Mengenal Creative Commons License

Mengenal Creative Commons License

Mengenal Creative Commons License

Mengenal Creative Commons License
Mengenal Creative Commons License

Segala hal yang ditemukan atau diciptakan oleh seseorang atau suatu pihak tentu memiliki hak cipta. Penggunaan hak cipta tersebut berkaitan dengan perlindungan terhadap keorisinalitasan suatu karya. Sehingga tidak ada orang atau pihak lain yang bisa mengambil alih hak cipta suatu karya.

Bila kita menggunakan hasil karya orang lain tanpa mencantumkan identitas hak cipta, maka kemungkinan besar kita telah melakukan tindakan plagiat. Lalu bagaimana dengan creative commons? Apakah creative commons merupakan karya yang tidak memiliki hak cipta sehingga bisa digunakan secara gratis? Mari mengenal dan mempelajari seluk beluk mengenai creative commons.

Persepsi yang Salah Mengenai Creative Commons

Selama ini tentu masih banyak orang yang belum mengenal creative commons atau mungkin sedikit mengenal namun masih mengalami kekeliruan untuk memahami definisi creative commons. Creative commons sering diartikan sebagai suatu model lisensi yang dibuat menurut undang-undang hak cipta.

Creative commons biasanya dianggap sebagai model lisensi yang tidak mengakui hak cipta mengenai suatu produk kreatif. Sehingga produk tersebut bebas digunakan oleh banyak orang secara gratis. Namun ternyata anggapan ini masih keliru dan harus segera diluruskan supaya tidak membentuk persepsi yang salah di kemudian hari.

Definisi Creative Commons

Secara harafiah, creative commons bisa diartikan sebagai suatu organisasi non profit yang memiliki tujuan untuk memperluas cakupan karya kreatif sehingga karya tersebut legal untuk digunakan orang lain secara gratis tanpa mengurangi esensi hak cipta bagi sang pencipta karya tersebut.

Dalam hal ini lisensi creative commons akan menyediakan standar bagi pemegang hak cipta (copyright) untuk memberikan izin pada orang lain yang ingin menggunakan hasil karyanya.

Sumber : https://aziritt.net/

Dampak Pemberdayaan Masyarakat

Dampak Pemberdayaan Masyarakat

Dampak Pemberdayaan Masyarakat

Dampak Pemberdayaan Masyarakat
Dampak Pemberdayaan Masyarakat

Wacana kemiskinan di Indonesia tetap menjadi wacana yang menarik untuk didiskusikan dan dicarikan solusi pemecahannya. Kemiskinan telah menjadi masalah yang kronis karena berkaitan dengan kesenjangan dan pengangguran. Lebih dari itu, kemiskinan merupakan masalah multidimensi, karena sebab dan akibatnya saling secara komprehensif dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Kemiskinan juga meliputi masalah-masalah politik, sosial, ekonomi, dan budaya. Gejala kemiskinan dapat terjadi pada skala individu (seseorang), pada suatu komunitas/masyarakat, pada suatu daerah, bahkan pada suatu bangsa.

Isu-isu kemiskinan sering disimbolisasikan dengan fenomena sosial. Meski terkadang fenomena itu tidak begitu tepat menggambarkan persoalan kemiskinan yang sesungguhnya. Namun apabila kita menelaah seluruh simbol kemiskinan, maka barangkali kita dapat menemukan arah persoalan kemiskinan yang ada. Persoalan kemiskinan digambarkan oleh fenomena (1) kepemilikan aset yang rendah; (2) terbatasnya akses masyarakat terhadap prasarana dan sarana dasar seperti transportasi, komunikasi, informasi, pasar, fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan; (3) kelompok miskin tidak berdaya dan diam karena tekanan faktor-faktor ekonomi, politik, dan budaya; (4) rendahnya keterlibatan dalam kegiatan ekonomi produktif; (5) rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam kebijakan publik; (6) sistem pemerintahan yang kurang baik telah mengakibatkan ketidakberdayaan dan pemiskinan; (7) bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi, kekeringan dan lain sebagainya; (8) pelaksanaan otonomi daerah dalam masa transisi telah menyebabkan terjadinya mis-managament dan penyimpangan mulai dari aras nasional sampai di aras paling bawah sistem pemerintahan; dan (9) kebijakan pembangunan pada masa lalu dirasakan belum berpihak kepada kelompok miskin (pro-poor policy), khususnya dalam kebijakan pemanfaatan sumberdaya alam maupun sistem keuangan.

Isu-isu tersebut selalu ditanggapi dalam bentuk kebijakan, baik kebijakan baru maupun penyempurnaan atas kebijakan lama. Salah satu respon datang dari pasangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Yusuf Kalla yang menafsirkannya dalam bentuk kebijakan yang berpihak kepada rakyat miskin . Salah satu pilar kebijakan penanggulangan kemiskinan terpnting adalah pemberdayaan masyarakat. Kebijakan pemberdayaan masyarakat dianggap resep mujarab karena hasilnya dapat berlangsung lama. Isu-isu kemiskinan pun senantiasa cocok diselesaikan akar masalahnya melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Isu-isu tersebut bahkan dinyatakan dapat diatasi apabila intervensi pemerintah dilakukan melalui proses pemberdayaan masyarakat.

