Target 500 Sekolah Vokasi, Dikembangkan Sertifikasi Bidang Otomotif

Target 500 Sekolah Vokasi, Dikembangkan Sertifikasi Bidang Otomotif

Target 500 Sekolah Vokasi, Dikembangkan Sertifikasi Bidang Otomotif

Target 500 Sekolah Vokasi, Dikembangkan Sertifikasi Bidang Otomotif
Target 500 Sekolah Vokasi, Dikembangkan Sertifikasi Bidang Otomotif

Sektor perindustrian yang terus berkembang di Tanah Air, hendaknya dibarengi

dengan kemampuan menyerap tenaga kerja dari kawasan setempat. untuk mencapai kondisi ini, tentu perlu mempersiapkan calon pegawai secara khusus dengan kompetensi selaras persyaratan.

Dikutip dari kantor berita Antara, Menteri Perindustrian (Menperin) NKRI, Airlangga Hartarto mengemukakan bahwa Pemerintah menargetkan untuk membangun 500 lembaga pendidikan atau sekolah vokasi baru hingga 2024.

Langkah ini diyakini mampu meningkatkan sumber daya manusia yang berpengaruh langsung pada perekonomian negara, demikian papar Menperin di Cikarang, Jumat (10/5/2019).

Airlangga Hartarto menyatakan bahwa program pengadaan lembaga pendidikan ini telah dibahas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Nasional yang dihadiri Presiden Joko Widodo. Rencananya, program pembangunan ini akan dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Baru kemarin disampaikan pada Musrenbang dan Bapak Presiden mendukung

, sehingga pada 2024 kita memiliki vokasi yang mencukupi. Karena pada RPJMN ke depan, fokusnya pada pengembangan sumber daya manusia,” jelas Menperin saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Politeknik Manufaktur (Polman) Astra di Kawasan Industri Delta Silicon, Cikarang Selatan.

Dalam kesempatan ini, Prijono Sugiarto, Presiden Direktur PT Astra International Tbk mengatakan bahwa Polman Astra Cikarang adalah perguruan tinggi vokasi pertama di Kabupaten Bekasi.

Tidak sebatas fokus kepada program studi, Polman Astra akan mengembangkan sertifikasi kompetensi, seperti sertifikasi Jerman meister di bidang otomotif.
Presiden NKRI Joko Widodo meninjau IPC Car Terminal Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (05/9/2018) [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Presiden NKRI Joko Widodo meninjau IPC Car Terminal Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (05/9/2018). Sebagai ilustrasi industru otomotif [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

“Sertifikasi meister di Polman Astra ini menjadi yang pertama di Asia. Jadi memang kami sangat serius pada pengembangan vokasi ini. Sejak pembelajaran, mereka belajar di industri Astra serta sekitar 60 persen lulusannya diserap Astra,” jelas Prijono Sugiarto.

Menperin menambahkan bahwa target pembangunan pendidikan vokasi

akan didirikan di setiap tingkatan, mulai sekolah menengah kejuruan hingga perguruan tinggi berbasis industri. Target pembangunan ini pun tidak hanya didirikan oleh pemerintah, juga pelaku industri.

“Jadi bukan hanya pemerintah, namun pelaku industri kami dorong untuk membuka sekolah atau politeknik. Mereka mampu dan menaruh minat yang tinggi dalam membuka pendidikan vokasi, karena butuh sumber daya manusia. Kementerian Perindustrian sendiri baru membuka empat politeknik vokasi baru, namun sesuai keinginan Pak Presiden, pendidikan vokasi ini harus dibangun masif,” imbuh Airlangga Hartarto.

 

Baca Juga :

Cara Bijak Persiapkan Dana Pendidikan Anak

Cara Bijak Persiapkan Dana Pendidikan Anak

Cara Bijak Persiapkan Dana Pendidikan Anak

Cara Bijak Persiapkan Dana Pendidikan Anak
Cara Bijak Persiapkan Dana Pendidikan Anak

Pendidikan merupakan salah satu hal yang penting bahkan menjadi fondasi bagi setiap orang

. Tak ayal, beberapa orang tua bahkan ingin memberikan pendidikan terbaik baik anak-anaknya. Namun, biaya pendidikan di Indonesia dirasa mahal bagi sebagian besar orang tua.

