Kunjungan Disdik Sulawesi Utara, Pelajari Sistem Pendidikan Berbasis TIK di Jawa Barat

Kunjungan Disdik Sulawesi Utara, Pelajari Sistem Pendidikan Berbasis TIK di Jawa Barat

 Kunjungan Disdik Sulawesi Utara, Pelajari Sistem Pendidikan Berbasis TIK di Jawa Barat

 

Kunjungan Disdik Sulawesi Utara, Pelajari Sistem Pendidikan Berbasis TIK di Jawa Barat

 

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat

Ahmad Hadadi menerima kunjungan Dinas Pendidikan Sulawesi Utara dalam rangka mempelajari sistem informasi, teknologi dan komunikasi berbasis aplikasi yang telah diterapkan di Dinas Pendidikan Jawa Barat. Kunjungan dilaksanakan di Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jalan Dr. Radjiman No.6, Kota Bandung, pada Rabu 24 Oktober 2018.

Hadadi mengatakan sesuai dengan visi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, pendidikan berbasis teknologi adalah hal yang penting. Dinas Pendidikan Jawa Barat berfokus pada hal tersebut dan terus mengembangkan pendidikan berbasis teknologi dalam berbagai program. Apalagi kini sudah terdapat Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik) Dinas Pendidikan Jawa Barat.

“Jawa Barat melalui Gubernur,

ingin pendidikan berbasis teknologi sesuai dengan visi misi yang ada,” ujar Hadadi.

Dalam kunjungan tersebut turut hadir Kepala Balai Tikomdik, Endang Susilastuti. Teradapat tiga aplikasi pendidikan yang dipaparkan dalam kunjungan tersebut, pertama adalah Aplikasi Pemetaan Guru dan tenaga Kependidikan (Aplikasi DSO) atau Sistem Informasi Pengendali Kebutuhan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Sidakep). Endang mengatakan, Aplikasi DSO ini bertujuan untuk mengikat sekolah dalam pengumpulan data di sekolah tersebut.

“Jadi jika kita memiliki data tertulis, guru tidak bisa begitu saja pindah, apalagi kalau di sekolah tersebut kekurangan guru, ada datanya di sistem. Data dimonitor oleh Cabang Dinas wilayah masing-masing,” ujar Endang.

Kedua adalah aplikasi SIAJAR

Sistem SIAJAR merupakan aplikasi pelaksanaan kelas digital untuk SMA Terbuka dan SMK Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) di Jawa Barat. SIAJAR dilengkapi pembelajaran dari perancangan, pembelajaran hingga penilaian. SIAJAR menyediakan materi pembejaran dan soal yang dapat dikembangkan oleh guru.

Ketiga adalah aplikasi penetapan angka kredit secara online (OPAK). Aplikasi ini bertujuan membantu guru dalam proses kenaikan pangkat. Aplikasi ini memberikan edukasi untuk guru dalam proses kenaikan pangkat. Seluruh proses dan persyaratan kenaikan pangkat dapat dilihat dan dipantau di aplikasi ini.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara

Liesie G. L. Punuh mengatakan, pemilihan kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan Jawa Barat dilatarbelakangi oleh pengharagaan Anugerah Kihajar 2018 yang dimenangkan oleh Gubernur Jawa Barat, dalam kategori utama sebagai Kepala Daerah Peduli TIK untuk Pendidikan dan Kebudayaan. Selanjutnya aplikasi yang telah dipaparkan tersebut akan dipelajari dan diterapkan di Sulawesi Utara.

“Kita melihat dari penghargaan Kihajar kemarin, kita ingin belajar ke Jawa Barat. Yang akan diterapkan pertama yang terpenting pastinya aplikasi DSO dan OPAK tadi,” ujar Liesie.

 

Artikel Terkait:

Peringati Bulan Bahasa, SMK Kartika XIX-1 Kota Bandung Selenggarakan Literasi Bahasa

Peringati Bulan Bahasa, SMK Kartika XIX-1 Kota Bandung Selenggarakan Literasi Bahasa

Peringati Bulan Bahasa, SMK Kartika XIX-1 Kota Bandung Selenggarakan Literasi Bahasa

 

Peringati Bulan Bahasa, SMK Kartika XIX-1 Kota Bandung Selenggarakan Literasi Bahasa

 

Peringati Bulan Bahasa

SMK Kartika XIX-1 Kota Bandung Selenggerakan literasi bahasa dalam bentuk perlombaan, Rabu, 25 Oktober 2018. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI dengan beraneka macam lomba kebahasaan yang melingkupi tiga bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Sunda dan Inggris. Tujuan digelarnya acara tersebut yakni agar siswa tergugah untuk terus mempelajari bahasa ibu, melestarikan bahasa daerah dan mengenal bahasa internasional.

Dalam kegiatan tersebut

ada beraneka macam mata lomba yang diperlombakan. Di bidang bahasa Indonesia, ada perlombaan mading, resensi buku dan drama. Sedangkan di bidang bahasa sunda ada pembacaan sajak sunda dan kawih. Dan untuk bahasa inggris melombakan speech atau pidato.

Kepala Sekolah SMK Kartika XIX-1 Kota Bandung

Abdurahman mengatakan, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya pada bulan Oktober, dimana sering diperingati sebagai bulan bahasa dan bulan lahirnya sumpah pemuda. Dengan mengangkat tema “Satukan Bangsa dengan Membangun Karakter Pemuda melalui Literasi dan Kompetensi”, Abdurahman berhadap siswanya mampu menjadi pemersatu bangsa lewat bahasa.

“Alhamdulillah respon siswa juga baik, mereka senang, mendukung dan mampu mengekspresikan kemampuan berkreasi mereka dalam kegiatan ini. Mereka juga belajar untuk tampil di depan, guna mengasah mental dan ini termasuk pendidikan karakter juga,” ucap Abdurahman saat ditemui di SMK Kartika XIX-1 Kota Bandung, Jalan Aceh, Kota Bandung.

