JARINGAN WIRELESS

JARINGAN WIRELESS

JARINGAN WIRELESS

JARINGAN WIRELESS
JARINGAN WIRELESS

Jenis Konfigurasi Wireless LAN (WLAN)
Secara umum terdapat 2 jenis konfigurasi untuk jaringan berbasis WLAN, yaitu:
· Berbasis Ad-hoc

Pada jaringan ini, komunikasi antara satu perangkat komputer satu dengan yang lain dilakukan secara spontan/ langsung tanpa melalui konfigurasi tertentu selama sinyal dari Access Point dapat di terima dengan baik oleh perangkat-perangkat komputer di dalam jaringan ini.
• Berbasis Infrastruktur

Pada jaringan ini, satu atau lebih Access Point (APs) menghubungkan jaringan WLAN melalui jaringan berbasis kabel. Jadi pada jenis jaringan ini, untuk melayani perangkat komputer di dalam jaringannya, maka Access Point memerlukan koneksi ke jaringan berbasis kabel terlebih dahulu. Karena banyaknya jenis-jenis jaringan WLAN yang ada di pasaran, maka standar IEEE 802.11 menetapkan antarmuka (interface) antara klien WLAN (wireless client) dengan jaringan Access Point-nya (network APs). Untuk membedakan perbedaan antara jaringan WLAN satu dengan jaringan WLAN lainnya, maka 802.11 menggunakan Service Set Identifier (SSID). Dengan penanda ini maka dapat di bedakan antara jaringan WLAN satu dengan lanilla sebab jaringan WLAN satu dengan yang lain pasti memiliki nomor penanda SSID yang berbeda pula. Access Point (AP) menggunakan SSID untuk menentukan lalu lintas paket data mana yang di peruntukkan untuk Access Point tersebut.

Standar 802.11 juga menentukan frekuensi yang dapat digunakan oleh jaringan WLAN. Misalnya untuk industrial, scientific, dan medical (ISM) beroperasi pada frekuensi radio 2,4GHz. 802.11 juga menentukan tiga jenis transmisi pada lapisan fisik untuk model Open System Interconnection (OSI), yaitu: direct-sequence spread spectrum (DSSS), frequency-hopping spread spectrum (FHSS), dan infrared.

Selain pembagian frekuensi diatas, standar 802.11 juga membagi jenis frame-nya menjadi 3 (tiga) kategori, yaitu: control, data, dan management.
Standar 802.11 membolehkan device (perangkat) yang mengikuti standar 802.11 untuk berkomunikasi satu sama lain pada kecepatan 1 Mbps dan 2 Mbps dalam jangkauan kira-kira 100 meter. Jenis lain dari standar 802.11 nanti akan di kembangkan untuk menyediakan kecepatan transfer data yang lebih cepat dengan tingkat fungsionalitas yang lebih baik dari yang ada saat ini. Saat ini terdapat beberapa jenis varian dari standar 802.11, yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g.

a. Standar 802.11a
Standar 802.11a digunakan untuk mendefiniskan jaringan wireless yang menggunakan frekuensi 5 GHz Unlicensed National Information Infrastrusture (UNII). Kecepatan jaringan ini lebih cepat dari standar 802.11 dan standar 802.11b pada kecepatan transfer sampai 54 Mbps. Kecepatan ini dapat lebih cepat lagi jika menggunakan teknologi yang tepat. Untuk menggunakan standar 802.11a, perangkat-perangkat komputer (devices) hanya memerlukan dukungan kecepatan komunikasi 6 Mbps, 12 Mbps, dan 24 Mbps. Standar 802.11a juga mengoperasikan channel/ saluran 4 (empat) kali lebih banyak dari yang dapat
dilakukan oleh standar 802.11 dan 802.11b. Walaupun standar 802.11a memiliki kesamaan dengan standar 802.11b pada lapisan Media Access Control (MAC), ternyata tetap tidak kompatibel dengan standar 802.11 atau 802.11b karena pada standar 802.11a menggunakan frekuensi radio 5 GHz sementara pada standar 802.11b menggunakan frekuensi 2,4 GHz.