ShopBack menggandeng Jouska Indonesia, salah satu financial advisor ternama di Indonesia, untuk membahas secara mendalam bagaimana mempersiapkan dana pendidikan anak secara bijak.

Indah Hapsari, Co-Founder dan Head of Advisor Jouska Indonesia

, memberikan pemaparan bagaimana mengatur sistem keuangan saat sudah berumah tangga, termasuk dalam mempersiapkan dana pendidikan anak.

“Beberapa hal harus menjadi pertimbangan dalam mempersiapkan dana pendidikan anak, seperti sekolah, kurikulum pendidikan, pergaulan, hingga social cost,” ujar Indah dalam melalui siaran pers yang diterima Suara.com.

Menurutnya, ada tiga aspek utama yang harus diperhatikan dalam membuat perencanaan keuangan personal, yakni tujuan, keuangan saat ini, dan juga profil risiko.

“Dalam mengatur dana pendidikan harus diperhatikan terlebih dahulu posisi keuangan yang dimiliki saat ini, misalnya aset, utang, penghasilan bulanan serta penghasilan tahunan atau bonus tahunan yang didapat dari pekerjaan. Setelah itu baru dilihat profil risiko yang dimiliki kemudian tetapkan tujuan,” sambungnya.

Di saat pergantian tahun ajaran baru, orangtua juga diingatkan untuk bijak

mengeluarkan dana untuk membeli perlengkapan sekolah. Apalagi momen ini terjadi setelah Idul Fitri, di mana dana telah terkuras habis untuk hari raya.

Diharapkan orang tua dapat mengambil keputusan yang bijak, terutama dalam melakukan transaksi pembelian di platform online. Manfaatkan promo reward, dan sistem cash back untuk membeli perlengkapan kebutuhan sekolah anak,” tandas Yolanda Margaretha, Head of Business Development, ShopBack Indonesia.

 

Sumber :

https://canvas.umn.edu/eportfolios/2019/Home/The_Joy_and_Convenience_of_Online_Home_Shopping

Ini Jawaban Kadindik Surabaya, Soal Nama Calon Murid yang Hilang

Ini Jawaban Kadindik Surabaya, Soal Nama Calon Murid yang Hilang

Ini Jawaban Kadindik Surabaya, Soal Nama Calon Murid yang Hilang

Ini Jawaban Kadindik Surabaya, Soal Nama Calon Murid yang Hilang
Ini Jawaban Kadindik Surabaya, Soal Nama Calon Murid yang Hilang

Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya, Jawa Timur menjawab permasalahan

yang dikeluhkan oleh orang tua atau wali murid, pendaftar zonasi umum PPDB 2019.

Ribuan Wali Murid yang menyerbu Pos Pengaduan PPDB, di Kantor Dindik Kota Surabaya, karena nama anaknya tak muncul di Web PPDB sehingga membuat Kepala Dindik Kota Surabaya M Ikhsan menjelaskan perihal itu.

“Itu yang pilihan pertama, di PPDB kan ada dua pilihan

. Nama dari siswa yang mendaftar masih tetap ada, nanti pada tanggal 20 (Juni) besok akan keluar hasil akhir,” ujarnya pada awak media.

Selain itu, Ikhsan menambahkan memang Kantor Dindik membuka Posko Pengaduan untuk PPDB. Tetapi tak menutup kemungkinan tiap sekolah juga menampung aduan untuk permasalahan PPDB.

“Memang kita buka Pos Pengaduan PPDB disini (kantor), jadi wajar jika didatangi ribuan Wali murid. Sebenarnya sekolah-sekolah juga menampung Pengaduan soal PPDB 2019,” imbuhnya.

Sementara itu, koordinator IT PPDB Yudhi Purwananto menjelaskan siswa yang sudah terdaftar di zonasi umum, namanya tetap tersimpan di data base PPDB.

“Tidak perlu khawatir, nama tetap tersimpan dalam data base

, nanti tetap ada pembaruan peringkat menurut jarak terdekat, hingga terluas,” ucap Yudhi menambahkan.

