5 MANFAAT JEMBUT DAN DISKRIMINASI YANG KERAP DIALAMINYA

5 MANFAAT JEMBUT DAN DISKRIMINASI YANG KERAP DIALAMINYA

Kita sebagai manusia sebetulnya nggak pernah sudi menjunjung manfaat jembut yang udah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Padahal manfaatnya beneran banyak lho.

Tumbuhnya rambut di area kemaluan merupakan sebuah keniscayaan. Dihalangi kayak apapun ya tetap nggak bisa. Justru jika nggak tumbuh, kamu mesti curiga, jangan-jangan kamu ini mutan, bukan manusia biasa.

Kita kemungkinan sering mulai risih dengan tumbuhnya bulu satu ini. Mau jijik kok ya tetep tumbuh, sudi dicuekin kok ya tetep ada, dibiarin kok tambah lebat, udah lebat terhitung nggak sanggup dibikin-bikin gaya. Hadeh, ngrepotin emang. Mana namanya jorok lagi: jembut. Idih, nama kok jorok.

Tapi, meski jorok-jorok begitu, manfaat jembut terhitung tersedia lho bagi kehidupan kita yang fana ini. Meski bagi sebagian pria, jembut sering diakui menganggu (terutama yang baru sudi sunat), apalagi bagi perempuan yang mulai jembut terlampau tidak baik secara estetika.

Namun sadarkah kalian jika selama ini manusia udah berlaku diskriminatif pada jembut dibandingkan bulu-bulu yang tumbuh di anggota tubuh lainnya?

Coba bandingkan dengan kumis, jenggot, bulu ketek, atau yang paling agung: rambut di batok kepala. Hampir semua produk manusia tetap dibikinkan alat tertentu untuk bulu-bulu itu—bahkan bulu dada. Sedangkan jembut? Duh, diperhatikan terhitung nggak. Mau dicukur aja pakai Gillette yang sebetulnya nggak didesain untuk itu. Oalah, nasibmu, mbut, mbut.

Selama ini jembut tetap dianggab sebagai warga bulu tubuh kelas dua. Bahkan serupa bulu hidung saja, posisi jembut terkesan jauh lebih hina. Bayangkan, diskriminasi yang mesti dialaminya selama ini.

Kita sebagai manusia sebetulnya nggak pernah sudi menjunjung manfaat jembut yang udah diberikan untuk kita selama sejarah evolusi manusia sebagai makhluk Tuhan paling sempurna.

Lah, sebetulnya apa saja sih manfaat jembut? Nah, mari kita simak. Cekidot, mbut.

Jadi benteng pertama untuk bakteri yang sudi masuk ke kemaluan kita
Manfaat jembut yang sering diremehkan adalah kemampuannya dalam menangkap kotoran dan bakteri-bakteri dari luar yang sudi menginvasi kemaluan kita. fungsi jembut ini lebih tertentu kembali diperuntukkan bagi perempuan. Ibarat kantor imigrasi sebuah negara, jembut sanggup menangkap pernah imigran-imigran yang beresiko bagi kulit vagina. Terutama jika kamu tengah mandi.

Akan tetapi, dikarenakan sering “menangkap” imigran-imigran beruba bakteri dan kotoran, kebersihan jembut terhitung mesti terjaga. Mencucinya terhitung direkomendasi tiap kita mandi. Hal ini mesti dijalankan sekedar demi manfaat jembut sanggup tetap maksimal bekerja nantinya.

Jadi peredam gesekan
Manfaat jembut yang lain adalah kemampuannya sebagai peredam untuk celana dalam. Ibarat shockbreaker sepeda motor, jembut terhitung bermanfaat meminimalisir gesekan celana ke kulit kemaluan secara langsung. Dengan terdapatnya jembut, gesekan menjadi sanggup diredam agar kulit kemaluan sanggup lebih aman waktu bergerak.

Menghasilkan feromon untuk menarik minat lawan jenis
Sebagai makhluk yang lolos dari seleksi alam yang begitu kejam, manfaat jembut ternyata terhitung bermanfaat dalam menarik pasangan waktu musim kawin. Tentu saja tidak serupa layaknya hewan di alam liar, jembut terhitung sanggup mengeluarkan semacam senyawa kimia berwujud feromon untuk menarik perhatian lawan jenis.

Senyawa kimia feromon ini yang nampak dari jembut ini akan menguar ke mana-mana dan akan mengakibatkan pasangan menjadi tambah tertarik. Hm. Menarik terhitung ya?

Menjaga suhu
Area di kemaluan biasanya gampang sekali lembab. Dan keadaan ini akan mengakibatkan bakteri menjadi berkembang biak dengan cepat. Dengan manfaat jembut, kemaluan akan diatur sirkulasinya agar suhu akan stabil di area itu.

Bakteri kemungkinan akan tetap tumbuh, tetapi area tumbuhnya hanya akan berada di sekitar jembut, menjadi lebih gampang dibersihkan. Justru ketika jembut dipotong habis, bakteri akan menyebar ke mana-mana dan sanggup saja masuk ke kemaluan.

Bantalan untuk perempuan
Manfaat jembut lainnya—terutama—bagi perempuan adalah sebagai bantalan. Bagi perempuan, jembut yang lebat sanggup menjadi bantalan yang sempurna waktu tengah duduk atau berolahraga. Terutama untuk olahraga yang banyak duduknya kayak naik sepeda gitu.

Bagi perempuan, meski kadang banyak kasus yang dimunculkan oleh jembut, keberadaan jembut justru lebih gawat ketimbang untuk pria. Soalnya tak sekedar sebagai benteng pada bakteri, perempuan terlampau lebih sanggup “dilindungi” ketimbang pria.

Sebegitu pentingnya manfaat jembut bagi kehidupan manusia, maka tersedia baiknya kamu mesti berpikir kembali ketika akan memotong habis jembut-jembutmu itu. Cukup dirapikan saja. Nggak usah dicukur plontos. Dibikin gaya-gaya mohawk terhitung boleh. Nggak tersedia yang akan protes terhitung kok.

Ingat mereka udah berkorban banyak lho untuk kebugaran kita, hambok dihargai. Jangan memilih kasih. Begitu-begitu terhitung rambutmu sendiri. Hm, terima kasih ya jembut, tanpamu kita semua pasti menjadi manusia dengan kemaluan penuh bakteri. Makasih pokoknya.

Baca Juga :