Memangkas Uang Gaji

Table of Contents

Memangkas Uang Gaji

Setiap hari istri Umar bin Abdul Aziz menyediakan roti tawar yang keras untuk suaminya. la ingin sekali-kali menyediakan hidangan istimewa untuk menggembirakan hati suami tercintanya. la pun merasa menyisihkan duwit sedikit demi sedikit dari duwit belanjanya agar memadai dibelikan bahan makanan istimewa tersebut.

Dengan penuh rasa cinta dan mengayalkan wajah bahagia suaminya, sang istri menyuguhkan roti gandum isikan daging domba masakannya kepada sang suami. Umar terbelalak lihat hidangan lezat di hadapannya dan bertanya kepada sang istri, “Dari mana kau dapatkan makanan mewah ini?”

“Saya membuatnya sendiri, suamiku,” jawab sang istri.

“Lantas, dari mana kau peroleh duwit untuk belanja bahan-bahan makanan ini?”

“Saya menyisihkan duwit belanja kita sedikit demi sedikit sepanjang sebulan,” jawab sang istri kembali.

“Berapa yang kau habiskan?” tanya Umar

“Sekitar tiga 1/2 dirham.”

Umar mengangguk-angguk, lantas berkata, “Tiga 1/2 dirham memadai untuk memberi makan dua orang sepanjang dua hari.”

Lalu, Umar memanggil Muzahim, tidak benar seorang pembantunya seraya bertanya, “Apakah kau di sini dapat makan kenyang?”

Muzahim menjawab, “Kadang-kadang, malah amat kenyang, Tuanku.”

“Cukup lezatkah makanan yang kau nikmati?”

Muzahim ulang menjawab, “Sangat lezat, Tuanku. Lebih lezat daripada makanan di rumahku.”

Umar melanjutkan, “Jika demikian, aku akan mengurangi cost untuk keluargaku karena dengan cost sebelumnya dapat dihemat sebesar tiga 1/2 dirham sebulan.”

Ia memotong roti yang dihidangkan istrinya di meja dan memakannya untuk menggembirakan hati sang istri. Sisanya ia bagikan kepada anak-anak yatim.

Baca Juga :