Ia juga menanggapi kekhawatiran orang tua atau Wali murid yang namanya ‘hilang’ dari daftar siswa PPDB.

“Intinya enggak usah khawatir dengan ini, jadi tidak perlu setiap jam membuka Web PPDB,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan, jika sistem di web PPDB 2019 tidak mengalami kendala sedikit pun.

“Enggak down, tetap lancar-lancar saja. Coba sekarang di akses, pasti lancar,” pungkasnya

Perlu diketahui, kuota kursi SMPN di Surabaya sebanyak 19 ribu, sedangkan yang sudah mendaftar ke PPDB langsung maupun online sebanyak 20.973 siswa per Selasa (18/6/2019) Pukul 16.30

Sedangkan, menurut catatan Dinas Pendidikan Kota Surabaya, lulusan Sekolah Dasar yang ada di Surabaya sebanyak 46 ribu siswa.

 

Sumber :

https://canvas.umn.edu/eportfolios/2019/Home/How_to_structure_a_Short_Story

Kini Pelanggan Bolt Bisa Nikmati Layanan Smartfren

Kini Pelanggan Bolt Bisa Nikmati Layanan Smartfren

Kini Pelanggan Bolt Bisa Nikmati Layanan Smartfren

Kini Pelanggan Bolt Bisa Nikmati Layanan Smartfren
Kini Pelanggan Bolt Bisa Nikmati Layanan Smartfren

PT. Smartfren Telecom Tbk menyatakan siap mendukung Bolt melanjutkan

pelayanan kepada para pelanggannya. Untuk mendapatkan layanan Smartfren pun sangat mudah.

Pelanggan cukup datang ke 28 lokasi Bolt Zone di Jabodetabek dan Medan. Selanjutnya, ikuti verifikasi dari Bolt. Jika sudah lolos tahap verifikasi, customer service Smartfren yang berada di Bolt Zone

siap melayani penukaran serta aktivasi kartu perdana Smartfren.

 

“Kesepakatan ini kami lakukan sebagai bentuk dukungan kami terhadap pelanggan Bolt. Tentunya selain tetap dapat melanjutkan layanan internetnya, kini pelanggan Bolt dapat menikmati internet di wilayah yang lebih luas, karena Smartfren hadir di lebih dari 200 kota Indonesia,” ujar Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren melalui keterangan tertulisnya.

 

Bagi pelanggan Bolt yang lolos verifikasi akan mendapatkan langsung kartu perdana Smartfren Now

+ gratis, dengan benefit kuota sebesar 6GB. Kouta 6GB tersebut terdiri dari 2,5GB kuota utama dan 3,5GB kuota malam. Informasi lebih jelas mengenai penukaran kartu perdana Smartfren dapat dilihat di situs resmi Smartfren.

 

Baca Juga :

Apple Mulai Rakit iPhone Premium di India

Apple Mulai Rakit iPhone Premium di India

Apple Mulai Rakit iPhone Premium di India

Apple Mulai Rakit iPhone Premium di India
Apple Mulai Rakit iPhone Premium di India

Apple mulai merakit iPhone di India sejak 2017. Apple memulai perakitan itu

dengan iPhone SE dan tahun ini, Apple juga merakit iPhone 6s.

Alasan Apple merakit iPhone SE dan 6s di India adalah untuk menghindari pembayaran biaya impor yang mahal.

Sayangnya, strategi Apple untuk menjual iPhone yang lebih tua di India kurang sukses. Tampaknya, Apple ingin mencoba untuk menggunakan strategi serupa dengan iPhone yang lebih premium mereka.

Sejauh ini, iPhone 6 adalah ponsel Apple yang paling populer

. Sementara Apple berusaha mendorong penjualan ponsel mereka yang lebih mahal, mereka masih kesulitan memenangkan hati masyarakat India.

Namun hal itu sepertinya cerita lama, seperti dilaporkan Mashable, Apple mulai meningkatkan perakitannya di India, Apple dikabarkan akan mulai merakit versi premium, seperti iPhone X.

Apple akan mulai merakit iPhone premium di India pada awal 2019. Perusahaan asal Cupertino itu dikabarkan bekerja sama dengan divisi lokal Foxconn di India.