Baca Juga :

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI APPOINTMENT PASIEN BERBASIS SMS

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI APPOINTMENT PASIEN BERBASIS SMS

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI APPOINTMENT PASIEN BERBASIS SMS

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI APPOINTMENT PASIEN BERBASIS SMS
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI APPOINTMENT PASIEN BERBASIS SMS

IDENTIFIKASI MASALAH

a. Kurangnya informasi terhadap pelayanan pendaftaran pasien dan mengenai jadwal praktek dokter di Rumah Bersalin dan Balai Pengobatan “Rajawai Citra” Bantul Yogyakarta.
b. Pelayanan pendaftaran pasien dan informasi mengenai jadwal praktek dokter melalui fasilitas SMS ke petugas pendaftran atau ke dokter tidak efektif karena terlalu banyak dan tidak dapat ditindaklanjuti dengan segera.
c. Banyak pasien sulit menghubungi no telepon Rumah Bersalin dan Balai Pengobatan “Rajawai Citra” Bantul Yogyakarta, karena keterbatasan line telepon yang sibuk dan padat.
d.

ANALISA KELEMAHAN
a. Sistem informasi pelayanan pendaftaran pasien serta pembuatan apointment dengan dokter di Rumah Bersalin dan Balai Pengobatan “Rajawai Citra” Bantul Yogyakarta, baik secara manual maupun melalui SMS tidak dapat menangani banyaknya pasien, sehingga kinerja pelayanan terhadap proses tersebut tidak maksimal.
b. Kurang baiknya proses pengorganisiran terhadap alat-alat komunikasi yang sudah baik, dalam hal ini masalah SMS, sehingga pasien tidak langsung mendapat informasi yang dibutuhkanya berupa balasan SMS dari petugas pendaftaran. Tetapi jika ingin memperbaiki sistem berbasis SMS ini akan diperlukan biaya yang tidak sedikit.
c. Jaringan komunikasi line telepon didaerah Rumah Bersalin dan Balai Pengobatan “Rajawai Citra” Bantul Yogyakarta tidak bagus karena maíz terbatas.

ANALISIS KEBUTUHAN
Dari hasil identifikasi dan analisa kelemahan yang sudah dilakukan, maka dibutuhkan statu sistem baru yang dapat mengatasi berbagai masalah tersebut. Salah satunya dengan membuat sistem berbasis web, nantinya Rumah Bersalin dan Balai Pengobatan “Rajawai Citra” Bantul Yogyakarta akan memiliki website dimana selain berisikan mengenai informasi mengenai kegiatan rumah bersalin tersebut juga dapat melakukan pendaftaran pasien dan melakukan apointment.
a. Kebutuhan Fungsional
• Informasi bagi pasien mengenai jadwal praktek dokter dan jika ingin melakukan apointment dengan dokter serta melakukan penfataran pasien untuk berobat. Serta informasi kegiatan lanilla di Rumah Bersalin dan Balai Pengobatan “Rajawai Citra” Bantul Yogyakarta.
• Proses login untuk admin (petugas pendaftaran, dokter), jika ingin mengelola data pasien yang mendaftar dan berobat.
• Proses pendaftaran, baik pasien lama maupun pasien yang baru.
• Proses pencarian /searching mengenai jadwal praktek dokter di Rumah Bersalin dan Balai Pengobatan “Rajawai Citra” Bantul Yogyakarta.
b. Kebutuhan Non Fungsional
• Keamanan sistem berbasis web ini disertai password bagi user admin.
• Kinerja sistem yang baik dan cepat, sehingga pasien dapat langsung terlayani.

ANALISA KELAYAKAN
Untuk memastikan sistem dapat dilanjutkan dan menguntungkan maka sistem harus dievaluasi kelayakannya. Secara ekonomi sistem ini akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, akan tetapi kemungkinan hasil yang diberikan oleh sistem akan banyak membantu dan mempermudah pasien dalam hal pendaftaran dan pembuatan appointment serta pencarian informasi sehingga sistem ini dinilai layak karena lebih banyak memberikan keuntungan bagi Rumah Bersalin dan Balai Pengobatan “Rajawai Citra” Bantul Yogyakarta.

