit yang tidak membayar biaya hak penggunaan orbit satelit.

Dalam UU no.36 th.1999 juga terdapat pasal yang menyangkut tentang penyidikan yaitu terdapat pada pasal 44 ayat 1 dan ayat 2.

Ayat 1:” Selain Penyidik Pejabat Polisi Negara Republik Indonesia, juga Pejabat Pegawai Negeri Sipil tertentu di lingkungan Departemen yang lingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidang telekomunikasi, diberi wewenang khusus sebagai penyidik sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Hukum Acara Pidana untuk melakukan penyidikan tindak pidana di bidang telekomunikasi.”

Ayat 2:” Penyidik Pegawai Negeri Sipil sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berwenang :

  1. melakukan pemeriksaan atas kebenaran laporan atau keterangan berkenaan dengan tindak pidana di bidang telekomunikasi;
  2. melakukan pemeriksaan terhadap orang dan atau badan hukum yang diduga melakukan tindak pidana di bidang telekomuniksi.
  3. menghentikan penggunaan alat dan atau perangkat telekomunikasi yang menyimpang dari ketentuan yang berlaku;
  4. memanggil orang untuk didengar dan diperiksa sebagai saksi atau tersangka;
  5. melakukan pemeriksaan alat dan atau perangkat telekomunikasi yang diduga digunakan atau diduga berkaitan dengan tindak pidana di bidang telekomunikasi;
  6. menggeledah tempat yang diduga digunakan untuk melakukan tindak pidana di bidang telekomunikasi;
  7. menyegel dan atau menyita alat dan atau perangkat telekomuniksi yang digunakan atau diduga berkaitan dengan tindak pidana di bidang telekomunikasi;
  8. meminta bantuan ahli dalam rangka pelaksanaan tugas penyidikan tindak pidana di bidang telekomunikasi; dan
  9. mengadakan penghentian penyidikan.”

 

Selain Undang-undang Hukum acara pidana di UU no.36 th.1999

juga disebutkan pasal yang mengenai sanksi-sanksinya yaitu pasal 45 dan pasal 46. Untuk ketentuan Pidana disebutkan pada pasal 47 sampai pasal 59.

 

Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik

Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik adalah ketentuan yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia, yang memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia. Rangkuman singkat dari UU ITE adalah sebagai berikut:

  1. Tanda tangan elektronik memiliki kekuatan hukum yang sama dengan tanda tangan konvensional (tinta basah dan bermaterai). Sesuai dengan e-ASEAN Framework Guidelines (pengakuan tanda tangan digital lintas batas).
  2. Alat bukti elektronik diakui seperti alat bukti lainnya yang diatur dalam KUHP.
  3. UU ITE berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum, baik yang berada di wilayah Indonesia maupun di luar Indonesia yang memiliki akibat hukum di Indonesia.
  4. Pengaturan Nama domain dan Hak Kekayaan Intelektual.
  5. Perbuatan yang dilarang (cybercrime) dijelaskan pada Bab VII (pasal 27-37):
    • Pasal 27 (Asusila, Perjudian, Penghinaan, Pemerasan)
  • Pasal 28 (Berita Bohong dan Menyesatkan, Berita Kebencian danPermusuhan)
  • Pasal 29 (Ancaman Kekerasan dan Teror)
  • Pasal 30 (Akses Komputer Pihak Lain Tanpa Izin, Cracking)
  • Pasal 31 (Penyadapan, Perubahan, Penghilangan Informasi)
  • Pasal 32 (Pemindahan, Perusakan dan Membuka Informasi Rahasia)
  • Pasal 33 (Virus, DoS)
  • Pasal 35 (Pemalsuan Dokumen Otentik / phishing)
  • Sumber : https://www.sekolahbahasainggris.co.id/

Pangdam III/Siliwangi Jamin Keamanan Kunjungan RI 1 di Jabar

Pangdam III Siliwangi Jamin Keamanan Kunjungan RI 1 di Jabar

Pangdam III/Siliwangi Jamin Keamanan Kunjungan RI 1 di Jabar

Pangdam III Siliwangi Jamin Keamanan Kunjungan RI 1 di Jabar
Pangdam III Siliwangi Jamin Keamanan Kunjungan RI 1 di Jabar

BANDUNG-Dalam rangka kunjungan kerja Presiden RI Ir. H. Joko Widodo

ke wilayah Jawa Barat, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan bersama Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Pj. Gubernur Jabar Komjen Pol M. Iriawan dan Muspida sambut kedatangan Presiden RI di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jumat (27/7/2018).