Dia pun menuturkan, pada zaman sekarang, kemampuan berbahasa menjadi modal utama agar menjadi manusia yang maju dan unggul. “Bahasa adalah kunci di era sekarang, ia dapat memperluas pergaulan. Makanya kita coba motivasi siswa agar memiliki kemampuan berbahasa,” tuturnya.

Selain itu pula, lewat kegiatan ini, ia bisa menemukan bakat yang dimiliki oleh siswanya dalam bidang tersebut. “Ini juga jadi ajang pencarian bakat bagi sekolah. Jadi kita bisa menemukan bibit siswa yang berpotensi. Jadi jika nanti ada ajang perlombaan antar sekolah, kita sudah punya siswa yang berkompetensi di bidangnya,” katanya menambahkan.

Salah satu siswa

Elsa Raysa Agustina mengatakan sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Siswi jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) ini juga menambahkan, menjadi penting bagi siswa untuk mempelajari dan menguasi berbagai macam bahasa.

“Penting banget soalnya bahasa itu jadi sebuah modal untuk tampil di dunia. Kalau kita kuasai semua bahasa, kita ga akan buta,” ucap siswa yang mengikuti perlombaan speech tersebut.

 

Sumber : http://situsiphone.com/

Perkembangan Administrasi Sebagai Ilmu

Perkembangan Administrasi Sebagai Ilmu

Perkembangan Administrasi Sebagai Ilmu

Perkembangan Administrasi Sebagai Ilmu
Perkembangan Administrasi Sebagai Ilmu

Ilmu pengetahuan dapat didefinisikan sebagai suatu objek ilmiah yang memiliki sekelompok prinsip, dalil dan rumus yang melalui percobaan-percobaan yang sistematis dilakukan berulangkali telah diuji kebenarannya, prinsip-prinsip, dalil-dalil, dan rumus-rumus dapat diajarkan dan dipelajari.

Dari segi perkembangan ilmu administrasi sejak lahir hingga sekarang, ilmu administrasi telah mencapai empat tahap :

  1. Tahap survival (1886-1930):

Pada tahap ini dimulai peletakan dasar-dasar administrasi oleh F.W. Taylor dan Hendry Fayol. Tahun 1886 sering disebut sebagai “tahun” lahirnya ilmu administrasi, karena pada tahun itulah gerakan manajemen/administrasi ilmiah dimulai oleh Frederick Winslow Taylor di Amerika Serikat yang dijuluki bapak ilmu manajemen, dan kemudian diikuti oleh Henry Fayol di Prancis yang dijuluki pula bapak ilmu Administrasi. Dalam masa ini para sarjana mulai memperjuangkan supaya pengetahuan administrasi sebagai ilmu yang mandiri atau sebagai salah satu tertib-ilmu (disiplin). Demikian juga dalam masa inilah para ahli dan sarjana mengkhususkan dirinya dalam bidang administrasi dan manajemen.

  1. Tahap konsolidasi dan penyempurnaan (1930-1945)

Pada tahap ini terjadi penyempurnaan teori-teori, sehingga kebenarannya tidak dapat dibantah lagi. Dalam jangka waktu ini pulalah gelar-gelar kesarjanaan dalam ilmu administrasi Negara dan niaga mulai banyak diberikan oleh lembaga-lembaga pendidikan tinggi.

  1. Tahap human relation (1945-1959)

Setelah teori-teori disempurnakan, maka fokusnya berubah pada factor manusia serta hubungan formal dan informal yang perlu diciftakan pada semua tingkatan organisasi demi terlaksananya kegiatan-kegiatan yang harus dilaksanakan dalam suasana yang intim dan harmonis.

Dalam masa ini para sarjana administrasi mulai memperhatikan segi manusiawi dan menyelidiki segala hubungan dari semua orang dalam kegiatan kerjasama, baik hubungan yang bersifat resmi (dinas,formal) maupun yang tidak resmi (informal). Pada masa ini pula ditulis pula hampir semua buku mengenai hubungan antar manusia dalam kegaiatan kerjasama mereka.

  1. Tahap behaviouralisme (1959-sekarang)

Pada tahap ini focus perhatiannya bukan hanya pada hubungan manusianya, tetapi sudah maju kepada tindakan-tindakan dan perilaku orang-orang dalam kehidupan berorganisasi, diselidiki pula cara-cara yang dapat ditempuh untuk lebih meningkatkan kegiatan-kegiatan yang membuat organisasi menjadi lebih efesien dan efektif, sehingga administrasi menyatu kepada manusia itu sendiri.

Baca Artikel Lainnya:

Tahap Prasejarah dalam Perkembangan Administrasi

Tahap Prasejarah dalam Perkembangan Administrasi

Tahap Prasejarah dalam Perkembangan Administrasi

Tahap Prasejarah dalam Perkembangan Administrasi
Tahap Prasejarah dalam Perkembangan Administrasi

Bukti-bukti sejarah menunjukan dengan jelas bahwa pada tahap prasejarah ini administrasi sudah berkembangdengan baik. Meskipun mungkin secara tidak sadar, masyarakat purba telah menjalankan roda administrasi sebagaimana apa yang sekarang disebut sebagai prinsip-prinsip administrasi . karena kebutuhan masyarakat yang dipuaskan melalui penerapan prinsip-prinsip administarsi dan manajemenpun relative masih sederhana maka pada umumnya system administrasi yang dipergunakan belum serumit yang digunakan sekarang ini.

Ditinjau dari segi waktu dan tempat, tahap prasejarah ini dapat dibagi pula menjadi enam tahap perkembangan, yaitu sebagai berikut.

  • Zaman Mesopotamia

Pada zaman semopotamia telah dijalankan prinsip-prinsip dasar administarsi yang diketahui pada zaman modern sekarng, terutama pada bidang pemerintahan, perdagangan, komunikasi dan pengangkutan (terutama pengangkutan sungai). Sejarah membuktikan bahwa masyarakat Mesopotamia telah menggunakan logam sebagai alat tukar, hal ini memudahkan dalam perdagangan.