Sumber : https://www.okeynotes.com/blogs/212521/22483/download-link2sd-plus-v-4-3-4-apk-pro

SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PENYEWAAN VCD

SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PENYEWAAN VCD

SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PENYEWAAN VCD

SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PENYEWAAN VCD
SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PENYEWAAN VCD

PT X bergerak pada usaha penyewaan dan penjualan VCD dan DVD tentang film dan game. PT X ingin melebarkan sayap (mengembangkan pers) karena itu PT X menyewa lokasi baru dissuatu supermall dan mendapat tempat seperti ini :

Manajer ingin membuat suatu pusat informasi yang dapat memonitor kegiatan peminjaman, pengembalian dan penjualan didua lokasi.

Tugas
Buatlah kebutuan sistem fungsional dan nonfungsional untuk menunjang permintaan manajer.

IDENTIFIKASI MASALAH
• Lokasi baru PT X dimana antara kantor PT X tempat penyewaan dan tempat penjualan saling terpisah sehingga membuat kegiatan pengontrolan secara manual lebih sulit dilakukan.
• Sistem yang dijalankan pada lokasi sebelumnya tidak dapat diterapkan pada lokasi yang baru karena belum sepenuhnya membantu pekerjaan, karena kebutuhan akan data yang efektif dan efisien serta tersedia saat dibutuhkan (availability) belum bisa terpenuhi.
• Dibutuhkan suatu pusat informasi dengan sistem terdistribusi yang mampu menyimpan dan mendistribusikan data-data kegiatan seperti peminjaman, pengembalian dan penjualan, sehingga semua kegiatan di PT X lebih termonitor.

ANALISIS SISTEM
• Lokasi baru PT X yang saling terpisah satu sama lain menimbulkan masalah dalam hal pengontrolan ang dilakukan manager sehingga menimbulkan resiko lain yang lebih besar seperti kehilangan data-data kegiatan operasional yang penting, seperti penyalahgunaan/penyelewengan hasil pejualan dan penyewaan kaset.
• Kebutuhan akan data yang efektif dan efisien serta tersedia saat dibutuhkan (availability) untuk penediaan informasi yang akurat.
• Lokasi yang terpisah menimbulkan masalah dalam pendistribusian data dalam rangka pengontrolan kegiatan sewa dan penjualan VCD/DVD pada PT X, sehingga dibutuhkan sistem terdistribusi dalam sistem informasinya.

Dari berbagai alasan yang telah diungkapkan di atas, maka pengembangan Sistem Informasi penjualan dan penyewaan VCD dan DVD pada PT X ini dibuat untuk membantu kegiatan manager dalam pengontrolan kegiatan penyewaan, pengembalian dan penjualan di dua lokasi baru tersebut.
ANALISIS KEBUTUHAN
Data yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem informasi ini adalah :
• Data Anggota : Id Anggota, Nama Anggota, Jenis Kelamin, Alamat.
• Data Admin : Id Admin, Nama Admin, Jenis Kelamin, Alamat.
• Data Kaset : No Kaset, Judul Kaset, Kategori.
• Data Sewa : No Kaset, Nama anggota, Tanggal Sewa, Tanggal Kembali.
• Data Penjualan : No Kaset, Harga, Banyak Item, Total Jual.

KEBUTUHAN NON FUNGSIONAL
Kebutuhan Non Fungsional mencakup :
• Waktu Respon
• Rata-rata waktu untuk kegagalan
• Kebutuhan keamanan

KEBUTUHAN FUNGSIONAL
Kebutuhan Fungsional mencakup :
• Proses login untuk admin (manager, petugas).
• Proses pengelolaan data-data yang dibutuhkan meliputi insert, update dan delete.
• Proses pendaftaran anggota baik anggota baru ataupun pemeriksaan anggaota lama dilakukan oleh petugas penyewa.
• Proses searching/pencarian data (meliputi semua data yang dibutuhkan).
• Proses penjualan dilakukan oleh petugas.
• Proses pencatatan transaksi penyewaan dan pengembalian oleh petugas.
• Proses pemeriksaan semua data-data yang ada oleh manager untuk mengontrol kegiatan operasional.