Kedatangan Presiden RI dalam rangka Wisuda dan Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXV Tahun 2018 di Kampus IPDN Jatinangor Kabupaten Sumedang.

Sebagai Pangkoops, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan

, S.H, M.Tr (Han) bersama Kapolda Jabar mengamankan kunjungan dan seluruh kegiatan Presiden RI selama berada di Wilayah Jawa Barat dan sekitarnya hingga Presiden dan rombongan kembali ke Jakarta.

Pangdam menegaskan seluruh personel melaksanakan tugas Pam VVIP

ini dengan sebaik-baiknya dan laksanakan sesuai dengan SOP VVIP yang telah ditetapkan.

“Minimalisir permasalahan atau gangguan di lapangan yang dapat menghambat serta mengganggu perjalanan dan kegiatan Presiden bersama rombongan di wilayah Jawa Barat,” tegasnya.

Pangdam menambahkan selain meminimalisir, pihaknya juga menjamin keamanan Presiden RI, Ibu Negara beserta rombongan selama berada di Jawa Barat.

“Berikan keamanan dan kenyamanan kepada bapak Presiden, ibu negara, dan rombongan selama melaksanakan kegiatan di wilayah Jawa Barat,” pungkasnya.  (Pun)

 

Baca Juga :

 

 

Penyaluran Bantuan Bencana Kelaparan dari Kemensos

Penyaluran Bantuan Bencana Kelaparan dari Kemensos

Penyaluran Bantuan Bencana Kelaparan dari Kemensos
Penyaluran Bantuan Bencana Kelaparan dari Kemensos

BANDUNG – Tim Kementerian Sosial RI secara bertahap telah menyalurkan bantuan bemcana kelaparan terhadap Warga Suku Mausu Ane, Negeri Maneo Rendah, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI Harry Hikmat mengatakan tim bergerak dari Posko Terpadu Penanganan Wabah Kelaparan di Desa Morokai menuju titik kumpul sementara warga Maneo. Jalan menuju lokasi ditempuh menggunakan kendaraan double cabin melewati medan yang terjal, jalanan tanah dan sungai setinggi lutut orang dewasa.

“Tim ini diterjunkan sebagai respon cepat kejadian bencana kelaparan akibat perkebunan mereka diserang babi dan tikus,”kata Harry dalam keterangan resminya di Bandung, Sabtu (28/7/2018).

Harry mengatakan tugas Tim Kemensos di antaranya mengidentifikasi warga yang sakit,

mendata keluarga korban meninggal, menyusun kronologi kejadian, menyalurkan bantuan logistik, serta mengidentifikasi kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang mereka.

Desa Morokai merupakan desa terdekat dengan lokasi pemukiman warga Negeri Maneo Rendah. Posko Terpadu yang didirikan di desa ini merupakan pusat koordinasi lintas sektor sekaligus titik menurunkan berbagai bantuan untuk disalurkan ke warga Maneo.

Selain Tim Kemensos, juga turut dalam rombongan adalah personel dari TNI,

Polri, BPBD Maluku, berbagai unsur relawan, serta Kepala Desa Morokai yang bertindak sebagai penerjemah bahasa lokal setempat.

Harry mengatakan Tim Kemensos sebanyak tujuh orang terdiri dari beberapa unit kerja yakni Komunitas Adat Terpencil (KAT), Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial, dan Pusat Penyuluhan Sosial. Ditambah personel dari Dinas Sosial Provinsi Maluku, Dinas Sosial Kabupaten Maluku Tengah, serta Taruna Siaga Bencana (Tagana).