Keputusan ini masuk akal untuk Apple. Beberapa tahun belakangan,

pemerintah India menambahkan tarif yang mahal untuk smartphone yang diimpor.

Pada saat yang sama, pemerintah memberikan biaya impor yang lebih murah untuk kompoenen smartphone. Tujuannya adalah mendorong manufaktur untuk merakit smartphone di India dan mengembangkan bisnis manufaktur di negara itu.

 

Sumber :

https://www.giantbomb.com/profile/danuaji88/blog/titanium-backup-pro/144598/

BAKTI Targetkan Palapa Ring Timur Rampung 2019

BAKTI Targetkan Palapa Ring Timur Rampung 2019

BAKTI Targetkan Palapa Ring Timur Rampung 2019

BAKTI Targetkan Palapa Ring Timur Rampung 2019
BAKTI Targetkan Palapa Ring Timur Rampung 2019

Proyek Palapa Ring masih dalam tahap pengerjaan dan diharapkan akan rampung di tahun 2019

mendatang. Palapa Ring sendiri merupakan proyek pembangunan jaringan serat optik nasional yang akan menjangkau sebanyak 34 provinsi, 440 kota atau kabupaten di seluruh Indonesia dengan total panjang kabel laut mencapai 35.280 kilometer serta kabel di daratan mencapai 21.807 kilometer.

Tujuan proyek Palapa Ring ini untuk memeratakan jaringan telekomunikasi di seluruh wilayah Indonesia. Khususnya di daerah tertinggal, terdepan dan terluar atau kerap disebut daerah 3T.

Palapa Ring dibagi menjadi tiga bagian berdasarkan letak geografis Indonesia,

yaitu wilayah Indonesia bagian Barat, Tengah dan Timur. Untuk Palapa Barat dan Tengah sudah seratus persen rampung. Tinggal wilayah Timur saja yang belum rampung.

“Operator seluler sudah membangun di setiap kabupaten di wilayah Indonesia bagian Barat. BTS sejumlah operator sudah ada di Anambas, Kepulauan Riau. Namun, persoalannya koneksi BTS-nya ke Jakarta sejumlah provider menggunakan satelit. Kenyatannya, jaringan 4G yang dihasilkan masih belum optimal dengan menggunakan satelit,” ujar Anang Latief, Direktur Utama Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) disela diskusi bertema Merdeka Sinyal 100% yang digelar Selular.ID di Jakarta.
Anang Latief, Direktur Utama Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI)
Anang Latief, Direktur Utama Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI)

Dengan adanya Palapa Ring, dikatakan Anang, 4G itu diubah menjadi kabel

serat optik sehingga jaringannya lebih stabil.

“Di Indonesia bagian barat, baru dua operator yang sudah membangun jaringan di bagian barat Indonesia yakni Telkomsel dan Smartfren. Jaringan 2 provider tersebut sudah beroperasi,” terang Anang.

Disampaikan Anang, provider lainnya bakal mengikuti jejak Telkomsel dan Smartfren di tahun 2019.

“Untuk wilayah Timur, proyek Palapa Ring ditargetkan pada akhir kuartal pertama atau awal kurtal kedua, sekitar bulan Maret hingga April selesai dirampungkan. Pembangunan sedikit terhalang di wilayah tersebut karena faktor lokasi, keamanan dan lainnya. Salah satunya di Papua. Salah satu lokasi di Papua harus menembus gunung sehingga sulit dilakukan,” tandasnya.

 

Sumber :

https://articles.abilogic.com/409878/top-eleven-2020-apk-mod.html

Dua Startup Ini Lahirkan Inovasi Baru Untuk Membantu Mahasiswa

Dua Startup Ini Lahirkan Inovasi Baru Untuk Membantu Mahasiswa

Dua Startup Ini Lahirkan Inovasi Baru Untuk Membantu Mahasiswa

Dua Startup Ini Lahirkan Inovasi Baru Untuk Membantu Mahasiswa
Dua Startup Ini Lahirkan Inovasi Baru Untuk Membantu Mahasiswa

Big Agent sebagai platform besutan Ralali.com B2B Marketplace berkolaborasi

dengan Cicil, sebuah platform Fintech

Melalui Kolaborasi ini Big Agent dan Cicil melalui Cicil.Jobs memberikan inovasi, Cicil menyediakan solusi bagi mahasiswa untuk melunasi pembiayaan kebutuhan barang dan biaya kuliah mereka dengan cara bekerja dalam proyek bersama Big Agent.

