Kisah Lelaki dan No WA

Kisah Lelaki dan No WA

Table of Contents

Kisah Lelaki dan No WA

Kisah Lelaki dan No WA
Kisah Lelaki dan No WA

Seorang lelaki melamar pekerjaan sbg “office boy”di Istana Negara.

Staf Istana mewawancarai dia dan membersihkan lantai sebagai tesnya.

“Kamu diterima,” katanya,
“Berikan No WA dan saya akan kirim form utk diisi & pemberitahuan kapan kamu mulai kerja.”

Lelaki itu menjawab,”Tapi saya tdk punya HP apalagi No WA”

“Maaf,” kata staf Istana,
“Kalau kamu tidak punya WA, berarti kamu tidak bisa diterima bekerja.”

Lelaki itu pergi dgn harapan kosong. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan hanya dengan Rp.100.000 di dalam kantongnya.

Lalu dia memutuskan pergi ke Pasar & membeli 10kg tomat. Ia menjual tomat itu dr rumah ke rumah. Kurang dari 2 jam, dia berhasil melipat gandakan modalnya. Dia melakukan kerjanya tiga kali, dan pulang dgn membawa Rp.300.000. Dia pun sadar bahwa dia bisa bertahan hidup dengan cara ini.

Ia mulai pergi bekerja lebih pagi dan pulang larut. Uangnya menjadi lebih banyak 2x sampai 3x lipat tiap hari. Dia pun membeli gerobak, lalu truk, & akhirnya memiliki armada kendaraan sendiri.

5 thn kemudian, lelaki itu sdh menjadi salah satu pengusaha makanan terbesar. Ia mulai merencanakan masa dpn keluarga, & memutuskan utk memiliki asuransi jiwa.

Ia menghubungi broker asuransi, Sang brokerpun menanyakan No WA . Lelaki itu menjawab, “Saya tidak punya WA.”

Sang broker bertanya dengan penasaran, “Anda tidak punya WA, tapi sukses membangun sebuah usaha besar. Bisakah Anda bayangkan, sudah jadi apa Anda kalau punya WA?!”

Lelaki itu menjawab, “Saya akan jadi office boy di Istana Negara!!

Baca Juga :