“Sebagaimana yang Bapak Menteri Sosial selalu tekankan apabila

terjadi bencana warga terdampak harus mendapat prioritas utama penanganan, maka untuk jangka pendek bantuan logistik sudah disalurkan oleh tim TAGANA Provinsi Maluku bersama dinas sosial setempat. Langkah ini merupakan bantuan jangka pendek,” tegasnya.

Seperti diketahui, sebanyak 10 personel TAGANA Provinsi Maluku bersama Dinas Sosial Provinsi Maluku dan Dinas Sosial Kabupaten Maluku Tengah menyalurkan bantuan logistik. Bantuan berupa 1 ton beras, 190 lembar matras, 270 lembar selimut, 35 paket mainan untuk anak-anak, 60 paket untuk lansia, 45 paket perlengkapan bayi, 90 paket lauk pauk, peralatan dan perlengkapan memasak (panci, wajan, piring, gelas), 45 unit tenda gulung.

“Bantuan logistik dari Kementerian Sosial sudah mulai dibagikan. Kami juga meminta Petugas KAT dari Pusat dan Tagana untuk membimbing dan membantu warga dalam mengolah makanan seperti beras dan lauk pauknya,” tuturnya. (Jo)

 

Sumber :

http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/buku-tentang-tumbuhan-paku/

Jabar Berprestasi Tanpa Narkoba

Jabar Berprestasi Tanpa Narkoba

Jabar Berprestasi Tanpa Narkoba

Jabar Berprestasi Tanpa Narkoba
Jabar Berprestasi Tanpa Narkoba

BANDUNG-Dalam rangka menyatukan dan menggerakan seluruh kekuatan Bangsa

dalam perang melawan narkoba untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat tanpa narkoba, Pemerintah Provinsi Jawa Barat beserta Badan Narkotika Nasional (BNN) menyelenggarakan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di halaman barat Gedung Sate Bandung, Senin (30/07/18).

Peserta yang hadir dalam acara tersebut, antara lain siswa-siswi SMA Kota Bandung serta beberapa komunitas rehabilitasi narkoba di Jabar. Kegiatan ini dimulai dengan apel akbar, pemusnahan barang bukti, pameran, acara kesenian dan hiburan.

Untuk memeriahkan acara HANI 2018, Pemprov Jawa Barat beserta BNN

menghadirkan penampilan kesenian calung dan musikalisasi dari Sekolah Tinggi Kesejateraan Sosial (STKS) dengan tema pencegahan NAPZA. Selain itu ada juga sharing session yang dilakukan oleh perwakilan dari Yayasan Graphics yang menceritakan perjalanan mantan pecandu narkoba yang sekarang sukses menjadi atlet tinju. Ia juga memberikan wejangan pada para peserta yang hadir.

“Satu ilmu yang bisa kita ambil, bahwa rule model dari seorang pecandu narkoba bisa menghasilkan sebuah prestasi. Kita yang masih muda, energik, segar, dan bersih, prestasinya harus lebih dari itu,” ujar Dudu, Public Relation dari Graphics Content.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para peserta juga ikut berpartisipasi

dengan menyuarakan gerakan stop narkoba. Mereka juga sangat antusias untuk menghadiri acara tersebut. “Kesannya kita dapat pelajaran yang banyak. Contohnya kayak kang Fauzan yang move on dari narkoba dan sekarang dia udah jadi atlet,” ujar Dinda Trisiana, siswi SMA 10 Bandung.