Menurut Wrihatnolo dan Dwijowijoto (2007), ada tiga tahapan proses pemberdayaan. Proses pertama, penyadaran dengan target, yang hendak diberdayakan diberi pencerahan dalam bentuk pemberian penyadaran bahwa mereka punya hak untuk mempunyai sesuatu. Prinsipnya, membuat target mengerti bahwa mereka perlu diberdayakan dan proses pemberdayaan dimulai dari dalam diri mereka. Proses selanjutnya adalah diberikan daya kuasa yang bersangkutan agar mampu terlebih dahulu. Proses pembentukan kapasitas ini terdiri atas manusia, organisasi, dan sistem nilai. Selanjutnya, target diberi daya, kekuasaan, otoritas, dan peluang. Sebagaimana dilakukan beberapa komunitas desa yang sukses memberdayakan diri sendiri, mereka aktif memanfaatkan peluang dan berdaya atas diri mereka sendiri tanpa bergantung pada pihak mana pun. Mereka berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan komunitas dan mempunyai perasaan bermasyarakat. Persoalannya, apakah kebijakan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat dalam menanggulangi kemiskinan itu telah efektif sesuai harapan?

Sumber : https://obatwasirambeien.id/ultimate-car-driving-simulator-apk/

Semur jengkol

Semur jengkol

Semur jengkol

Semur jengkol
Semur jengkol

Bagi para penikmat jengkol, jengkol diklaim memiliki rasa yang mirip bahkan sama dengan rasa daging. Karena setelah diolah jengkol bisa jadi sangat empuk dan jika dimakan tidak meninggalkan selip-selip di gigi. Bahkan disalah satu daerah di indonesia jengkol disajikan dalam bentuk sate.Ada beberapa cara pengolahan jengkol agar tidak menimbulkan bau yang terlalu menyengat. Kebanyakan orang merendam jengkol sebelum mengolahnya menjadi bahan makanan. Jengkol direndam untuk mengurangi baunya dan supaya menjadi lebih lunak untuk diolah selanjutnya. Jengkol paling sering diolah menjadi semur jengkol dengan cara dibelah menjadi dua bagian dan ditumbuk-tumbuk hingga lebih pipih. Setelah disemur dan kemudian disantap; bau jengkol tersebut nyaris tidak tercium lagi, dan rasanya enak. Sering pula semur jengkol disebut sebagai ati maung (dalam bahasa Sunda). Selain dibuat semur masih banyak cara untuk mengolah jengkol seperti dibuat balado (jengkol digoreng dengan sambal), digulai dan masih banyak cara lainnya.

Sumber : https://solidaritymagazine.org/

Kisah Lelaki dan No WA

Kisah Lelaki dan No WA

Kisah Lelaki dan No WA

Kisah Lelaki dan No WA
Kisah Lelaki dan No WA

Seorang lelaki melamar pekerjaan sbg “office boy”di Istana Negara.

Staf Istana mewawancarai dia dan membersihkan lantai sebagai tesnya.

“Kamu diterima,” katanya,
“Berikan No WA dan saya akan kirim form utk diisi & pemberitahuan kapan kamu mulai kerja.”

Lelaki itu menjawab,”Tapi saya tdk punya HP apalagi No WA”

“Maaf,” kata staf Istana,
“Kalau kamu tidak punya WA, berarti kamu tidak bisa diterima bekerja.”

Lelaki itu pergi dgn harapan kosong. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan hanya dengan Rp.100.000 di dalam kantongnya.

Lalu dia memutuskan pergi ke Pasar & membeli 10kg tomat. Ia menjual tomat itu dr rumah ke rumah. Kurang dari 2 jam, dia berhasil melipat gandakan modalnya. Dia melakukan kerjanya tiga kali, dan pulang dgn membawa Rp.300.000. Dia pun sadar bahwa dia bisa bertahan hidup dengan cara ini.

Ia mulai pergi bekerja lebih pagi dan pulang larut. Uangnya menjadi lebih banyak 2x sampai 3x lipat tiap hari. Dia pun membeli gerobak, lalu truk, & akhirnya memiliki armada kendaraan sendiri.

5 thn kemudian, lelaki itu sdh menjadi salah satu pengusaha makanan terbesar. Ia mulai merencanakan masa dpn keluarga, & memutuskan utk memiliki asuransi jiwa.

Ia menghubungi broker asuransi, Sang brokerpun menanyakan No WA . Lelaki itu menjawab, “Saya tidak punya WA.”