  • Zaman Babilonia

Zaman babilonia, administrasi pemerintahan, perdagangan, perhubungan dan pengangkutan telah berkembang pula dengan baik. Perkembangan administrasi juga telah berkembang pada bidang teknologi, dengan bukti adanya taman gantung.

  • Mesir Kuno

Zaman mesir kuno, yang berkembang pada zaman ini adalah dibidang pemerintahan, militer, perpajakan, perhubungan dan pertanian (termasuk irigasi). Hanya saja, pada zaman mesir kuno ini, administrasi dijalankan bukan atas dasar kepentingan rakyat, tetapi hanya untuk kepentingan firaun dan keluarganya. Karena pada saat itu, firaun dianggap sebagai dewa atau setidaknya sebagai keturunan dewa, sehingga mengabdikan kepada firaun diindikasikan dengan pengabdian kepada tuhan.

  • Tiongkok Kuno

Zaman tiongkok kuno, administrasi pada zaman ini berkembang sebagaimana zaman-zaman yang telah disebutkan sebelumnya, tetapi ada yang khas pada tiongkok kuno ini, yaitu system administrasi kepegawaian yang sangat baik. Demikian baiknya system administarsi tersebut, maka system administarsi pun meminjam dari system ini dikenal dengan nama merit system. Pada zaman ini menonjol 3 toko yang memberikaan sumbangan yang sangat besar terhadap administrasi pada zaman itu, yaitu konfisius, chow, dan mo ti.

  • Romawi Kuno

Zaman romawi kuno, yang berkembang hampir sama dengan zaman-zaman sebelumnya, tetapi yang sangat menonjol adalah administrasi militer, pajak dan perhubungan melebihi yang sebelumnya, hal ini diperlukan mengingat romawi mempunyai wilayah yang sangat luas.

  • Yunani Kuno

Zaman yunani kuno, bidang yang berkembang dalam lingkup administrasi hampir sama dengan yang sebelumnya, tetapi disini muncul konsep demokrasi (berasal dari kata demos dan kratos yang berarti rakyat dan kekuasaan) sehingga kekuasaan berada ditangan rakyat. Definisi rakyat pada zaman ini berbeda dengan zaman sekarang yaitu:

o Pria

o Dewasa

o Lahir di Athena

o Orang tua warga Athena

Pembatasan pengertian rakyat ini memang logis pada zaman ini, karena 75% dari penduduk Athena terdiri dari pendatang yang bekerja sebagai pedagang atau budak belian. Pada zaman ini menciftakan parlemen pertama didunia yang disebut dengan orang-orang tua yang bijaksana. Untuk urusan di bidang militer diserahkan kepada dewan militer. Ada lagi ciri khas pada zaman yunani kuno yaitu setiap orang yang tergolong sebagai rakyat paling sedikit satu kali dalam hidupnya harus menjadi pegawai negeri tanpa bayaran.

Sumber: https://sel.co.id/

KOMPETENSI MANAJEMEN atau ADMINISTRASI PERKANTORAN

KOMPETENSI MANAJEMEN atau ADMINISTRASI PERKANTORAN

KOMPETENSI MANAJEMEN atau ADMINISTRASI PERKANTORAN

KOMPETENSI MANAJEMEN atau ADMINISTRASI PERKANTORAN
KOMPETENSI MANAJEMEN atau ADMINISTRASI PERKANTORAN
  • PROGRAM DIPLOMA III ADMINISTRASI PERKANTORAN

Kemampuan lulusan yang menekankan pada keahlian dan keterampilan mengaplikasikan  pekerjaan Administrasi Perkantoran dengan kompetensi  sebagai berikut:

  1. Mengoperasikan peralatan dan mesin perkantoran modern dalam menangani pekerjaan administrasi perkantoran.
  2. Menyelenggarakan  proses kegiatan administrasi/manajemen perkantoran mulai dari proses pengumpulan, pencatatan, pengolahan, penggandaan, pendistribusian, dan pendokumentasian bahan informasi untuk pengambilan keputusan.
  3. Melaksanakan kegiatan pelayanan prima kepada pemangku kepentingan baik internal maupun eksternal.
  4. Mengkomunikasikan ide dan informasi secara lisan maupun tertulis dengan baik dan benar.
  5. Menggunakan bahasa Inggris dengan baik dan benar dalam berkomunikasi lisan maupun tertulis dengan kualifikasi profesional bidang administrasi perkantoran.
  6. Mengelola kas kecil dalam pelaksanaan pekerjaan kantor.
  7. Mengelola pekerjaan perkantoran secara efektif dan efisien.
  8. Menjalankan tugas profesi dengan beretika, berkepribadian, dan berkarakter.

Kesimpulan: Program diploma Administrasi Perkantoran pada umumnya diharuskan menguasai kompetensi yang bersifat teknis yang berkaitan dengan pekerjaan kantor untuk selanjutnya dapat di praktekkan langsung di lapangan atau di tempat kerja.

  • PROGRAM S1 ADMINISTRASI PERKANTORAN

Kemampuan lulusan yang menekankan pada penguasaan dasar-dasar keilmuan dan keprofesian dalam  bidang Administrasi/Manajemen Perkantoran serta memiliki kesiapan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau memasuki lapangan kerja, dengan kompetensi sebagai berikut:

  1. Mengelola  administrasi  perkantoran modern secara efektif dan efisien.
  2. Melaksanakan fungsi manajemen dalam menyelenggarakan kegiatan administrasi kantor.
  3. Menerapkan pendekatan sistem dalam rangka memecahkan permasalahan administrasi perkantoran.
  4. Mengelola teknologi informasi dalam penyelenggaraan administrasi perkantoran modern.
  5. Melaksanakan fungsi pelayanan kemasyarakatan dengan baik kepada pemangku kepentingan internal maupun eksternal.
  6. Mengkomunikasikan ide dan informasi secara lisan maupun tulis dengan baik dan benar.
  7. Menggunakan  bahasa Inggris dengan baik dan benar  dalam berkomunikasi lisan maupun tertulis dengan kualifikasi profesional bidang administrasi perkantoran.
  8. Mengelola  administrasi keuangan dengan benar pada lingkup pengelolaan organisasi kantor.
  9. Mengembangkan diri secara berkesinambungan dalam rangka melaksanakan pekerjaan perkantoran menyesuaikan perkembangan ipteks.
  10. Menjalankan tugas profesi dengan beretika, berkepribadian, dan berkarakter.