Beberapa pihak juga mengharapkan agar acara ini  dapat memberikan manfaat bagi siapa saja yang menghadirinya. “Harapan kami dari sisi lembaga bahwa generasi muda jangan pernah mencoba, karena kalau sudah terlibat dalam posisi adiksi nanti pemulihannya akan lebih susah dari pada yang tidak pernah memakai,” ujar Tri Wahyu Astuti selaku PLT BNN Jawa Barat. (Pun)

 

Sumber :

http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/kulit-rambut-dan-kuku-termasuk-kedalam-sistem/

Mengenal Tentang Lembaga-Lembaga Nobel

Mengenal Tentang Lembaga-Lembaga Nobel

Mengenal Tentang Lembaga-Lembaga Nobel

Mengenal Tentang Lembaga-Lembaga Nobel
Mengenal Tentang Lembaga-Lembaga Nobel

Penghargaan Nobel yang diberikan setiap tahun, sebagaimana yang dikehendaki oleh Alfred Nobel merupakan peristiwa yang sangat ditunggu-tunggu oleh para ilmuan dunia dan para tokoh dunia. Beberapa lembaga, yang di dalamnya terdapat beberapa ilmuan dan tokoh-tokoh terkenal, telah ditunjuk untuk menentukan pemenang penghargaan Nobel dalam bidang-bidang tertetentu.

Lembaga-lembaga tersebut antara lain:

Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia

(bahasa Swedia: Kungliga Vetenskapsakademien) adalah salah satu dari beberapa Akademi Kerajaan di Swedia. Didirikan pada tahun 1739 oleh Raja Fredrik I, akademi ini adalah sebuah organisasi independen yang bertujuan mempromosikan ilmu, khususnya ilmu alam dan matematika. Komite-komite akademi ini juga merupakan dewan pemilih bagi Penghargaan Nobel dalam bidang fisika, kimia, dan ilmu ekonomi.

Akademi Swedia

(bahasa Swedia: Svenska Akademien), didirikan pada tahun 1786 oleh Raja Gustav III, adalah salah satu Akademi Kerajaan Swedia. Dimodeli menurut Académie française, akademi ini memiliki 18 anggota. Motto akademi ini adalah “Bakat dan Rasa” (“Snille och Smak” dalam bahasa Swedia). Tujuan utama akademi ini adalah “memurnikan, memperkuat, dan mengagungkan bahasa Swedia” (“Svenska Språkets renhet, styrka och hōghet“) (Walshe, 1965). Hingga kini akademi ini berhasil menerbitkan 2 kamus.

Yang pertama adalah kamus 1 jilid berjudul Svenska Akademiens Ordlista (SAOL). Yang ke-2 multijilid, disunting mirip Oxford English Dictionary, berjudul Svenska Akademiens Ordbok (SAOB). SAOL telah mencapai edisi ke-13 saat jilid pertama SAOB terbit tahun 1898 dan pada tahun 2005 kerjanya telah berlanjut ke kata berawalan “T”.

Beberapa orang telah menduduki sebagai sekretaris tetap di lembaga ini diantaranya adalah Horace Engdahl, yang didahului oleh Sture Allén. Sejak tahun 1901 secara tahunan akademi ini telah memutuskan siapa saja yang menjadi penerima Penghargaan Nobel dalam Sastra, dianugerahkan untuk memperingati sang pendonor Alfred Nobel.

Bangunan yang kini dikenal sebagai Bangunan Bursa Efek Stockholm, dibangun untuk kaum borjuis. Lantai bawah digunakan sebagai tempat perdagangan yang kemudian berubah menjadi bursa efek dan lantai atasnya digunakan untuk pesta dansa, malam tahun baru, dan lain lain. Saat akademi itu didirikan, ballroom itu menjadi ruangan terbesar di Stockholm dan bisa dipanaskan sehingga dapat dipakai pada saat musim dingin, Sang Raja pun menyatakan kalau ia bisa meminjamnya. Akademi itu mengadakan pertemuan tahunan di sana, namun tak sampai tahun 1914 akademi itu mendapatkan hak untuk menggunakan lantai atas untuk seterusnya. Di sinilah anggota akademi bertemu, dan di antara bisnis-bisnis lain, para anggota akademi menyampaikan pengumuman nama-nama pemenang Hadiah Nobel.

Komite Nobel Norwegia

(bahasa Norwegia: Den Norske Nobelkomite) menganugerahi Penghargaan Perdamaian Nobelsetiap tahun. Kelima anggotanya diangkat oleh Parlemen Norwegia. Direktur Lembaga Nobel, Profesor Geir Lundestad, menjabat sebagai sekretaris komite ini.