Kerjasama dan Kolaborasi ini terjalin karena menyikapi tingginya minat dan semangat Mahasiswa yang mengambil pinjaman pada platform Cicil untuk membiayai kuliah mereka.

Big Agent terpanggil untuk memastikan adanya ketersediaan pekerjaan yang beragam bagi mahasiswa pengguna platform Cicil, sehingga mahasiswa mampu memilih pekerjaan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka masing masing dalam melunasi kewajiban pembiayaan kuliah mereka.

“Kolaborasi ini membuktikan bahwa inovasi dan sinergi dapat tumbuh

dari adanya kesamaan visi antara Cicil dan Big Agent, dimana kedua startup sama-sama berupaya untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi dari pengguna. Saya percaya, kolaborasi dalam Cicil.Jobs ini merupakan langkah awal yang positif, “ujar Edward Widjonarko, Co Founder Cicil

Sebagaimana diketahui 170.000 Sobat Agent

(sebutan pengguna Big Agent) telah bergabung dan 30% diantaranya merupakan mahasiswa. Jenis pekerjaan yang bisa dilakukan diantaranya Akuisisi Usaha, Survey, hingga Promosi.

“Inovasi dengan wujud kerjasama ini, diharapkan mampu membantu mahasiswa untuk bertanggung jawab terhadap pinjamannya, lalu pekerjaan yang disediakan Big Agent mampu memberikan mereka pemasukan tambahan. Bahkan lebih jauh lagi mereka memiliki pengalaman kerja dan siap bersaing di dunia kerja nantinya. Ujar Peter Wijaya, Ujar Head of BIG Agent,

 

Baca Juga :

Keamanan Data Pribadi Harus Jadi Perhatian Pelaku Fintech

Keamanan Data Pribadi Harus Jadi Perhatian Pelaku Fintech

Keamanan Data Pribadi Harus Jadi Perhatian Pelaku Fintech

Keamanan Data Pribadi Harus Jadi Perhatian Pelaku Fintech
Keamanan Data Pribadi Harus Jadi Perhatian Pelaku Fintech

Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional

(Hakteknas) yang jatuh pada 10 Agustus 2019, perkembangan fintech lokal menjadi salah satu topik yang patut disorot, terutama dengan tingginya antusiasme masyarakat Indonesia akan layanan serta produk keuangan yang semakin inovatif dan memudahkan sebagai penunjang kehidupan sehari-hari.

Terbukti, saat ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa sudah ada 113 perusahaan fintech yang terdaftar dan berizin. Jumlah masyarakat yang paham tentang fintech pun mengalami kenaikan yang signifikan dari 26,34% pada 2016 menjadi 70,63% pada 2018 (Fintech Report 2018).

Tingginya perkembangan dan penetrasi fintech nampaknya

menimbulkan tantangan baru, baik bagi masyarakat, pelaku industri, dan pemerintah, yaitu terkait kekhawatiran terhadap perlindungan data pribadi.

“Perlindungan data pribadi konsumen di berbagai layanan

berbasis teknologi di Indonesia menjadi salah satu fokus yang harus kita cermati bersama. Meningkatnya inovasi serta digitalisasi di era teknologi saat ini tentu harus diimbangi dengan sikap yang bijaksana dan mawas diri. Teknologi mampu membawa dampak positif yang signifikan bagi kehidupan sehari-hari kita, namun pada saat yang sama juga mampu memberikan dampak yang merugikan jika tidak dimanfaatkan secara bijak,” ungkap Alie Tan, CTO & Co-Founder Kredivo.

 

Sumber :

https://dolanyok.com/

Platform Gaming Google Akan Diumumkan 19 Agustus

Platform Gaming Google Akan Diumumkan 19 Agustus

Platform Gaming Google Akan Diumumkan 19 Agustus

Platform Gaming Google Akan Diumumkan 19 Agustus
Platform Gaming Google Akan Diumumkan 19 Agustus

Google telah memperkenalkan layanan gaming miliknya bernama Stadia.