Sang broker bertanya dengan penasaran, “Anda tidak punya WA, tapi sukses membangun sebuah usaha besar. Bisakah Anda bayangkan, sudah jadi apa Anda kalau punya WA?!”

Lelaki itu menjawab, “Saya akan jadi office boy di Istana Negara!!

Baca Juga :

Pemaksaan Kehendak Yang Tak Beradab

Pemaksaan Kehendak Yang Tak Beradab

Segala bentuk pemaksaan kehendak yang tak beradab dalam bentuk apapun, adalah pertentangan dengan semangat serta jiwa demokrasi

Setelah reformai 98 Pancasila seolah hilang, tidak ada lagi pejabat-pejabat resmi yang mengutip Pancasila lagi dalam setiap pidatonya. Di kampus-kampus dan fasilitas juga hilang. Padahal sebelum akan itu banyak sekali kutipan Pancasila. Pada era pemerintahan Orde Baru nasib Pancasila juga tidaklah menguntungkan. Pancasila cuma ditaruh di sebuah sudut sejarah, kemudian digantikan dengan P4. Pancasila berasal dari ideologi terbuka menjadi ideologi tertutup agar tak dapat ditafsirkan lagi. Demikian pula sehabis reformasi 98, Pancasila juga hilang berasal dari publik.

Ada pula pengelompokan dan gerakan politik jangka pendek yang menyebut diri sebagai group dan gerakan nasionalis sekaligus mencap group lain sebagai bukan nasionalis dan tidak Pancasilais.

Nilai-nilai Pancasila yang tidak lagi mengakar dan nyaris menghilang, bangsa ini telah diterpa oleh beraneka isme-isme baru sebagai alternatif pilihan. Akibatnya orang Indonesia, khususnya kaum muda dengan budaya yang ada, cenderung menentukan ideologi tak sekedar Pancasila yang dinilai lebih baik dan menguntungkan. Arus globalisasi dipercaya telah menenggelamkan posisi ideologi negara yang penuh dengan nilai kebangsaan. Praktik liberalisasi, individualistik, dan sekulerisasi yang ikut serta dalam globalisasi lebih diminati. Inilah keadaan lazim yang menimpa para elit dan penduduk akar rumput Indonesia yang menjelma menjadi radikalisasi masa

Radikalisme bukan sebuah original produk Indonesia, tetapi sesungguhnya radikalisme adalah memahami impor gara-gara jatidiri penduduk Indonesia adalah pencinta damai. Ideologi Pancasila tidak dapat melahirkan memahami radikal yang mendorong penganutnya bertindak dan bersikap kontraproduktif. Jika demikian, mengapa memahami ini dapat masuk dan berkembang di Indonesia? Bukankah kami miliki alat penyaring hal-hal baru, temasuk ideologi? Apakah ideologi Pancasila yang menjadi andalan dan ciri negara kami tidak lagi pada posisi dan fungsinya?

Tindakan Anarkis Para Demonstran di Medan
Peristiwa tragis yang merenggut jiwa seorang ketua DPRD Sumatera Utara adalah akibat tindakan anarkis para demonstran di Medan sungguh menyayat hati. Tragedi yang justru terjadi di sedang eforia menjelang Pemilu yang digemakan sebagai Pesta Demokrasi, telah menorehkan catatan hitam pada histori demokrasi negeri ini. Apa sesungguhnya yang sedang melanda bangsa ini? Berita mengenai pertikaian, perseteruan sampai tawuran seakan telah menjadi menu sehari-hari dalam tahun-tahun paling akhir ini.

Berita demi berita selanjutnya tak dapat dipungkiri melukiskan masih lemahnya fondasi demokrasi di negeri ini. Tegaknya demokrasi yang sering digaungkan dan dibanggakan di negara ini ternyata masih hanyalah eforia penyelenggaraan beraneka pilkada dan pemilu saja. Tidak lebih berasal dari itu. Bahkan hasil pilkada dan pemilupun masih acap membuat perseteruan antar kandidat selanjutnya elit politik maupun partai yang menaungi. Tak jarang perseteruan berujung pada tindakan anarkisme berasal dari massa pendukungnya.

Atmosfir demokrasi belum tercipta di republik ini. Semua bentuk anarkisme itu sesungguhnya adalah bentuk penyimpangan paling mendasar pada hakikat dan nilai demokrasi. Pada saat anarkisme terjadi, maka pada saat itulah demokrasi mati. Kehidupan berdemokrasi belum mengurat akar dalam keseharian masyarakat.

Mungkin kurangnya contoh tauladan berasal dari para elit politik maupun para tokoh penduduk membuat bangsa ini lambat studi berdemokrasi. Bisa jadi, rutinitas aparat keamanan yang sering melakukan tindakan-tindakan repressive dalam mengatasi setiap bentuk demonstrasi, membuat tindakan seperti itulah yang diserap dan dimengerti oleh penduduk sebagai bentuk penyelesaian masalah.