Sumber : https://youtubers.id/mahjong-journey-apk/

STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN

STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN

STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN

STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN
STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) adalah suatu kerangka dalam prosedur pembuatan laporan keuangan  agar terjadi keseragaman dalam penyajian laporan keuangan. Standar Akuntansi Keuangan (SAK) merupakan hasil perumusan Komite Prinsipil Akuntansi Indonesia pada tahun 1994 menggantikan Prinsip Akuntansi Indonesia tahun 1984.  SAK di Indonesia merupakan terapan dari beberapa standar akuntansi yang ada seperti: IAS, IFRS, ETAP, GAAP. Selain itu ada juga PSAK syariah dan juga SAP. Selain untuk keseragaman laporan keuangan, Standar akuntansi juga diperlukan untuk memudahkan penyusunan laporan keuangan, memudahkan auditor serta memudahkan pembaca laporan keuangan untuk menginterpretasikan dan membandingkan laporan keuangan entitas yang berbeda.
SAK terdiri dari:
1. PSAK-IFRS
PSAK-IFRS diterapkan secara utuh pada tahun 2012. Proses konvergensi IFRS ini melalui tahap adopsi pada tahun 2008-2010 kemudian tahun 2011 memasuki tahap persiapan akhir dan tahap implementasi pada tahun 2012. Pada PSAK ini wajib diterapkan untuk entitas dengan akuntabilitas publik seperti : emiten, perusahaan publik, perbankan, asuransi, dan BUMN. Tujuan dari PSAK ini adalah memberikan informasi yang relevan bagi pengguna laporan keuangan.
Indonesia mengadopsi IFRS karena Indonesia merupakan bagian dari IFAC yang harus mematuhi SMO (Statement Membership Obligation) yang menjadikan IFRS sebagai accounting standard. Selain itu konvergensi IFRS adalah kesepakatan pemerintah Indonesia sebagai anggota G20 Forum.

OVERVIEW MATA AJARAN

OVERVIEW MATA AJARAN

OVERVIEW MATA AJARAN

OVERVIEW MATA AJARAN
OVERVIEW MATA AJARAN
Mata ajaran Pelaporan dan Akuntansi Keuangan ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan peserta didik terhadap prinsip akuntansi yang diterima umum di Indonesia, terutama Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan, Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) dan standar acuan lain yang diterbitkan badan otoritatif yang berwenang serta peraturan perundangan yang relevan sehubungan penyusunan laporan keuangan dalam rangka akuntansi keuangan. Di samping itu juga akan diberikan pemahaman International Financial Reporting Standards (IFRS) / International Accounting Standards (IAS) dan standar akuntansi keuangan yang berlaku di negara lain yang relevan dalam era globalisasi.
Peserta didik diharapkan mampu menyusun dan mengaudit laporan keuangan yang dapat diandalkan berdasarkan prinsip akuntansi yang berlaku umum dalam rangka pelaporan kepada pihak eksternal.

