Melawan Spam

Melawan Spam

Table of Contents

Melawan Spam

Melawan Spam
Melawan Spam

Cara yang dijelaskan berikut mungkin terlihat seperti hanya menggunakan teknologi anti-spam dan metodologi untuk mengatasi penyebaran spam yang dibahas secara umum. Tetapi diharapkan cara tersebut dapat membantu pengguna untuk mengetahui gambaran umumnya dan berusaha mencari informasi lebih spesifik lagi dengan memanfaatkan mesin pencarian yang ada, dan perlu diingat bahwa teknologi yang digunakan para spammer untuk menyebarkan pesan sampah mereka akan terus berkembang.

Spam Filter: Meningkatnya jumlah perusahaan yang menciptakan teknologi anti-spam yang menggunakan desain untuk memblok dan meng-quarantine pesan yang diperkirakan sebagai spam. Cara ini menggunakan beberapa algoritma mutakhir untuk melakukan scan terhadap pesan yang datang untuk melakukan pengecekan apakah pesan tersebut mengandung konten sampah.

Firewalls: Spam firewall digunakan untuk melakukan filter terhadap pesan sampah yang akan masuk ke email server. Dengan adanya filter ini bandwidth dan resource lain dari jaringan kita dapat di manfaatkan lebih baik.

Teknologi Anti-Malware: Berbasis pada penggunaan hardware dan software dari produk anti-malware yang dapat memblok pesan berbahaya yang mengandung virus atau malware agar tidak masuk ke dalam inbox email.

Client Control: Alat yang membimbing klien pengguna aplikasi email seperti Microsoft Outlook dan Outlook Express atau Thunderbird dari Mozzila, untuk membangun control yang didesain untuk meminimalkan spam yang masuk ke dalam inbox mereka.

White List/Black List: Fiture ini banyak ditemukan pada aplikasi spam filter dan client control. White List merupakan alamat email yang di percaya dan langsung menerima pesan yang dikirimkan untuk masuk ke dalam inbox pengguna, sedangkan Black List akan memblok email yang tidak jelas pengirimnya.

Kesepakatan Bersama: Semua perusahaan bisnis memerlukan kesepakatan yang jelas mengenai prosedur anti-spam. Disamping menggunakan filtering dan teknologi anti-spam yang sesuai, kesepakatan ini juga meliputi perlindungan tempat kerja dari ancaman spam, misalnya dengan tidak mem-publish email kantor yang dapat menjadi sasaran software spam. Para pegawai sebaiknya juga tidak mem-publish alamat email kantor mereka pada jejaringan sosial seperti Friendster ataupun Facebook bahkan di situs pribadi pegawai sendiri.

Edukasi: Cara sederhana yang dapat diajarkan adalah berhati-hati terhadap pesan phishing. dan tidak membuka lampiran pesan dari email yang tidak diketahui dengan pasti. Cara ini dapat meminimalkan dampak sampingan dari spam.
Adware
Adware adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada sebuah jenis perangkat lunak mencurigakan (malicious software/malware) yang menginstalasikan dirinya sendiri tanpa sepengetahuan pengguna dan menampilkan iklan-iklan ketika pengguna berselancar di Internet.
Adware adalah salah satu jenis perangkat lunak yang bersifat “stealth” (tidak terlihat) dan seringnya terinstalasi ke dalam sistem ketika pengguna mengunduh perangkat lunak freeware atau shareware dari Internet. Ada banyak adware yang beredar di Internet, dan beberapa adware tersebut memantau kebiasaan pengguna dalam menjelajahi Internet, dan mengirimkan informasi ini kepada perusahaan marketing sehingga mereka mengirimkan iklan kepada pengguna yang bersangkutan. Beberapa perangkat lunak komersial juga mengandung komponen adware yang kadang disebutkan dalam End-User License Agreement (EULA) atau tidak. Contohnya adalah web browser Microsoft Internet Explorer 6.0 yang merangkul Alexa.com.
Kebanyakan program antivirus tidak didesain untuk mendeteksi keberadaan adware, karena tujuan awal dari adware adalah bukan untuk merusak sistem secara agresif (seperti halnya virus komputer, worm atau Trojan horse), tapi untuk mendukung pengembangan perangkat lunak freeware atau shareware yang berangkutan. Beberapa adware juga dapat diklasifikasikan sebagai Trojan oleh beberapa vendor Antivirus, karena selain memantau kebiasaan pengguna dalam berselancar di Internet, mereka juga dapat mencuri data pengguna. Contohnya adalah VX2 dan WNAD.EXE.
Untuk mendeteksi keberadaan adware (dan tentu saja untuk meningkatkan privasi), beberapa utilitas pun beredar di Internet, seperti halnya Ad-Aware dari Lavasoft atau Spybot Search and Destroy yang dapat mendeteksi serta membuang adware serta perangkat spyware lainnya. Selain utilitas yang dapat diunduh tersebut, ada juga beberapa situs web yang menyediakan layanan untuk mencari adware di dalam sistem , seperti halnya SypChecker.com dan Tom-Cat.com.

Sumber : https://downloadapk.co.id/