Sejatinya Demokrasi adalah kebesaran jiwa untuk menerima segala bentuk perbedaan, juga di dalamnya perbedaan pendapat. Demokrasi adalah kesadaran untuk menghormati hak dan kewajiban masing-masing pihak serta menggunakannya dengan cara-cara yang prosedural dan elegan. Demokrasi adalah keinginan untuk mendengarkan, dan tidak cuma menuntut untuk didengarkan. Sehingga segala bentuk pemaksaan kehendak adalah bukan demokrasi.

Main Hakim Sendiri
Ada sebuah Video di yang beredar di Internet, sepasang remaja sedang berpacaran di kebun teh yang kepergok warga. Apa yang dilakukan oleh para laki laki yang memergokinya, sungguh mencerminkan kelakuan yang merendahkan martabat wanita. Anak remaja wanita itu tidak telanjang, tetapi keluar tangan seorang laki laki mengusahakan menarik celana panjang wanita itu yang telah melorot. Sementara pria pasangan remaja wanita selanjutnya cuma menunduk ketakutan. Inilah potret masayarakat kita, justru berbuat yang diluar batas norma lebih berasal dari pelaku mesra pasangan remaja tersebut.

Artikel Lainnya : motivation letter

Pencuri sepatu dihajar, bus menabrak dibakar, dicurigai segera tewas dihakimi dan itu telah menjadi keseharian dalam penduduk kita. Timbul sebuah pertanyaan, mengapa penduduk dapat berbuat ekstrem diluar batas nilai dalam kehidupan sosial penduduk itu ?. Adalah sebuah keadaan penduduk yang terbentuk berasal dari penduduk yang hidup dalam kesenjangan sosial berkepanjangan. Dalam keadaan keseharian, keadaan ekonomi yang tidak membaik adalah sebagai penyebab utama penduduk hidup dalam tekanan. Namun pada dasarnya kesenjangan sosial dapat disebabkan oleh ada faktor-faktor penghambat agar menghambat dan menghambat seseorang untuk memakai akses atau kesempatan-kesempatan yang tersedia.

Ledakan emosi massa menjadi menakutkan dan menjadi kekuatan yang luar biasa besar jika dipolitisir. Perebutan lahan komersial seandainya sering menimbulkan bentrok antar massa dan seyogyanya pemerintah memahami bahwa makin lama dalam jurang keadaan sosial masayarakat pada pada akhirnya dapat menimblkan kerawanan politik. Kita tidak dapat menjudge penduduk begitu saja tetapi perlu lihat dan membicarakan latar belakang mengapa emosi massa gampang tersulut.

Baca Juga :

KESEPIAN BUKAN MASALAH

KESEPIAN BUKAN MASALAH

Pada waktu-waktu tertentu, seringkali kita mulai kesepian. Rasa sepi dapat termasuk muncul di waktu kita berada di sedang keramaian. Perasaan sepi ada kaitannya dengan berubahnya kondisi didalam kehidupan kita. Kehilangan seseorang yang berarti, sahabat-sahabat sudah bergeser status atau tukar daerah tinggal, ataupun jauh dengan keluarga.

Kesepian yang kita alami sejatinya bukan sebab kita benar-benar sendiri, melainkan adanya stimulan perasaan yang membentuk persepsi tentang perbedaan diri kita dengan lingkungan sosial kita. Menurut John T. Cacioppo, seorang ilmuwan syaraf yang sudah mempelajari isolasi manusia dan koneksi selama tiga decade, kesepian bukan aktualisasi berasal dari kesendirian melainkan persepsi seseorang tentang isolasi sosial, agar apa yang dilihatnya seolah-olah membuatnya berbeda, terasing berasal dari orang-orang di sekitarnya kendati sesungguhnya tidak seperti yang dipikirkannya.

Tanpa disadari, kita mungkin kerap mulai sedih, sendiri dan terasing di waktu kita sadar bahwa sahabat-sahabat kita kerap update status atau berkumpul di situs-situs jejaring sosial, mengadakan reuni atau sekedar berjumpa di acara khusus yang enggan kita ikuti. Perasaan seperti ini kebanyakan dipicu oleh persepsi tadi, “saya berlainan dengan mereka”. Faktornya, mungkin sebab kita belum beralih status, belum menikah dan berkeluarga, belum sesukses mereka dan factor-faktor lain yang terkait dengan dominasi perasaan. Padahal, apa yang kita persepsikan tidak sepenuhnya benar. Karena itu, kesepian yang kita rasakan sejatinya merupakan respon psikologis dan fisiologis atas pergantian keadaan.