Tepatnya bulan Maret lalu, Google ingin mengubah cara berpikir tentang ‘game’ yang mengharuskan adanya console gaming.

Rencananya Google akan merilis Platform Stadia pada tanggal 19 Agustus mendatang melalui acara ‘Stadia Connect’ di ajang Gamescom di New York, Amerika Serikat.

Melalui Stadia, Anda dapat melakukan Streaming Game di mana pun

tanpa perangkat yang berasal dari Google sendiri. Caranya, bisa lewat komputer, TV, perangkat seluler, atau lainnya untuk digunakan dalam memainkan game yang tersedia pada platform Stadia.

Baca juga: Cara Cek Mati Listrik Menggunakan Google Maps

Dijadwalkan rilis November mendatang, platform gaming Google Stadia dikabarkan akan memiliki 2 mode, Stadia Pro berharga US$10 atau Rp142 ribu dengan kualitas HDR 4K/60p, suara Surround 5.1, dan tentunya mendapat beberapa game gratis.

Sedangkan mode kedua bernama Stadia Base yang dirilis pada tahun berikutnya

(2020) dengan kualitas Streaming hanya 1080/60p serta pelanggan harus membeli setiap game dalam platform ini.

Meskipun Stadia ‘hanyalah’ sebuah platform gaming, namun perangkat yang bisa memainkannya punya kriteria khusus. Seperti diperlukan Chromecast Ultra untuk menggunakan layanan TV bersama dengan pengontrol Stadia.

 

Sumber :

https://dunebuggyforsale.org/

Traveloka Sekarang Punya ‘Sub Brand’

Traveloka Sekarang Punya ‘Sub Brand’

Traveloka Sekarang Punya ‘Sub Brand’

Traveloka Sekarang Punya ‘Sub Brand’
Traveloka Sekarang Punya ‘Sub Brand’

Salah satu unicorn Indonesia Traveloka mengumumkan kini mempunyai ‘sub brand’

. Bernama Traveloka Xperience, sebuah produk baru yang akan menyuguhkan pembelian tiket untuk kegiatan yang biasa dilakukan orang saat bepergian.

“Untuk pertama kalinya sejak berdiri 2012, Traveloka punya sub brand. Pekan depan kami akan launch secara official sub brand Xperience dari Traveloka,” kata Terry Santoso, Head of Xperience Product Marketing Traveloka, pada acara Media Interview di Kantor Traveloka Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Produk baru Traveloka ini aka menampilkan 10 sub-kategori produk termasuk Entertainment

, Beauty, Playground, Events, Movies, Tours, dan Sports.

“Tahun ini Traveloka punya positioning baru, bukan hanya menjual tiket pesawat dan hotel, sekarang perusahaan punya 10 produk yang semuanya adalah kebutuhan individu saat bepergian,” sambung Terry.

Dan di setiap produk, ada sub-produk yang dikembangkan. Contohnya produk transportasi bukan hanya pesawat tapi juga ada kereta api dan bus.

“Sekarang kami punya produk baru yang sudah ada sejak 2,5 tahun lalu. Tapi dulu fokus di Atraksi atau Wahana, sekarang kami re-launch dengan nama Xperience,” ujar Terry.

Kendati mengumumkan sebuah sub-brand, Terry mengatakan istilah sub brand

yang dimaksud Traveloka agak berbeda dengan definisi Sub Brand sebenarnya.

“Sub Brand yang kami maksud adalah anak baru-nya Traveloka. Xperience berada dalam ekosistem Traveloka, melengkapi Traveloka, bukan entitas berbeda dari Traveloka,” ungkap Terry.

Traveloka Xperience sudah live di tujuh negara termasuk Australia, negara terbaru yang bergabung di Traveloka Februari lalu. Sejak 1 Mei 2019, pengguna sudah bisa melihat ada ikon baru di dalam aplikasi Traveloka, yaitu Xperience.

“Xperience saat ini sudah punya 15 ribu produk dalam 10 sub-kategori yang dikurasi dan diedit sendiri oleh Traveloka. Di Indonesia sendiri kami punya 10 ribu produk,” papar Terry

 

Baca Juga :