Kesimpulan: Berbeda dengan program diploma yang menekankan pada penguasaan keterampilan administrasi perkantoran, program S1 Administrasi Perkantoran menekankan pada penguasaan dasar dari keilmuan dan profesi administrasi perkantoran. Hal ini karena program S1 Administrasi Perkantoran selain disiapkan untuk memasuki lapangan pekerjaan juga disiapkan untuk melanjutkan pendidikan ke jengjang yang lebih tinggi yaitu program S2 dan S3 bidang Administrasi Perkantoran.

  • PROGRAM S1 PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN

Kemampuan lulusan yang menekankan pada penguasaan dasar-dasar keilmuan dan keprofesian dalam  bidang Pendidikan Administrasi/Manajemen Perkantoran serta memiliki kesiapan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau memasuki lapangan kerja, dengan kompetensi sebagai berikut:

  1. Menjadi guru/tenaga pendidik bidang Administrasi/Manajemen Perkantoran yangmenguasai kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian.
  2. Mengembangkan perangkat pembelajaran administrasi perkantoran.
  3. Mengelola  pekerjaan administrasi  perkantoran modern secara efektif dan efisien.
  4. Melaksanakan fungsi manajemen dalam menyelenggarakan kegiatan administrasi kantor.
  5. Menerapkan pendekatan sistem dalam rangka memecahkan permasalahan administrasi perkantoran.
  6. Mengelola teknologi informasi dalam penyelenggaraan administrasi perkantoran modern.
  7. Melaksanakan fungsi pelayanan kemasyarakatan dengan baik kepada pemangku kepentingan internal maupun eksternal.
  8. Mengkomunikasikan ide dan informasi secara lisan maupun tulis dengan baik dan benar.
  9. Menggunakan  bahasa Inggris dengan baik dan benar  dalam berkomunikasi lisan maupun tertulis dengan kualifikasi profesional bidang administrasi perkantoran.
  10. Mengelola  administrasi keuangan dengan benar pada lingkup pengelolaan organisasi kantor.
  11. Mengembangkan diri secara berkesinambungan dalam rangka melaksanakan pekerjaan perkantoran menyesuaikan perkembangan ipteks.
  12. Menjalankan tugas profesi dengan beretika, berkepribadian, dan berkarakter.

Kesimpulan: Program S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran mengharuskan lulusannya memiliki kualifikasi keilmuan dan profesi pendidikan administrasi perkantoran. Kualifikasi ini mengharuskan lulusan memiliki kemampuan untuk menjadi seorang pendidik, menyakut penguasaan kompetensi administrasi perkantoran dan menguasai serta mengembangkan perangkat dan teknik pembelajaran administrasi perkantoran.

  • PROGRAM S2  ADMINISTRASI PERKANTORAN

Menghasilkan lulusan yang mampu berperan dalam  mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi  bidang  Administrasi/Manajemen Perkantoran dengan kompetensi sebagai berikut:

  1. Menjadi manajer administrasi kantor pada lembaga bisnis maupun non bisnis.
  2. Menganalisis dan mengembangkan model sistem analisis administrasi perkantoran.
  3. Mengembangkan ipteks dalam bidang administrasi perkantoran melalui penelitian dan pengembangan serta publikasi karya ilmiah.
  4. Mengaplikasikan teknologi informasi dan komunikasi perkantoran.
  5. Memiliki kemampuan untuk mengikuti studi lanjut dalam rangka pengembangan ilmu Administrasi/Manajemen Perkantoran.
  6. Mengkomunikasikan ide dan informasi secara lisan maupun tulis dengan baik dan benar.
  7. Melakukan negosiasi dengan pemangku kepentingan internal maupun eksternal dalam rangka peningkatan kinerja organisasi.
  8. Menggunakan  bahasa Inggris dengan baik dan benar dalam berkomunikasi lisan maupun tertulis dengan kualifikasi profesional bidang administrasi perkantoran.
  9. Mengembangkan diri dalam rangka melaksanakan pekerjaan perkantoran secara berkesinambungan menyesuaikan perkembangan ipteks.
  10. Menjalankan tugas profesi dengan beretika, berkepribadian, dan berkarakter.

Kesimpulan: Kompetensi yang harus dicapai pada program S2 Administrasi Perkantoran tidak hanya menguasi dasar keilmuan administrasi perkantoran, namun lulusan juga diharapkan mampu mengembangkan gagasan-gagasan baru dalam bidang ilmu administrasi perkantoran, serta mampu melakukan pekerjaan administrasi perkantoran pada tingkatan yang lebih tinggi.

  • PROGRAM S2 PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN

Menghasilkan lulusan yang mampu berperan dalam  mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi  bidang  Pendidikan Administrasi/Manajemen Perkantoran dengan kompetensi sebagai berikut:

  1. Menjadi tenaga pendidik profesional pada lembaga pendidikan menengah kejuruan dan lembaga pendidikan tinggi bidang administrasi/manajemen perkantoran.
  2. Menganalisis dan mengembangkan model-model pembelajaran inovatif dalam bidang administrasi/manajemen perkantoran.
  3. Mengembangkan ipteks dalam bidang pendidikan administrasi/manajemen perkantoran melalui penelitian dan pengembangan serta publikasi ilmiah.
  4. Mengaplikasikan teknologi informasi dan komunikasi perkantoran dengan baik untuk pengembangan pendidikan administrasi/manajemen perkantoran.
  5. Mengkomunikasikan ide dan informasi secara lisan maupun tulis dengan baik dan benar.
  6. Melakukan negosiasi dengan pemangku kepentingan internal maupun eksternal dalam rangka peningkatan kinerja organisasi.
  7. Menggunakan  bahasa Inggris dengan baik dan benar dalam berkomunikasi lisan maupun tertulis dengan kualifikasi profesional bidang administrasi perkantoran.
  8. Mengembangkan diri dalam rangka melaksanakan pekerjaan perkantoran secara berkesinambungan menyesuaikan perkembangan ipteks.
  9. Menjalankan tugas profesi dengan beretika, berkepribadian, dan berkarakter.
  10. Memiliki kemampuan untuk mengikuti studi lanjut dalam rangka pengembangan ilmu Pendidikan Administrasi/Manajemen Perkantoran.

Kesimpulan: Program S2 Pendidikan Administrasi Perkantoran mampu mengembangkan, menciptakan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam proses pembelajaran/pendidikan administrasi perkantoran.

  • PROGRAM DOKTOR (S-3) ADMINISTRASI PERKANTORAN

Menjadi ilmuwan yang mempunyai pengetahuan lanjut, secara mandiri mampu menghasilkan konsep, dan inovasi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi Administrasi/Manajemen Perkantoran dengan kompetensi sebagai berikut:

  1. Menganalisis dan mengembangkan model sistem analisis administrasi perkantoran.
  2. Melakukan inovasi dan mengembangkan ipteks dalam bidang Administrasi Perkantoran.
  3. Melakukan  penelitian dan pengembangan serta publikasi ilmiah dalam bidang Administrasi/Manajemen Perkantoran.
  4. Mengkomunikasikan ide dan informasi secara lisan maupun tulis dengan baik dan benar.
  5. Melakukan negosiasi dengan pemangku kepentingan internal maupun eksternal dalam rangka peningkatan kinerja organisasi.
  6. Menggunakan  bahasa Inggris dengan baik dan benar dalam berkomunikasi lisan maupun tertulis dengan kualifikasi profesional bidang administrasi perkantoran.
  7. Mengembangkan diri dalam rangka melaksanakan pekerjaan perkantoran secara berkesinambungan menyesuaikan perkembangan ipteks.
  8. Mengembangkan teknologi informasi dan komunikasi perkantoran.
  9. Mendesain dan mengembangkan jejaring  bidang Administrasi /Manajemen Perkantoran.
  10. Menjalankan tugas profesi dengan beretika, berkepribadian, dan berkarakter.

Kesimpulan: kualifikasi yang harus dicapai oleh lulusan S3 Administrasi Perkantoran lebih tinggi lagi, dimana lulusan harus mampu memiliki pengetahuan yang medalam dan mengembangkan konsep dan inivasi baru dalam bidang keilmuan administrasi perkantoran.

Sumber: https://duniapendidikan.co.id/

Definisi Manusia dan Kebudayaan

Definisi Manusia dan Kebudayaan

Definisi Manusia dan Kebudayaan

 

Definisi Manusia dan Kebudayaan

Manusia dan Kebudayaan

Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan sehari hari dan juga dari kejadian – kejadian yang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa.

Budaya tercipta atau terwujud merupakan hasil dari interaksi antara manusia dengan segala isi yang ada di alam raya ini. Manusia di ciptakan oleh tuhan dengan dibekali oleh akal pikiran sehingga mampu untuk berkarya di muka bumi ini dan secara hakikatnya menjadi khalifah di muka bumi ini. Disamping itu manusia juga memiliki akal, intelegensia, intuisi, perasaan, emosi, kemauan, fantasi dan perilaku.Dengan semua kemampuan yang dimiliki oleh manusia maka manusia bisa menciptakan kebudayaan. Ada hubungan dialektika antara manusia dan kebudayaan. Kebudayaan adalah produk manusia, namun manusia itu sendiri adalah produk kebudayaan. Dengan kata lain, kebudayaan ada karena manusia yang menciptakannya dan manusia dapat hidup ditengah kebudayaan yang diciptakannya. Kebudayaan akan terus hidup manakala ada manusia sebagai pendudukungnya Manusia.

A. MANUSIA

Dipandang dari segi ilmu eksakta, manusia adalah kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan system yang dimiliki oleh manusia ( ilmu kimia ). Manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satusama lain dan merupakan kumpulan dari energi ( ilmu fisika ). Manusia merupakan mahluk biologis yang tergolong dalamgolongan mahluk mamalia ( biologi ). Dalam ilmu-ilmu sosial, manusia merupakan mahluk yang ingin memperolehkeuntungan atu selalu memperhitungkan setiap kegiatan, sering disebut homo economicus ( ilmu ekonomi ). Manusia merupakan mahluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri ( sosiologi ), mahluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan( politik ). Dan lain sebagainya.
1. Manusia itu terdiri dari empat unsure yang saling terkait, yaitu :
a. Jasad ; yaitu badan kasar manusia yang nampak pada luarnya, dapat diraba, dan difoto, dan menempati ruangdan waktu.
b. Hayat; yaitu mengandung unsure hidup, yang ditandai dengan gerak
c. Ruh ; yaitu bimbingan dan pimpinan Tuhan, daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran,suatu kemampuan mencipta yang bersift konseptual yang menjadi pusat lahirnya kebudayaan.
d. Nafs ; dalam pengertian diri atau keakuan, yaitu kesadaran tentang diri sendiri

2. Manusia sebagai satu kepribadian yang mengandung 3 unsur yaitu :

a. Id
Yang merupakan struktur kepribadian yang paling primitive dan paling tidak nampak. Id merupakan libido murni, atau energi psikis yang menunjukkan ciri alami yang irasional dan terkait masalah sex, yang secara instingtual menentukan proses-proses ketidaksadaran. Id tidak berhubungan dengan lingkungan luar diri,tetapi terkait dengan struktur lain kepribadian yang pada gilirannya menjadi mediator antara insting Id dengan dunia luar.

b. Ego.
Merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id, seringkali disebut sebagai kepribadian “eksekutif” karena peranannya dalam menghubungkan energi Id ke dalam saluran osial yang dapat dimengerti oleh orang lain.

c. Superego.
Merupakan struktur kepribadian yang paling akhir, muncul kira-kira pada usia limat tahun. Dibandingkan dengan Id dan ego, yang berkembang secara internal dalam diri individu, superego terbentuk dari lingkungan eksternal. Jadi superego menunjukkan pola aturan yang dalam derajat tertentu menghasilkan control diri melalui sistem imbalan dan hukuman yang terinternalisasi.

Hakekat Manusia

Manusia diciptakan oleh Tuhan sebagai makhluk hidup yang paling sempurna, melebihi ciptaan Tuhan yang lain. Manusia terdiri dari jiwa dan raga yang dilengkapi dengan akal pikiran serta hawa nafsu. menanamkan akal dan pikiran kepada manusia agar dapat digunakan untuk kebaikan mereka masing – masing dan untuk orang di sekitar mereka. Manusia diberikan hawa nafsu agar mampu tetap hidup di bumi ini. Manusia diturunkan ke bumi oleh Tuhan agar dapat menjadi khalifah dan pemimpin. Menghuni bumi yang kita tinggali sekarang ini untuk melanjutkan hidup sebelum kembali kepada-Nya. Salah satu hakekat manusia lainnya ialah manusia sebagai makhluk sosial, hidup berdampingan satu sama lain, berinteraksi dan saling berbagi.

B. KEBUDAYAAN

Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.
Tujuh unsur kebudayaan universal
1. Sistem Religi
Kepercayaan manusia terhadap adanya Sang Maha Pencipta yang muncul karena kesadaran bahwa ada zat yang lebih dan Maha Kuasa.

2. Sistem Organisasi Kemasyarakatan
Sistem yang muncul karena kesadaran manusia bahwa meskipun diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna namun tetap memiliki kelemahan dan kelebihan masing – masing antar individu sehingga timbul rasa utuk berorganisasi dan bersatu.

3. Sistem Pengetahuan
Sistem yang terlahir karena setiap manusia memiliki akal dan pikiran yang berbeda sehingga memunculkan dan mendapatkan sesuatu yang berbeda pula, sehingga perlu disampaikan agar yang lain juga mengerti.

4. Sistem Mata Pencaharian Hidup
Sistem Mata Pencaharian Hidup dan Sistem – Sistem EkonomiTerlahir karena manusia memiliki hawa nafsu dan keinginan yang tidak terbatas dan selalu ingin lebih.

5. Sistem Teknologi dan Peralatan
Sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang – barang dan sesuatu yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengam makhluk hidup yang lain

6. Bahasa
Bahasa Sesuatu yang berawal dari hanya sebuah kode, tulisan hingga berubah sebagai lisan untuk mempermudah komunikasi antar sesama manusia. Bahkan sudah ada bahasa yang dijadikan bahasa universal seperti bahasa Inggris.

7. Kesenian
Setelah memenuhi kebutuhan fisik manusia juga memerlukan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan psikis mereka sehingga lahirlah kesenian yang dapat memuaskan.

Perubahan kebudayaan

Perubahan kebudayaan pada dasarnya tidak lain dari para perubahan manusia yang hidup dalam masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan itu. Perubahan itu terjadi karena manusia mengadakan hubungan dengan manusia lainnya, atau karena hubungan antara kelompok manusia dalam masyarakat. Tidak ada kebudayaan yanga statis, setiap perubahan kebudayaan mempunyai dinamika, mengalami perubahan; perubahan itu akibat dari perubahan masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan tersebut.

 

Sumber : https://pendidikan.co.id/

Unsur Utama Mikro

Unsur Utama Mikro

Unsur Utama Mikro

Unsur Utama Mikro
Unsur Utama Mikro

 

Pada Postingan Yang Lalu

Pada postingan yang lalu membahas tentang unshur hara makro, pada kesempatan kali ini membahas tentang unshur hara mikro. OK kita langsung saja ketopik pembahasan sobat.
Unsur Hara Mikro adalah unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah yang sangat kecil, tanaman membutuhkan lebih dari tiga unshur hara makro untuk berkembang .

Beberapa unshur hara mikro berikut

Beberapa unshur hara mikro berikut diketahui dapat membuat tanaman menjadi berkembang dan sehat.
# Boron
Dikombinasikan dengan Kalsium , membantu untuk membentuk dinding sel.
# Kalsium
Dikombinasikan dengan Boron , membantu untuk membentuk dinding sel.
# Tembaga
Mengaktifkan enzim dan diperlukan untuk respirasi dan fotosintesis.
# Besi
Digunakan untuk membentuk klorofil dan respirasi gula untuk energi.
# Magnesium
Dapat mengkatalisis proses pertumbuhan dan membuat oksigen selama fotosintesis.
# Sulfur
Dapat mensintesis protein , membantu pembuahan , penyerapan air dan juga bertindak sebagai fungisida organik.
# Zinc

Membantu dalam membentuk klorofil

Membantu dalam membentuk klorofil , membantu respirasi dan metabolisme nitrogen.

Sekian Postingan kali ini sobat AH, semoga bermanfaat. Pastikan komentar ya sobat biar saya tahu pendapatnya tentang unshur hara mikro.

Sumber : https://www.dosenmatematika.co.id/

Gangguan Sistem Pertahanan Tubuh

Gangguan Sistem Pertahanan Tubuh

ternyata nggak hanya sepakbola aja lho yang punya proses pertahanan. Ternyata tubuh kami termasuk punya proses pertahanan sendiri yang hebat banget, lho! Meskipun hebat banget, proses pertahanan tubuh kami termasuk selamanya berpotensi mengalami gangguan. Kira-kira, apa saja ya masalah proses pertahanan tubuh? Yuk, dibahas bareng-bareng!