PANGGILAN UNTUK TINDAKAN

PANGGILAN UNTUK TINDAKAN

PANGGILAN UNTUK TINDAKAN

PANGGILAN UNTUK TINDAKAN
PANGGILAN UNTUK TINDAKAN
AICPA dalam mengatasi beberapa masalah melakukan 2 upaya antara lain Upaya pertama adalah oleh Komite Jenkins (Pansus AICPA tentang Pelaporan Keuangan) yang didakwa dengan mengidentifikasi informasi perusahaan  harus memberikan kepada para investor dan  kreditur sejauh  mana auditor harus dikaitkan dengan informasi tersebut. Komite ini telah melakukan pekerjaan yang baik mempertimbangkan, dari titik pengguna laporan keuangan pandang, beberapa isu yang muncul saya telah diuraikan di atas. Kedua, Komite Elliott (Pansus AICPA di Masa Depan Audit / Jaminan Fungsi) sedang melakukan upaya untuk mengembangkan kerangka kerja untuk menganalisis dan beradaptasi dengan tren dalam pelaporan keuangan yang diharapkan selama lima sampai sepuluh tahun ke depan.
Peran akuntan dan auditor juga akan harus dievaluasi kembali karena kami mengeksplorasi langkah-langkah yang diperlukan untuk kelanjutan vitalitas pelaporan keuangan di masa depan. Seperti disebutkan di atas, akuntan dan auditor independen adalah penjaga pintu bagi integritas pasar. Sebagai perubahan kedepan atas eksplorasi dan diimplementasikan, peran auditor akan menjadi lebih penting. Misalnya, perubahan tersebut akan menyebabkan meningkatnya ketergantungan pada kontrol internal dan keputusan akuntansi perusahaan itu sendiri. Akuntansi kemudian akan memberikan, lebih dari sebelumnya, nilai tambah yang memungkinkan alokasi sumber daya yang efisien yang mendorong kapitalisme dan mendasari demokrasi kita. Akibatnya, akuntan akan benar-benar telah mendapatkan waralaba mereka dan memenuhi mandat sosial mereka.

Canon Pixma iP8500

Canon Pixma iP8500

Canon Pixma iP8500

Canon Pixma iP8500
Canon Pixma iP8500

Dinamakan Canon Pixma iP8500 Photo Printer untuk menyelaraskan barisan Pixma IP Canon saat ini. Sebenarnya printer Canon ini mirip i9900, Editors Choice lain dan printer foto tercepat yang pernah kami lihat hingga kini. Seperti i9900, iP8500 tangguh berfungsi sebagai printer serba guna. Printer ini sebenarnya didesain bagi mereka yang menuntut kualitas foto tinggi dan mencetak cukup banyak foto pada ukuran 8,5 x 11 inci, serta perduli akan kecepatan.

Dengan dimensi 17 x 45 x 29 cm, iP8500 sedikit lebih besar dari kebanyakan ink jet, tapi tidak terlalu kentara. Sama seperti i9900, anda akan menemukan konektor PictBridge untuk kamera dibagian depan, cartridge terpisah untuk setiap tinta dengan total delapan warna tinta, menambah merah dan hijau ke campuran printer foto, cyan, kuning, magenta, cyan muda, magenta muda dan hitam. Sama seperti iP9900 – dan beberapa printer Epson – warna tambahan menghasilkan gamut warna yang lebih lebar untuk foto.

Kemiripan lain dengan iP9900 adalah printhead dengan 6.144 nozzle. Menyemprotkan banyak titik sekaligus sebagai bayaran untuk kecepatan foto. Pada suite foto kami (diukur dengan hardware dan software QualityLogic, www.qualitylogic.com), masing – masing foto 8 x 10 membutuhkan waktu rata-rata 1:35 menit, satu menit lebih cepat dibanding Canon iP3000, iP4000 dan MP780, yang seimbang sebagai tercepat berikutnya. Hanya iP9900 yang lebih cepat dengan 1:05 untuk tiap foto. Waktu rata-rata untuk setiap 4 x 6 adalah 47 detik. Untuk aplikasi bisnis, iP8500 lebih cepat dari kebanyakan ink jet, walau tidak luar biasa cepat dengan total waktu 22:57, dibandingkan dengan 15:48 untuk iP4000, misalnya.

Kualitas teks dan grafis juga lebih cukup, walau tidak mngesankan. Kedua tipe output berhak diberi nilai di ujung atas dari baik. Untuk teks, kebanyakan font terbaca dengan mudah pada 4 poin. Grafis bertendensi kehilangan grafis tipis, tapi foto berada di ujung atas dari sangat baik, tidak sampai luar biasa karena beberapa kekurangan minor yang hanya akan tertangkap mata yang terlatih. Kebanyakan foto dapat dikualifikasikan setara kualitas foto yang sebenarnya meski ada kekurangan.