Daftar orang yang pernah dan menjadi anggota Komite Nobel Norwegia

  • Ole Danbolt Mjøs (ketua) (lahir 1939), Profesor dr. med. dan politikus Partai Rakyat Kristen. Anggota dan ketua komite ini sejak 2003.
  • Berge Furre (wakil ketua) (lahir 1937), Profesor dr. theol., bekas anggota parlemen dan pimpinan Partai Kiri Sosialis. Anggota komite sejak 2003, wakil ketua sejak 2003.
  • Sissel Marie Rønbeck (lahir 1950), wakil direktur di Direktorat Warisan Budaya (Riksantikvaren), bekas anggota parlemen dan menteri kabinet Partai Buruh. Anggota komite sejak tahun 1994.
  • Inger-Marie Ytterhorn (lahir 1941), penasihat politik senior grup parlemen Fremskrittspartiet, bekas anggota parlemen. Anggota komite sejak tahun 2000.
  • Kaci Kullmann Five (lahir 1951), bekas anggota parlemen dan Menteri Kabinet untuk Perdagangan, Perkapalan, dan Urusan Eropa untuk Partai Konservatif. Anggota komite sejak 2003.

Lembaga Nobel Norwegia

(bahasa Norwegia: Det Norske Nobelinstitutt) didirikan pada tahun 1904 di Kristiania, Norwegia. Lembaga ini terletak di tengah kota, tepat dekat istana raja. Bangunan ini dibangun pada tahun 1800-an sebagai Stasiun Oslo Vestbanestasjon (Oslo V) yang ditutup pada tahun 1987 dan layanannya dipindahkan ke Oslo Sentralstasjon (Oslo S).

Tugas utama Lembaga Nobel adalah membantu Komite Nobel Norwegia untuk memilih penerima Penghargaan Perdamaian Nobel dan mengorganisasi even tahunan Nobel di Oslo.

Lembaga ini memiliki 180.000 jilid buku yang terkait dengan perdamaian dan hubungan internasional. Lembaga Nobel juga memiliki departemen riset sendiri, mengorganisasi penelitian yang terkait dengan perdamaian dan perang. Departemen ini berbasis pada program beasiswa untuk kunjungan sarjana dari seluruh dunia.

Lembaga Nobel menyusun pertemuan, seminar, dan kuliah di samping menyelenggarakan apa yang disebut sebagai Nobel Symposia, bertukar pandangan dan informasi pada mereka yang diundang dari berbagai negara. Lembaga ini memiliki 5 staf, dikepalai oleh Geir Lundestad, profesor sejarah di Universitetet i Oslo.

Sveriges Riksbank (Bank Nasional Swedia)

adalah bank sentral Swedia dan sering hanya disebut sebagai Bank Swedia. Didirikan pada tahun 1668, ini adalah bank sentral tertua di dunia.

Pada peringatan ulang tahun ke-300 pada tahun 1968, bank ini mulai menganugerahkan Penghargaan Nobel dalam Ekonomi setiap tahunnya. Hadiah ini dibagikan bersama dengan Penghargaan Nobel lainnya setiap tahun pada tanggal 10 Desember pada upacara di Stockholm.

Oleh karena penghargaan ini tidak berdasarkan keinginan Nobel, dan tidak dibayar dengan uangnya serta adanya keputusan untuk tidak menambah penghargaan lainnya “guna mengenang Nobel”, maka secara teknis penghargaan ini bukan Penghargaan Nobel (dan keluarga Nobel sekarang juga tidak menerimanya). Tetapi penghargaan ini diberikan bersamaan dengan penghargaan Nobel.

Pada bulan Februari 1995, penghargaan ekonomi diberi nama penghargaan ilmu sosial, membuka kesempatan bagi bidang ilmu politik, psikologi, dan sosiologi. Komite penghargaan ekonomi ini juga memasukkan 2 orang non-ekonom, dimana sebelumnya terdiri dari 5 orang ekonom.

 

Baca Artikel Lainnya: