Kadisdik Jabar Imbau ASN Bekerja Secara Bersungguh-Sungguh

Kadisdik Jabar Imbau ASN Bekerja Secara Bersungguh-Sungguh

Kadisdik Jabar Imbau ASN Bekerja Secara Bersungguh-Sungguh

Kadisdik Jabar Imbau ASN Bekerja Secara Bersungguh-Sungguh
Kadisdik Jabar Imbau ASN Bekerja Secara Bersungguh-Sungguh

Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) mengadakan apel pagi yang rutin

dilaksanakan setiap senin di Halaman Gedung Disdik Jabar, Jalan Dr. Radjiman, Kota Bandung. Apel diikuti oleh para pejabat di lingkungan Disdik Jabar serta para  Aparatur Sipil Negara (ASN). Pagi ini, apel dipimpin langsung oleh Kepala Disdik Jabar, Ahmad Hadadi.

Dalam sambutannya, Hadadi mengimbau kepada seluruh karyawan agar melakukan jihad pada setiap pekerjaan. Dengan dilakukan secara bersungguh-sungguh menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi yang telah diberikan. Tentunya semua hal tersebut, akan menjadi amal ibadah bagi kita sendiri.

“Bersungguh-sungguh dalam bekerja, dilakukan semata-mata untuk memperoleh ridho Allah SWT bagi kita yang muslim. Saat kita bekerja dengan serius dan amanah maka itu adalah jihad kita sebagai ASN,” ujar Hadadi, Senin, 12 November 2018.

Hadadi menyampaikan, jika dalam bekerja dilakukan sesuai dengan keimanan,

maka akan berdampak pada kemaslahatan umat, khususnya pendidikan di Jawa Barat. Namun sebaliknya, jika tidak amanah atau berkhianat dalam bekerja, maka disana akan muncul kehancuran.

“Mari kita bekerja dengan sepenuh hati dan ikhlas. Niatkan ini adalah ibadah kita dengan memberikan pelayanan yang terbaik,” ujar Hadadi.

Selain itu Hadadi mengatakan, sebagai orang yang beriman, Tuhan akan hadir di setiap keadaan. Tanpa terkecuali ketika sedang bekerja. Sebagai pimpinan, ia percaya kepada sekretaris, kepala

bidang, ketua cabang dinas, serta seluruh karyawan di lingkungan Disdik Jabar.

Mereka berkomitmen dan sepakat bekerja dengan sepenuh hati.

“Mari kita fokus, bekerja bersama-sama sehingga pekerjaan akan menjadi ringan.  Semua yang dikelola oleh kita akan dikembalikan kepada masyarakat,” ujar Hadadi.***

 

Sumber :

https://nashatakram.net/sejarah-peringatan-maulid/