Kesepian yang kita rasakan dapat diatasi sebab tiap-tiap individu punyai kapabilitas untuk memandang suatu hal dan mengubah cara pandangnya tersebut. Mengatasi kesepian dapat dikatakan seni menyeimbangkan persepsi dengan menyimak lebih dari satu segi berikut :

Memahami dan menganalisa tanda-tanda yang muncul didalam diri kita. Kesepian jangan tetap diambil kesimpulan dengan kesedihan, depresi, kekuatiran atau kejenuhan. Setiap tanda-tanda dapat saja berbeda. Dengan sadar pemicunya, intensitas dan frekuensi kemunculannya, dan juga efek yang berpengaruh pada diri kita, kita dapat lebih siap mengatasi rasa kesepian itu atau bahkan menghindarinya jika dapat berakibat destruktif.

Mengubah jenis hidup kita dengan tidak jalankan kesibukan yang dapat makin lama menghimpit kita ke didalam rasa kesepian. Mengajak teman atau saudara untuk makan bersama, makan di luar, menyaksikan film di bioskop atau bertegur sapa dengan tetangga dapat menjadi suatu hal yang membuat hidup kita berbeda. Awalnya, mungkin dapat mulai sulit, tetapi hal-hal yang simple itu dapat memotivasi kita untuk dapat sadar dan menyelami lebih dari satu type kesibukan sosial bahkan menunjang memecahkan pola isolasi yang kita persepsikan. Memulai perubahan-perubahan kecil didalam keseharian kita dapat berdampak pula pada perasaan dan cara pandang kita.

Ketemuan, ngobrol secara segera dengan teman-teman berasal dari dunia maya (kopi darat). Sesekali berjumpa dengan teman chatting, mengobrol dengan teman-teman baru dapat menjadi penawar kesepian. Berselancar di dunia maya sebetulnya dapat menjadi alternative sosial, tetapi tanpa adanya pertalian segera rasa tidak dapat banyak berpengaruh untuk mengatasi kesepian. Tatap muka, ekspresi dan nada secara humanis tetap tidak dapat tergantikan 100 persen oleh media teknologi.

Berolah raga. Selain baik untuk kebugaran tubuh, olah raga termasuk dapat menunjang menyeimbangkan segi emosional dan psikologis kita. Saat ini banyak type olah raga yang mengkombinasikan olah tubuh dengan hal-hal yang berupa meditasi, seperti yoga, spin atau latihan pernafasan. Jenis-jenis olah raga seperti ini punyai efek mengubah pikiran, agar dapat berdampak pula pada kondisi perasaan kita. Ketika pikiran positif, perasaan termasuk dapat makin lama mulai lega. Karena itu, jenis-jenis olah raga seperti ini seringkali mengubah cara berpikir orang, membuat seseorang mulai bahagia dengan dirinya dan mulai menemukan eksistensi dirinya.

Selalu mengingat bahwa mutu jauh lebih penting. Kehidupan tidak hanya untuk sekedar capai popularitas sosial, tetapi ada tugas-tugas kemanusiaan khusus yang menuntut mutu kepribadian kita. Pengakuan lingkungan sebetulnya kita butuhkan, tetapi kita tak mesti mulai mesti tetap sama seperti orang lain, mulai mesti tetap lebih daripada orang lain dan tidak siap dengan kekurangan diri. Setiap orang punyai berlebihan dan kekurangan. Apa yang muncul bagus untuk orang lain, belum tentu baik untuk kita. Kualitas kepribadian kita dapat tunjukkan siapa kita. Berbicara, bercerita, bertukar pikiranlah dengan orang paling dekat yang benar-benar layak dipercaya atau membuat kita nyaman. Hal ini dapat membuat kita merasakan pencerahan dan menunjang mengatasi kesepian.

Menghilangkan dan menjauhi rasa bersalah. Kesepian bukan sekedar sebab kita sendirian. Sebagai manusia, kita seringkali membutuhkan waktu untuk menenangkan diri, merenung, dan menyepi sendiri. Di waktu seperti itu, jangan mulai bersalah atau mulai mendapatkan tekanan sosial. Biarkan diri kita menduduki ruang yang dibutuhkan, agar kita dapat mendefinisikan diri kita secara utuh, bukan atas persepsi “keharusan sosial” semata.

Artikel Lainnya : blackpink members

Memiliki dan merealisasikan nilai-nilai spiritualitas lewat kesibukan ibadah dan do’a. Disadari atau tidak, kesepian itu seringkali timbul sebab adanya kekosongan batin, kehampaan pertalian vertical dengan Yang Maha Kuasa. Keyakinan dapat Sang Pencipta merupakan sebuah keharusan yang pada selanjutnya dapat menuntun kita kepada ketenangan, kepasrahan dan mengingat obyek hidup kita. Banyak mengingat-Nya dapat membuat hati kita tenang, agar rasa kesepian tidak menjadi malapetaka bagi kehidupan kita.