Ada 4 style masalah proses pertahanan tubuh yang berpotensi menyerang proses pertahanan tubuh kita. Keempat masalah berikut adalah hipersensitivitas (alergi), autoimun, imunodefisiensi, isoimunitas. Simak satu persatu, yuk!

Hipersensitivitas (Alergi)

Yang dimaksud bersama dengan hipersensitivitas adalah peningkatan sensitivitas atau reaktivitas pada antigen yang dulu dikenal sebelumnya. Dengan kata lain, tubuhmu dapat jadi lebih peka pada antigen-antigen tertentu. Respon imunitas jadi benar-benar berlebihan dan sanggup mengakibatkan ketidaknyamanan. Biasanya setiap orang mengalami gejala alergi yang berbeda-beda, namun tersedia sebagian gejala yang umum dialami penderita alergi. Gejala berikut antara lain gatal-gatal, ruam, mata merah, kram berlebih, dan kesulitan bernapas. Oh iya, antigen yang mengakibatkan alergi disebut alergen. Diingat-ingat, ya!

Autoimun

Squad, yang dimaksud bersama dengan autoimun adalah kegagalan proses imunitas untuk membedakan sel tubuh bersama dengan sel asing sehingga proses imunitas menyerang sel tubuh sendiri. Wah, serem banget ya, rasanya seperti berperang bersama dengan diri sendiri. Contohnya artritis rematoid, penyakit Grave, anemia pernisiosa, penyakit Addison, dan DM style I.

Imunodefisiensi

Imunodefisiensi adalah suasana menurunnya keefektifan proses imunitas atau ketidakmampuan proses imunitas untuk merespons antigen. Ada 2 style imunodefisiensi, yaitu defisiensi imun kongenital dan AIDS. Penderita defisiensi imun kongenital mesti hidup di dalam lingkungan steril gara-gara tidak punya sel B dan sel T sejak lahir. Sedangkan jumlah sel T helper pada penderita AIDS konsisten berkurang sehingga proses imunitasnya melemah. Penyakit AIDS disebabkan oleh virus HIV. Jangan tertukar nama virus dan penyakitnya ya, Squad!

Isoimunitas (Alloimunitas)

Kalian dulu mendengar arti Isoimunitas? Isoimunitas adalah suasana kala tubuh mendapatkan kekebalan dari individu lain yang melawan sel tubuhnya sendiri. Biasanya keluar akibat transfusi darah atau cangkok organ. Oleh gara-gara itu, sebelum mendonorkan darah atau organ, tersedia serangkaian tes yang mesti dijalani untuk paham tingkat kecocokan antara organ dan penerima. www.biologi.co.id/

Mobilitas Penduduk dengan Mudik

Mobilitas Penduduk dengan Mudik

Nggak mulai sebentar kembali hari kemenangan segera tiba. Sudah siap-siap untuk mudik lebaran, Squad? Jangan lupa siapkan fisik, kendaraan dan uang tentu saja untuk belanja keperluan di perjalanan. Inget ya sementara mudik, keselamatan menjadi hal yang paling penting.

Mudik merupakan moment untuk kembali ke kampung halamannya merayakan hari raya dengan keluarga sesudah repot mencari nafkah di ibu kota. Mudik kebanyakan ditunaikan pada sementara yang hampir sejalan oleh ribuan apalagi jutaan penduduk Indonesia, maka dari itu kemacetan berjalan di mana-mana. Bahkan kamu sanggup lihat segera kepadatan arus mudik melalui liputan khusus mudik di televisi.

Tapi kamu menyadari tidak Squad, kecuali mudik itu ada hubungannya dengan mobilitas penduduk lho. Kira-kira bagaimana ya hubungannya? Keep scrolling!

Nah, pada mulanya kamu perlu menyadari pernah apa itu mobilitas penduduk? Mobilitas penduduk adalah pindahan penduduk dari tempat ke tempat lain. Yap, mudik kebanyakan ditunaikan dari ibu kota ke kampung halaman seperti ke Solo, Tuban, Jember, Lampung dan lain-lain. Jadi, orang yang mudik sama dengan laksanakan mobilitas penduduk, Squad.

Squad, perlu diketahui terhitung kecuali mobilitas penduduk ada jenis-jenisnya lho, antara lain:

1. Mobilitas Vertikal

Gerakan penduduk untuk menaikkan standing sosial. Contohnya, nanti sesudah kamu lulus dari SMA melanjutkan pendidikan ke bangku perkuliahan sampai beroleh gelar sarjana. Akhirnya, nanti kamu sanggup bekerja cocok dengan keahilan kamu atau apalagi sanggup menjadi direktur di suatu perusahaan ternama.

2. Mobilitas Horizontal

Gerakan penduduk berpindah dari suatu tempat ke tempat lain dalam jangka sementara khusus lewat batas wilayah khusus seperti batas wilayah provinsi, kabupaten, kecamatan, desa, dan sebagainya.

Hayo, kurang lebih mudik masuk mobilitas yang jenis apa ya? Berdasarkan penjelasan di atas mudik dari ibu kota ke tempat lain hanya untuk datang ke keluarga dan merayakan lebaran dengan sanggup dikategorikan sebagai mobilitas horizontal, Squad.