Baca Juga :

MP3 Player Hasil Kolaborasi Nike & Philips

MP3 Player Hasil Kolaborasi Nike & Philips

MP3 Player Hasil Kolaborasi Nike & Philips

MP3 Player Hasil Kolaborasi Nike & Philips
MP3 Player Hasil Kolaborasi Nike & Philips

Inilah mp3 player untuk menemani aktivitas olahraga anda, hasil kolaborasi Nike dan Philips. Kalibrasikan dengan langkah anda, maka player ini akan mencatat jarak waktu dan total langkah ketika berlari. Player ini juga bisa di-setting untuk menginformasikan jarak , waktu, atau hanya ketika anda memintanya. Sebuah suara akan memberitahukan berapa lama, jarak dan jumlah langkah anda  dalam menit permile ketika berlari. Informasi tersebut juga tampail di layar.

Dengan bahan karet dan tombol anti air, ditambah arm band velcro melindungi player ini secara total. Tombol untuk memilih lagu, playpause, serta navigasi menu terdapat pada bagiaan depan yang dilapisi karet. Pada bagian atas terdapat tombol volume, start dan stop untuk mencatat waktu lari serta tombol on demand reporting.

Dilihat dari sisi mp3 player, produk ini memang  tidak sehebat player lain, namun dari sisi fungsi dan kapabilitasnya dalam penggunaan ketika berlari, outdoor maupun di tempat fitness, player ini memang unggul. MP3Run memiliki distorsi nada lebih banyak dari player yang pernah kami temui, tetapi dentuman bass built in bisa menutupnya. Tampilan layar didukung backlight yang terang. MP3Run memiliki built-in flash memory berkapasitas 256 MB, mampu menampung 4 sampai 8 jam lagu dalam format mp3 maupun WMA.

MP3Run menggunakan earbuds yang dapat diatur sudut dan kelenturan, sehingga terasa nyaman bila dikenakan. Kami hanya menemukan satu kekurangan pada saat berlari outdoor, terkadang wireless-nya tidak berfungsi dengan semestinya.

Hembusan angin kadang mengganggu kinerjanya, dan suara noise akhirnya tertangkap oleh headset. Hal ini tidak biasa terjadi pada penggunaan earbud, bahkan ketika anda berlari kencang sekalipun. Kami mencoba melilitkan kabel ke dekat bodi earbud dan telinga kami untuk mengurangi efek tersebut.

Dalam mendukung kapabilitasnya, player ini kompatibel dengan Music match. Player ini menggunakan USB 1.1. radio FM built-in-nya merupakan salah satu yang terbaik dibanding playerlain. Bekerja dengan stabil, mudah tersambung serta kemampuannya dalam menangkap sinyal lemah dari jauh bisa diandalkan.

Kami membandingkan kemampuan MP3Run dengan treadmill dan terbukti akurat. Hal lain yang menarik, player ini mencatat semua kegiatan berdasarkan tanggal, yang bisa di upload ke PC untuk dianalisa atau sekedar melihat. Fitur lain yang bisa diandalkan pelari adalah strobe light built-in.

MP3Run adalah produk yang unik, dan seorang atlet tentu akan menikmati kapabilitas serta kualitas musiknya.

Sumber : https://synthesisters.com/

Canon Selphy DS700

Canon Selphy DS700

Canon Selphy DS700

Canon Selphy DS700
Canon Selphy DS700

Canon Selphy DS700 adalah printer foto berbasis ink-jet yang memiliki kemampuan mencetak langsung dari kamera melalui PictBridge, memory card, maupun PC. Printer ini menunjukan bahwa dari pada memanfaatkan LCD di bodi printer, lebih baik dihubungkan ke TV sehingga anda bisa melihat foto dan mengoperasikan menu pada layar yang lebih besar. Fitur tersebut didukung dengan sebuah remote control, sehingga anda tidak perlu lagi berdiri di depan printer untuk mengoperasikannya.

Tidaklah sulit menghubungkan printer ini ke TV. Dalam paketnya tersedia jack video-in untuk tipe standar colokan RCA. DS700 juga memberikan kabel lain untuk melengkapi kapabilitasnya. Cukup colokkan, masukkan memory card. Sayangnya, menu pada printer ini tidak selengkapnya yang kami harapkan. Anda tak bisa melakukan cropping, menghilangkan red-eye, mengatur brightnessatau mengedit foto. Anda hanya dapat melihat lalu mencetak.

Hal yang tidak nyaman adalah ketika terhubung dengan foto-foto tertentuuntuk dicetak, melainkan semua yang ada di memory card harus dicetak.

Ukuran maksimal foto yang dicetak adalah 4×6 cm. Kecepatan printer ini memang terbilang. Kami mencatat waktu 1 menit 21 detik sampai 1:39 untuk mencetak dari computer melalui USB. Begitu juga ketika mencetak melalui memory card atau kamera Canon PowerShot S60. Kualitas output dari printer ini juga biasa saja, hal tersebut utamanya disebabkan karena detil yang minim pada area gambar terang. Salah satu keunggulan paling nyata adalah hasil cetak foto pada kertas output setelah 24 jam akan tahan terhadap air dan debu.

Canon menyatakan biaya perlembarnya adalah 36 sen, berdasarkan pengujian 75 foto yanng kami cetak menggunakan cartridge single ink. DS700 tetap merupakan printer pilihan tepat, meskipun kami kurang menyukai fitur TV connection dan lebih memilih fitur PictureMate dari Epson walaupun performanya lamban, tetapi menawarkan kualitas cetak yang mengagumkan. Namun jika televisi dan gemar mencetak foto, Selphy patut masuk dalam daftar belanja.

Sumber : https://belinda-carlisle.com/

Koperasi

Koperasi

Koperasi

Koperasi
Koperasi

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang atau badan hukum yang berlandaskan pada asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Kegiatan usaha koperasi merupakan penjabaran dari UUD 1945 pasal 33 ayat (1). Dengan adanya penjelasan UUD 1945 Pasal 33 ayat (1) koperasi berkedudukan sebagai soko guru perekonomian nasional dan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam sistem perekonomian nasional.
Sebagai salah satu pelaku ekonomi, koperasi merupakan organisasi ekonomi yang berusaha menggerakkan potensi sumber daya ekonomi demi memajukan kesejahteraan anggota. Karena sumber daya ekonomi tersebut terbatas, dan dalam mengembangkan koperasi harus mengutamakan kepentingan anggota, maka koperasi harus mampu bekerja seefisien mungkin dan mengikuti prinsipprinsip koperasi dan kaidah-kaidah ekonomi.
Manfaat Koperasi di Bidang Ekonomi
Berikut ini beberapa manfaat koperasi di bidang ekonomi.
a) Meningkatkan penghasilan anggota-anggotanya. Sisa hasil usaha yang diperoleh koperasi dibagikan kembali kepada para anggotanya sesuai dengan jasa dan aktivitasnya.
b) Menawarkan barang dan jasa dengan harga yang lebih murah. Barang dan jasa yang ditawarkan oleh koperasi lebih murah dari yang ditawarkan di toko-toko. Hal ini bertujuan agar barang dan jasa mampu dibeli para anggota koperasi yang kurang mampu.
c) Menumbuhkan motif berusaha yang berperikemanusiaan. Kegiatan koperasi tidak semata-mata mencari keuntungan tetapi melayani dengan baik keperluan anggotanya.
d) Menumbuhkan sikap jujur dan keterbukaan dalam pengelolaan koperasi. Setiap anggota berhak menjadi pengurus koperasi dan berhak mengetahui laporan keuangan koperasi.
e) Melatih masyarakat untuk menggunakan pendapatannya secara lebih efektif dan membiasakan untuk hidup hemat.

Baca Juga :