Baca Juga :

ANTI ANARKIS ATAU ANIAYA MASSAL

ANTI ANARKIS ATAU ANIAYA MASSAL

Istilah anarkis kalau ditinjau dari etimologi sebetulnya bukan arti sebuah tindakan sekelompok manusia yang bringas, menebarkan keonaran, kekacauan, kehancuran, malapetaka dan menakutkan bagi korbannya. Pengertian isitilah anarkis di penduduk sudah keliru kaprah gara-gara arti anarki itu adalah perindu kebebasan martabat individu yang menolak segala bentuk penindasan, sebetulnya sudah terdefinisi arti anarkis mempunyai pengertian tersendiri. Kita mungkin setuju menolak tindakan sekelompok manusia yang bringas, menebarkan keonaran sekaligus juga menghendaki kemerdekaan martabat individu. Jadi perlu diterbitkan sebuah arti yang tepat untuk sebuah tindakan sekelompok manusia yang berbuat keonaran, umpamanya ANIAYA MASSAL. Dalam tulisan ini kami mohon maaf penulis untuk pas masih pakai kata ‘anarkis’ sebagaimana yang terlanjur penduduk dipahami, supaya tidak berjalan mis komunikasi.

Demo Anarkis Dimana-mana

Beberapa pas ini kondisi kamtibmas ( keamanan, ketertiban penduduk ) jadi tidak menentu. Banyak berjalan demo di mana – mana yang tidak jarang berakhir bentrok antara Polri bersama dengan pendemo, Pendemo bersama dengan pendemo maupun pendemo bersama dengan masyarakat. Tidak jarang bentrokan yang berjalan mengundang rusaknya dan kerugian besar salah satu ke-2 belah pihak dan penduduk pada umumnya.

Aksi memblokir jalan, mengakibatkan kerusakan sarana umum, dan tindakan anarkis lainnya adalah sikap tindakan yang mengganggu ketertiban juga meresahkan masyarakat. Aksi yang demikian tidak sekali atau dua-kali apalagi aksi-aksi kerap dan menuju tren. Mereka mengklaim membela rakyat, bakal namun tambah melakukan perusakan, mengganggu hak-hak individu. Apakah murni mahasiswa2 tersebut membela rakyat, saya kira kalim tersebut kami pertanyakan.

Berbagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang mengatasnamakan agama. Dua peristiwa beruntun, penyerangan jamaah Ahmadiyah di Banten dan pembakaran tiga gereja di Temanggung.
Pemerintah tidak pernah tegas dalam menindak pelaku anarkis yang mengatasnamakan agama. Dari ratusan masalah umumnya yang diproses hukum hanya aktor lapangan. Sementara para dalang atau aktor intelektual tidak pernah tersedia yang terungkap dan bebas berleha-leha.

Perilaku Anarkis Kolektif
Tindakan anarkis entah itu bersifat perusakan, pengeroyokan, pembakaran tersangka, penjarahan dan lain-lain pada dasarnya adalah hasil dari suatu tingkah laku kolektif (collective behavior). Bila dinamakan tingkah laku kolektif, bukanlah sebatas itu merupakan tingkah laku grup melainkan tingkah laku khas yang dilaksanakan sekelompok orang yang anggotanya pada umumnya tidak saling kenal, bersifat spontan dan ringan cair (dalam makna menghentikan perilakunya). Kelompok yang lantas disebut entah itu crowd, craze dan mob itu, pada dasarnya serupa pula secara kondisional yaitu sudah mengalami deindividuasi. Deindividuasi tersebut terlalu mungkin seseorang atau sekelompok orang melakukan tindakan-tindakan destruktif dan sadis di luar rasionalitas individual dari para pelakunya.

Secara logis sebetulnya mampu dikatakan, bahwa tindakan anarkis bakal mengalami penurunan drastis bila frekuensi kemunculan tingkah laku kolektif juga ditekan habis-habisan. Dalam perihal ini, yang paling efisien melakukan tekanan itu sebetulnya anggota penduduk sendiri, dan bukan polisi, mengingat tingkah laku kolektif mampu terlihat di mana saja kapan saja secara tak terduga padahal polisi tidak mungkin berada dimana-mana. Terlebih kembali bila diingat bahwa penduduk Indonesia juga model penduduk yang ringan terbawa atau hanyut dalam tingkah laku kolektif.

Permasalahannya mengapa yang selalu terlihat adalah kondisi anarkis dan tingkah laku a-sosial? Mengapa pada pas tersedia seseorang yang menganjurkan untuk anarkis, ternyata tidak tersedia (atau sedikit sekali) orang yang sedikitnya berkata ”jangan” ? Padahal, di pihak lain, mampu dikira bahwa beberapa kecil atau beberapa besar peserta dari grup anarkis itu adalah orang-orang yang juga terdidik, punya sopan-santun, singgah dari keluarga kelas menengah, menggerakkan ibadah agama, sudah menikah dan punya anak sampai juga mendiami status sosial khusus di masyarakat.