Oh iya, kamu menyadari tidak kecuali tiap tiap tahunnya orang yang berkunjung ke ibu kota lebih besar daripada jumlah pemudik pasca lebaran. Biasanya beberapa pemudik membawa teman, kerabat, atau tetangga untuk mengadu nasib di kota. Nah, dalam bahasan ini disebut sebagai faktor sentifugal. Faktor sentifugal adalah kemampuan yang mendorong penduduk untuk meninggalkan daerahnya seperti kurangnya peluang kerja, dan lain-lain. Padahal untuk mendapat pekerjaan dibutuhkan keahlian, kemampuan dan pendidikan yang mumpuni untuk beroleh pekerjaan yang diinginkan. Untuk mengatasi hal selanjutnya pemerintah laksanakan hal-hal selanjutnya ini:

1. Pemerataan pembangunan antarwilayah agar penduduk tidak terkonsentrasi pada salah satu wilayah

2. Pembangunan sarana dan prasarana transportasi diseluruh wilayah Indonesia

3. Pembangunan industri di luar Pulau Jawa yang membawa potensi sumber kekuatan alam

4. Penyebaran penduduk ke daerah-daerah perbatasan antarnegara dan tempat tertinggal dan juga pulau-pulau kecil terluar

5. Pemerataan persebaran penduduk melalui kerjasama antardaerah. www.gurukelas.co.id/

Nah, itu tadi penjelasan tentang pertalian mudik dengan mobilitas penduduk.

Proses Terbentuknya Keseimbangan Pasar

Proses Terbentuknya Keseimbangan Pasar

Kamu udah membaca artikel mengenai rumus faedah dan kurva permintaan-penawaran? Sudah jelas belum? Kalau anda udah paham, anda bisa lho menggunakannya untuk mengikuti dan mengawasi pertumbuhan terbentuknya keseimbangan harga pasar. Penasaran seperti apa proses terbentuknya harga keseimbangan pasar? Dan apa hubungannya bersama kurva permintaan-penawaran? Yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Keseimbangan pasar adalah terbentuknya suatu harga keseimbangan, harga keseimbangan itu adalah harga di mana costumer atau produsen sama-sama tidak dambakan meningkatkan atau mengurangi barang/jasa yang dujual atau dikonsumsi.

Selalu anda ingat ya, kami bisa menyebut harga keseimbangan cuma kecuali permohonan dan penawaran tersedia terhadap titik yang sama, tidak lebih, tidak kurang. Karena kecuali harga tersedia di bawah harga keseimbangan, maka akan berjalan kelebihan permintaan, gara-gara permohonan akan meningkat akibat harga yang rendah, dan lantas penawaran menurun. Sebaliknya, kecuali harga pasar melebihi harga keseimbangan maka akan berjalan kelebihan penawaran, namun costumer enggan membeli/jumlah permohonan menurun.

Pada suasana keseimbangan pasar (market equilibrium), kuantitas permohonan (QD) akan mirip bersama kuantitas penawaran (QS) atau terbentuk kuantitas keseimbangan (QE). Harga yang diminta (PD) pun akan mirip bersama harga yang di tawarkan (PS) sehingga terbentuk harga keseimbangan (PE). Secara grafik harga keseimbangan ini berjalan terhadap titik potong pada kurva permohonan bersama kurva penawaran (titik E/titik equilibrium).

Nih ‘kan ya, di artikel ini pake misal tukang bakso, biar berkesinambungan dan asyik, kami pake misal tukang bakso ulang ya. Pada misal masalah bakso sebelumnya, bisa dicermati dalam skedul/tabel permohonan dan penawaran bahwa harga keseimbangan adalah Rp16.000,00 dan kuantitas keseimbangan adalah 160 mangkok.

Untuk mencapai sebuah keseimbangan pasar, mesti tersedia yang ditunaikan nih Squad. Biasanya pemerintah mengintervensi bersama sebagian kebijakan sehingga keseimbangan pasar senantiasa terjaga, tersedia sebagian usaha yang ditunaikan oleh pemerintah, seperti selanjutnya ini.

PENGENDALIAN HARGA

Tujuan dari pengendalian harga adalah untuk merawat costumer atau produsen. Bentuk pemeriksaan harga yang paling umum digunakan adalah penetapan harga basic (price floor) dan harga maksimum (price ceilling).

A. Harga Dasar/Harga Terendah/Price Floor

Kebijakan ini ditunaikan pemerintah waktu tersedia barang/jasa yang harga jualnya sangat rendah, sehingga bisa merugikan produsen yang menjual barang/jasa tersebut. Untuk membantu mengurangi kerugian maka pemerintah memutuskan harga menjual paling rendah barang/jasa tersebut, walau namanya harga terendah, namun pemerintah akan memutuskan harga di atas harga itu.

Nah gara-gara kebijakan ini, kebanyakan penjual akan memakai suasana bersama menawarkan lebih banyak, sehingga akan tersedia kelebihan penawaran (excess supply). Nah kecuali tersedia kelebihan begini, pemerintah akan belanja kelebihannya, disimpan dan dijual lantas hari.

B. Harga Tertinggi/Harga Maksimum/Price Ceilling.

Nah kecuali yang ini kebalikannya harga minimum. Pemerintah memutuskan harga menjual tertinggi sehingga barang/jasa masih bisa dibeli oleh costumer secara wajar. Harga tertinggi di sini adalah harga yang ditetapkan oleh pemerintah dan itu merupakan patokan harga tertinggi yang diperbolehkan. Jadi produsen boleh menjual di bawah atau mirip bersama harga itu, namun tidak boleh melebihi harga tersebut.

Nah kecuali kebijakan ini nantinya akan menghasilkan kelebihan permintaan, sehingga nantinya akan tersedia kekurangan pasokan barang atau kelangkaan (shortage). Cara paling enteng untuk menangani hal ini adalah bersama merawat ketersediaan dan mengimport barang atau mendorong peningkatan produksi.

itulah yang diperlukan dan ditunaikan dalam pengetahuan ekonomi untuk mencapai suatu keseimbangan terhadap pasar. Keseimbangan harga dan permohonan senantiasa di upayakan sehingga tidak tersedia pihak-pihak yang terasa dirugikan. Pembeli bisa belanja barang bersama wajar, dan penjual/produsen senantiasa mendapatkan untungkan dari apa yang dibuat. Dengan pengetahuan pengetahuan yang anda punya mengenai materi ini, anda bisa mengawasi setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, dan juga bisa terhitung menyaksikan suasana ideal harga yang di tawarkan pasar.

Baca Juga :