Redam dan Hentikan Demo Anarkis
Demo Anarkis anggota produk negatif dari penduduk yang merugikan penduduk yang lain, sudah barang pasti tersedia permohonan dari penduduk untuk dilaksanakan peredaman atau penghentian melakukan. Masyarakat mampu melakukan perlawanan yaitu bersama dengan tidak ringan kehilangan rasionalitas, dan selanjutnya mengadakan penolakan berbasis individual pada semangat itu.
Terhadap kecenderungan ajakan tingkah laku kolektif tersebut kami mampu perlu berusaha antisipasi bersama dengan perhitungan sebagai berikut:

Bila kondisi anarkis adalah titik ekstrim dari tingkah laku kolektif, maka kondisi pasifis (situasi aman dan tenang) adalah alternatif titik ekstrim yang lain.

Bila tingkah laku a-sosial (perilaku menyimpang dan melanggar) adalah titik ekstrim, maka seharusnyalah tingkah laku pro-sosial (seperti tingkah laku menopang tanpa pamrih atau mengorbankan diri untuk orang lain) adalah ekstrim lainnya dari tingkah laku kolektif. Baik kondisi pasifis dan tingkah laku pro-sosial, bersama dengan demikian, selayaknya serupa potensialnya untuk terlihat dibanding kondisi anarkis dan tingkah laku a-sosial.

Bila penduduk sendiri yang perlu mencegah anarki oleh massa spontan, maka hanya polisilah yang mampu (dan diperbolehkan oleh undang-undang) untuk mencegah dan menindak anarki model ke-2 tadi cocok fungsinya sebagai pemelihara ketertiban lazim (public-order policing). Intelijen kepolisian yang kuat pasti mampu mendeteksi niat para perancang unjuk rasa, misalnya, untuk “menabrak” siapapun yang mencegah ulah brutal mereka.

Detasemen Anti-Anarki
Mabes Polri bakal membentuk Detasemen Anti Anarki yang lantas nama instansi tersebut diralatnya jadi jadi lebih nyaman terbaca bersama dengan nama Satuan Penanggulangan Anarki. Satuan ini bakal ditaruh dalam kondisi yang sifatnya eskalatif, mampu juga yang sifatnya sporadic. Eskalatif itu rencananya di mulai bersama dengan beragam kegiatan-kegiatan masyarakat. Kemudian satuan ini bakal diterjunkan pada kondisi yang sifatnya sporadis, pasti dari kondisi yang sebetulnya ternyata tersedia perbuatan anarkis atau destruktif yang dilaksanakan secara tiba-tiba. Jadi diinginkan pasti Polda ataupun Polres diinginkan mampu memberdayakan.

Menghadapi kondisi anarki merupakan kewajiban dari kepolisian. Kepolisian punya kewajiban untuk menanggulangi kondisi anarki, dan memberi tambahan hukuman secara tegas dan terukur, cocok bersama dengan arahan yang dipedomani oleh tim ini. Artinya, kondisi anarki itu adalah suatu kewajiban yang mampu diatasi pihak kepolisian. Untuk mampu berhasil, kondisi yang demikian maka penanggulangan anarki kami mengharapkan mampu lebih efisien menghadapi tindakan-tindakan destruktif.

baca juga :

Kapankah kita merasa kaya

Kapankah kita merasa kaya

Kapankah kita merasa kaya

Kapankah kita merasa kaya
Kapankah kita merasa kaya

Mungkin awal bulan (atau tanggal 20) pas gajian. Mungkin juga saat menang undian dapat rezeki nomplok. Mungkin juga ada anggaran yang tersisa. Mungkin saat dapat bonus. Tapi sepertinya kita merasa kaya saat kita bisa bersedekah dengan ikhlas. Ayo bersedekah kalau ingin kaya.

Kapankah kita merasa bahagia? Mungkin saat keinginan kita terkabul. Mungkin saat segala kesusahan hilang. Mungkin saat segala masalah terselesaikan. Mungkin saat mimpi jadi kenyataan. Tapi sepertinya kita merasa bahagia saat kita masih bisa bersyukur atas segala nikmat.
Selalu bersyukurlah agar kita selalu bahagia.

Baca Juga : 

MemaHami BaHasa CiNTa

MemaHami BaHasa CiNTa

MemaHami BaHasa CiNTa

MemaHami BaHasa CiNTa
MemaHami BaHasa CiNTa

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur? Ketika kita menangis? Ketika kita membayangkan?
Itu karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita kita bergabung dengannya dan jatuh kedalam suatu keanehan serupa yang dinamakan CINTA

CINTA yang AGUNG

Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya

Adalah ketika dia tidak mampedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia

Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum sembari berkata “Aku turut berbahagia untukmuâ”

Apabila cinta tidak berhasil BEBASKAN dirimu

Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI

Ingatlah bahwa kamu mungkin menemukan CINTA dan kehilangannya

Tapi ketika cinta itu mati kamu TIDAK perlu mati bersamanya

Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh

Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan, kita belajar tentang diri kita sendiri dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada penyesalan HANYALAH penghargaan abadi atas pilihan-pilihan kehidupan yang telah kita buat sendiri

MENCINTAI

BUKANLAH bagaimana kamu melupakan melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN

BUKANLAH bagaimana kamu mendengarkan melainkan bagaimana kamu MENGERTI

BUKANLAH apa yang kamu lihat melainkan apa yang kamu RASAKAN

BUKANLAH bagaimana kamu melepaskan melainkan bagaimana kamu

BERTAHAN Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati dibandingkan menangis tersedu-sedu Air mata yang keluar dapat dihapus

Sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang

Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang

Tapi ketika CINTA itu TULUS, meskipun kalah, kamu TETAP MENANG hanya karena kamu berbahagia dapat mencintai seseorang

LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri

Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang

BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita,

MELAINKAN karena kita menyadari bahwa dia akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya

Apabila kamu benar-benar mencintai seseorang, jangan lepaskan dia

Jangan percaya bahwa melepaskan selalu berarti kamu benar-benar mencintai MELAINKAN BERJUANGLAH demi cintamu

Itulah CINTA SEJATI

Kadang kala orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hatimu, dan kadang kala teman yang menangis bersamamu adalah CINTA YANG TIDAK KAMU SADARI KEBERADAANNYA

Cinta selalu tak akan pernah bisa diungkapkan dengan apapun yang sesuai dengan kehendak kita karena bahasa cinta adalah bahasa yang abstrak, bahasa yang hanya akan bisa dimengerti oleh mereka yang peka dan mengenal apa itu cinta

Sumber : https://icanhasmotivation.com/

K. E. B .A. H. A. G. I.A. A. N

K. E. B .A. H.K. E. B .A. H. A. G. I.A. A. N A. G. I.A. A. N

K. E. B .A. H. A. G. I.A. A. N

K. E. B .A. H.K. E. B .A. H. A. G. I.A. A. N A. G. I.A. A. N
K. E. B .A. H. A. G. I.A. A. N

Seorang lelaki berumur 92 tahun yang mempunyai selera tinggi, percaya diri, dan bangga akan dirinya sendiri, yang selalu berpakaian rapi setiap hari sejak jam 8 pagi, dengan rambutnya yang
teratur rapi meskipun dia buta, masuk ke panti jompo hari ini. Istrinya yang berumur 70 tahun baru-baru ini meninggal, sehingga dia harus masuk ke panti jompo. Setelah menunggu dengan sabar selama beberapa jam di lobi, dia tersenyum manis ketika diberi tahu bahwa kamarnya telah siap.

Ketika dia berjalan mengikuti penunjuk jalan ke elevator, aku menggambarkan keadaan kamarnya yang kecil, termasuk gorden yang ada di jendela kamarnya. Saya menyukainya, katanya dengan antusias seperti seorang anak kecil berumur 8 tahun yang baru saja mendapatkan seekor anjing. Pak, Anda kan belum melihat kamarnya, tahan dulu perkataan tersebut, kataku. Hal itu t idak ada hubungannya, dia menjawab. Kebahagiaan adalah sesuatu yang kamu putuskan di awal. Apakah aku akan menyukai kamarku atau tidak, tidak tergantung dari bagaimana perabotannya diaturtapi bagaimana aku mengatur pikiranku. Aku sudah memutuskan menyukainya.

Itu adalah keputusan yang kubuat setiap pagi ketika aku bangun tidur. Aku punya sebuah pilihan; aku bisa menghabiskan waktu di tempat tidur menceritakan kesulitan-kesulitan yang terjadi padaku karena ada bagian tubuhku yang tidak bisa berfungsi lagi, atau turun dari tempat tid ur dan berterima kasih atas bagian-bagian yang masih berfungsi. Setiap hari adalah hadiah, dan selama mataku terbuka, aku akan memusatkan perhatian pada hari yang baru dan semua kenangan indah dan
bahagia yang pernah kualami dan kusimpan.

Hanya untuk kali ini dalam hidupku. Umur yang sudah tua adalah seperti simpanan di bank. Kita akan mengambil dari yang telah kita simpan. Jadi,nasehatku padamu adalah untuk menyimpan sebanyak-banyaknya kebahagiaan di bank kenangan kita. Terima kasih padamu yang telah mengisi bank
kenanganku. Aku sedang menyimpannya. Ingat-ingatlah lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia:
1. Bebaskan hatimu dari rasa benci.
2. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran.
3. Hiduplah dengan sederhana.
4. Lebih mencintai Tuhan, diri sendiri dan sesama.
5. Give more and expect less.

Jangan lupa untuk memberikan pesan ini kepada sahabat-sahabatmu, terutama mereka yang telah mengisi bank kenanganmu.. ..

Sumber : https://mayleneandthesonsofdisaster.us/